
Adrian Lopez yang telah keluar dari Kediaman Count Vansfold telah berdiri dengan tegap di belakang sebuah pohon besar sambil melihat Laura meninggalkan Kediaman Count Vansfold dengan menggunakan kereta kuda.
Adrian Lopez yang berdiri sambil memegang surat yang dipercayakan kepadanya pun berbalik arah meninggalkan tempat tersebut dengan menutup kepalanya dengan jubah hitam.
Adrian Lopez yang tidak ingin membuat Laura kecewa padanya pun dengan cepat bergerak membawa kuda yang telah disembunyikannya di balik semak menuju ke Guild Bulan Merah.
Dalam waktu satu jam, Adrian Lopez yang berhasil mencapai jalan tempat Guild Bulan Merah berada langsung bergerak menuju ks tempat yang dikatakan Laura.
"Ini adalah tempatnya. Aku harus bisa menyampaikan pesan Yang Mulia kepada Ketua Guild ini bagaimanapun caranya!" ucap Adrian Lopez dengan ekspresi wajah yang serius dan tekad yang kuat.
Adrian Lopez yang memasuki tempat tersebut pun langsung mengikuti petunjuk yang diberikan Laura hingga akhirnya Adrian Lopez duduk berhadapan dengan Viscount Balaguisse.
"Katakan padaku, apa tujuanmu datang kemari dan meminta bertemu denganku?" tanya Viscount Balaguisse dengan nada suara yang tegas dan ekspresi wajah yang dingin.
"Saya memiliki surat yang harus disampaikan kepada Ketua Guild Bulan Merah yang sebenarnya!" ucap Adrian Lopez dengan ekspresi wajah yang serius dan tatapan mata yang tajam tanpa menunjukkan rasa takut di wajahnya.
"Siapa Tuan yang kau katakan? Aku adalah Ketua dari Guild Bulan Merah jadi kau bisa menyerahkan surat tersebut kepadaku!" ucap Viscount Balaguisse dengan senyum yang lembut.
"Anda bukanlah Ketua Guild Bulan Merah yang sebenarnya! Anda hanyalah Ketua Palsu! Tuanku yang mengatakan yang semuanya!" ucap Adrian Lopez dengan percaya diri.
"Siapa Tuanmu sebenarnya?" tanya Viscount Balaguisse dengan tatapan mata yang curiga dan nada suara yang terdengar sangat penasaran.
"Tuanku adalah Yang Mulia Tuan Putri Laura Raynor Glorious!" ucap Adrian Lopez dengan percaya diri dan ekspresi wajah yang bangga sebagai salah seorang yang selalu ditindas untuk bisa melakukan tugas yang penting.
"Tidak disangka ternyata Nyonya Countess Vansfold memiliki anak buah yang sama persis dengan dirinya!" ucap Viscount Balaguisse dengan suara tawa yang sangat keras.
"Baiklah. Ikuti aku. Aku akan mengantarmu menemui Ketua Guild Bulan Merah yang sebenarnya!" ucap Viscount Balaguisse dengan tatapan mata yang tajam dan ekspresi wajah yang dingin.
Adrian Lopez yang tidak tau apapun hanya mengikuti dari belakang Viscount Balaguisse membawanya sambil berharap jika dirinya tidak akan kecewa.
Sementara itu, Laura yang duduk di hadapan Evans tidak tertarik untuk bicara ataupun melakukan apapun dan hanya diam melihat pemandangan dari jendela kereta kuda.
"Aku harap Adrian berhasil melakukan tugas yang aku berikan!" ucap Laura dalam hati dengan sedikit sorot mata kekhawatiran.
Evans yang tidak bisa mendapatkan kesempatan untuk bicara dengan Laura dan meminta Laura untuk meyakinkan Pangeran Mahkota Richard untuk setuju membantu Kerajaan Hentallius terus menatap Laura.
"Bagaimana caraku mengatakannya? Aku tidak ingin melunak ataupun menundukkan kepalaku padanya!" ucap Evans dalam hati dengan ekspresi wajah yang terlihat frustasi.
"Aku tidak perlu merasa frustasi seperti ini jika Laura tidak keras kepala seperti ini! Apa yang terjadi padanya sebenarnya? Kenapa dia bersikap sangat dingin padaku? Padahal selama ini dia selalu bersikap manja dan selalu mencoba menarik perhatianku!" ucap Evans dalam hati dengan sedikit kilatan kekesalan dalam matanya.
"Jika Laura masih bersikap seperti biasa, aku sudah pasti bisa membuatnya menurut padaku tanpa harus bersusah payah seperti ini!" ucap Evans dalam hati dengan ekspresi wajah yang sedih.
#Bersambung#