The Princess's Revenge

The Princess's Revenge
BAB 50. Setengah Bangsawan



Keesokan harinya, Master Noel yang telah mendapatkan informasi yang diinginkan Laura pun dengan cepat menghadap.


“Yang Mulia, ini adalah informasi yang didepatkan oleh orang kita tentang Count Vansfold!” ucap Master Noel dengan penuh percaya diri.


Laura yang sangat penasaran pun dengan cepat mengambil sebuah ampolop cokelat yang diberikan Master Noel kepadanya lalu membacanya dengan seksama.


Setelah waktu berjalan sepuluh menit, Laura yang sangat terkejut dengan semua yang dibacanya pun menatap tajam ke arah Master Noel.


 “Darimana informasi ini? Apakah kau yakin jika semua yang tertulis di sii adalah benar?” tanya Laura dengan ekspresi wajah yang penasaran.


“Orang-orang kita yang berasal dari Kekaisaran Glorious yang berhasil menemukan infromasi tersebut Yang Mulia.” Ucap Master Noel dengan percaya diri.


Laura yang mendengar ucapan Master Noel pun mengubah ekspresi wajahnya menjadi tidak percaya akan kenyataan yang membuat Rika menjadi bingung.


“Yang Mulia, apakah informasi tersebut sangat sulit dipercaya? Saya akan mencari informasi yang Yang Mulia inginkan dalam waktu singkat!” ucap Rika yang mencoba untuk menenangkan Laura yang terlihat sangat terguncang.


Laura yang tidak bisa mendengarkan apapun dari Rika karena terlalu fokus akan dirinya sendiri dan pemikirannya pun meminta keduanya untuk keluar dari kamarnya lalu menarik keseimpulan sendiri tentang Evans berdasarkan informasi yang diberikan Master Noel padanya.


“Jika semua nformasi yang dikatakan disini benar maka Evans bukanlah Seorang Rakyat Biasa sepenuhnya tapi Setengah Bangsawan karena setengah dari darahnya adalah Darah Bangsawan!” ucap Laura dengan ekspresi wjaah yang serius.


“Ibu Evans adalah Seorang Pelayan dan Ayahnya adalah Vicount Timothy. Viscount Timothy yang menolak mengakui Evans pun mengusir Evans dan Ibunya!” ucap Laura dengan tatapan mata yang tajam.


“Ibu Evans yang kecewa karena tidak bisa menjadi Selir dari Viscount Timothy pun meletakkan Evans di panti asuhan dan terus mendapatkan perlakuan buruk serta penindasan hingga umurnya tiga belas tahun!” ucap Laura lagi dengan nada suara yang tegas.


Laura yang mengingat perkataan Evans bahwa dirinya telah menjadi seorang Anggota Guild saat umur tiga belas tahun maka itu adalah tahun dimana dirinya melepaskan diri dari lingkaran setan yang menjeratnya.


“Lalu jika informasi ini benar maka catatan di akhir dokumen mengenai Evans yang tak tau apapun tentang latar belakangnya pasti benar! Maka aku bisa memanfaatkan ini!” ucap Laura yang tersenyum sinis.


Sementara itu, Laura yang tau jika dirinya akan segera meninggalkan Kediaman Count Vansfold selama beberapaii hari pun memanggil Adrian Lopez.


"Yang Mulia, apakah anda memanggil saya?" tanya Adrian Lopez dengan kepala tertunduk lalu mengangkat kepalanya kembali dengan ekspresi wajah yang percaya diri.


"Aku akan meninggalkan Kediaman ini bersama Rika untuk pergi ke Ibukota untuk Pesta Penyambutan Kakakku karenanya aku ingin kau menemui keluar dari Kediaman ini dan pergi ke tempat ini!" ucap Laura sambil menuliskan Alamat dimana Guild Bulan Merah berada.


"Saat kau datang langsung katakan ini kepada Bartendernya lalu berikan surat ini kepada Ketua dari Guild Bulan Merah dan dia pasti akan tau yang harus dilakukannya!" ucap Laura dengan percaya diri.


Di sisi lain, Acara Pesta Penyambutan Pangeran Mahkota Richard dari Kekaisaran Glorious akan segera dimulai.


Pangeran Mahkota Richard yang telah sampai di Kerajaan Hentallius dengan menggunakan Kekuatan yang dikeluarkan oleh Penyihir Kekaisaran Glorious langsung disambut hangat oleh Raja dan Ketiga Pangeran secara bersamaan.


“Selamat datanng di Kerajaan Hentallius. Pangeran Mahkota Richard!” ucap Kaisar dengan senyum yang sangat ramah.


“Terima kasih untuk penyambutannya, Yang Mulia Kaisar!” ucap Pangeran Mahkota Richard dengan tatapan mata yang dingin dan tajam.


Bersambung


 Apa yang akan dilakukan Laura selanjutnya? Apakah ada yang bisa menebaknya? Tulis di kolom komentara ya..