The Princess's Revenge

The Princess's Revenge
BAB 63. Hasil dari Ujian Administrator



Cavier de Travis yang mendengar perkataan Laura pun terdiam dan menundukkan kepalanya dengan wajah yang memerah karena malu.


Riana yang tidak peduli tentang pandangan orang lain padanya pun memberikan kode kepada Rika untuk mengumumkan Tes dimulai dengan sebuah anggukan kepala.


Cavier de Travis yang tidak punya pilihan lain pun memutuskan untuk mengikuti keinginan Laura dan menggunakan kemampuannya untuk menjawab pertanyaan yang diberikan.


Setelah satu jam berlalu, Cavier de Travis yang telah menuliskan jawabannya pun keluar ruangan dengan tubuh yang sangat lemas.


"Simpan jawabannya lalu panggil Peserta selanjutnya, Rika!" ucap Laura dengan nada suara yang tegas.


"Baik, Yang Mulia." jawab Rika dengan nada suara dan ekspresi wajah yang patuh sambil berjalan menuju pintu memanggil Peserta selanjutnya.


Tepat setelah pintu terbuka kembali, seorang Pria Muda muncul dengan senyum yang lebar dan ekspresi wajah yang percaya diri berjalan menuju ke arah Laura.


"Selamat siang, Nyonya. Perkenalkan nama saya adalah Daniel." ucap Daniel dengan sangat sopan sambil menundukkan kepalanya.


"Baiklah. Senang bertemu denganmu Daniel. Aku akan memberikanmu pertanyaan yang sama dengan Peserta sebelumnya dan jika jawabanmu bisa memuaskanku maka kau akan bekerja sebagai Administratorku!" ucap Laura dengan penuh wibawa.


“Ini adalah dokumen tentang Pengelolaan Biaya untuk Kediaman Count Vansfold selama satu bulan. Aku ingin menemukan kesalahan yang ada di dalam dokumen itu dan memberikan solusi untuk masalah tersebut! Aku akan memberimu waktu satu jam!” ucap Laura dengan nada suara yang tegas.


Daniel yang melihat Sebuah Dokumen yang ada di depannya tidak merasakan tekanan sama sekali justru ekspresi wajahnya berubah menjadi semakin serius.


Laura yang melihat itu pun tersenyum puas lalu mengambil dokumen yang berisi dokumen latar belakang Daniel dari tangan Rika.


"Hmmm, ternyata Daniel adalah rakyat biasa yang tinggal bersama Ibunya dan sepertinya Daniel sedang mencoba mencari keberuntungannya saat ini!" ucap Laura dalam hati dengan tatapan mata yang tajam mengarah ke arah Daniel.


"Rika! Panggil Adrian masuk ke dalam. Aku harus ikut memberinya soal sama seperti yang lain. Aku pun ingin tau jawaban Adrian!" ucap Laura dengan ekspresi wajah yang penasaran.


Rika yang mendapatkan perintah pun melakukan semuanya bersama-sama dan dengan cepat melakukan hal yang sama seperti sebelumnya.


Laura yang melakukan hal yang sama seperti Laura lalu membiarkan mereka keluar dari hadapannya setelah selesai menjawab.


"Apa ini? Kenapa jawaban untuk pertanyaan Adrian dan Daniel sama? Apakah aku harus mengambil keduanya menjadi Administratorku?" tanya Riana dengan ekspresi wajah yang bingung.


"Hmmm, apakah Yang Mulia ingin memberikan keduanya pertanyaan lain sebagai ganti untuk kebingungan Yang Mulia?" tanya Rika dengan nada suara yang datar.


"Hmmm, itu tidak perlu. Aku memang membutuhkan dua orang jadi aku akan menerima dua orang itu!" jawab Laura dengan nada suara yang tegas.


Rika yang mendengar jawaban Laura pun keluar dari Ruangan dan mengumumkan keputusan Laura.


"Nyonya telah memeriksa hasil jawaban kalian bertiga dan Nyonya memutuskan untuk membuat Daniel dan Adria Lopez sebagai Administratornya yang baru.


Cavier de Travis yang telah sangat yakin di awal akan diterima karena surat rekomendasi pun menjadi sangat marah dan terima dengan keputusan ini.


"Apa ini? Tidak bisa! Bagaimana mungkin keduanya lolos sementara aku gagal? Aku adalah Bangsawan yang sebenarnya sementara yang lain adalah Rakyat Biasa!" ucap Cavier de Travis dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang marah hingga membuat George menjadi terkejut.


#Bersambung#