The Goddess Of War

The Goddess Of War
Kenyataan Yang Menyakitkan



Viollete mulai membaca laporan hasil medis itu dengan sangat serius.


Tidak mungkin!! Mengapa bisa seperti ini?Apakah benar jika Kagami Jiro adalah ayah biologisku? Dan apakah semua berita koran lama itu yang diberikan oleh Nickhun itu adalah benar? Dan apakah semua yang Nickhun katakan itu adalah benar? Lalu mengapa papa dengan tega malah memutar balikkan fakta?


Batin Viollete masih membaca laporan medis tes DNA itu berulang kali. Namun tangan kanannya masih siaga dengan mengangkat Glock meyer 27 miliknya.


"Vio ... sadarlah sebelum terlambat hingga kamu menyesal kelak. Buka hati dan pikiranmu ... semua yang kamu baca itu adalah benar. Tuan Buck Karimova lah yang sudah bersalah atas semua ini." ucap Nickhun kembali. "Dan anak pertama tuan Kagami Jiro sebelum tuan muda Kenzi dan Kenzou adalah bukanlah seorang putra. Melainkan dia adalah seorang putri, dan dia adalah kamu Kin Rui ... seseorang pernah membawanya pergi 18 tahun yang lalu. Dan orang itu adalah tuan Buck Karimova, Vio. Pikirkan semua ini, Vio."


BRUKK ...


Viollete terduduk begitu saja. Seluruh tubuhnya serasa lemas dan tak bertenaga setelah mengetahui semua kebenaran itu. Orang-orang yang sudah ditargetkan selama ini rupanya adalah orang yang selama ini selalu mencarinya.


Bahkan Viollete sudah berusaha untuk mencelakai Kazuma dan Yuna beberapa saat yang lalu. Hingga sampai saat ini Kazuma bahkan juga belum sadar. Rasanya Viollete benar-benar sudah menjadi orang yang paling buruk di dunia ini.


Air mata hangat itu mulai jatuh dan membasahi pipinya yang putih itu. Ada rasa menyesal dan sangat bersalah karena merasa dirinya sudah begitu bodoh karena 18 tahun mempercayai sang papa tanpa mencari kebenarannya terlebih dulu.


Bahkan beberapa saat yang lalu Viollete juga sudah hampir saja melukai Kagami Jiro dengan Glock Meyer 27 mikiknya.


Bodoh sekali aku!! Dan aku juga sudah menjadi orang yang sangat jahat karena sudah berusaha untuk mencelakai Kazuma dan nyonya Yuna saat itu. Untung saja nyonya Yuna bisa menghindari seranganku saat itu. Namun bagaimana dengan Kazuma? Kazuma bahkan belum terbangun hingga saat ini. Dan itu semua gara-gara aku!! Jika Kazuma sudah terbangun nanti, pasti dia akan sangat membenciku. Bahkan jika tuan Kagami Jiro mengetahui semua hal itu akulah yang telah melakukannya ... akulah yang sudah berusaha untuk menyerang Kazuma dan nyonya Yuna saat itu ... pasti tuan Kagami Jiro juga akan sangat murka dan kecewa padaku. Mengapa hidupku menjadi seperti ini ... mengapa begitu kacau, berantakan dan sangat menyedihkan ... mengapa?


Batin Viollete semakin tak kuasa untuk menahan air matanya dan kini gadis cantik itu sudah meringkuk dan memeluk kedua lututnya sendiri.


Nickhun yang tak tega melihat Viollete yang sangat terpukul saat ini, kini mulai menghampirinya dan duduk bersimpuh di hadapannya. Perlahan Nickhun mulai meraih dan memeluk Viollete.


"Vio ... semua masih belum terlambat. Jangan bersedih lagi ... tuan Kagami Jiro dan keluarganya akan selalu menerimamu. Mereka selalu mencarimu selama ini tanpa lelah. Dan mereka berharap bisa menemukanmu dan mengajakmu kembali." ucap Nickhun berusaha untuk menenangkan Viollete.


Rasanya masih begitu berat untuk Viollete saat ini. Kenyataan ini begitu mengguncang hati dan jiwanya dan hanya bisa membuatnya menangis dan menangis.


"Putriku Kin Rui ..." kali ini Kagami Jiro sudah berdiri tak jauh dari Viollete dan Nickhun.


Nickhun mulai melepaskan pelukannya dan membantu Viollete untuk berdiri kembali untuk menghadap Kagami Jiro.


"Kembalilah bersama dengan kami ..." pinta Kagami Jiro menatap nanar Viollete.


Mendengarkan permintaan dari Kagami Jiro malah semakin membuat Viollete terisak dan menggeleng pelan. Sebenarnya Viollete masih sangat merasa tak pantas untuk kembali hidup bersama dengan keluarga Kagami setelah apa yang sudah dilakukannya selama ini.


"Mengapa, Sayang? Selama ini ayah selalu berharap bisa menemukanmu dan mengajakmu kembali. Kembalilah pulang bersama kami ..." ucap Kagami Jiro begitu lirih dan memilukan.


Viollete bahkan hanya bisa menunduk dan tak kuasa untuk menatap Kagami Jiro. Rasa bersalah masih saja menghantui dirinya.


"Kin Rui. Kau adalah putriku ... dan mengapa kamu mengatakan hal seperti itu, Sayang? Ayah berjanji akan memberikan yang terbaik untukmu. Ayah berjanji akan membahagiakanmu dan tak akan membeda-bedakan antara kamu dan ketiga adikmu." ucap Kagami Jiro berharap putrinya yang sudah cukup lama dicarinya itu mau untuk menerima ajakannya kali ini.


Namun Viollete masih saja menangis dan menggeleng pelan membuat Kagami Jiro tidak mengerti, mengapa Viollete lebih memilih untuk tetap hidup bersama dengan Buck Karimova.


"Vio, apa yang kamu lakukan? Apakah kamu akan kembali lagi kepada tuan Buck Karimova? Aku mohon padamu ... jangan lakukan itu, Vio. Aku khawatir dia akan melakukan hal buruk kepadamu." ucap Nickhun menyela.


"Aku harus membalas kematian mamaku seperti yang sudah papa ajarkan selama ini padaku!! Nyawa harus dibayar dengan nyawa!! Aku akan mengakhiri dia dengan tanganku sendiri!!" ucap Viollete yang sudah mengepalkan kedua tangannya.


Pria tua itu sudah membunuh mama!! Dan pria tua itu sudah hampir membuatku membunuh nyonya Yuna dan Kazuma!! Bahkan dia sudah hampir membuatku untuk membunuh ayah biologisku sendiri!! Aku tak akan membiarkannya kali ini!! Dengan tanganku sendiri, aku akan mengakhiri Kin Izumi!!


Batin Viollete mulai berbalik dan melenggang dengan langkah lebarnya berniat untuk meninggalkan restoran ini.


"Kin Rui, berhenti!!" tandas Kagami Jiro dengan tegas dan membuat Viollete benar-benar menghentikan langkah kakinya.


"Tetaplah disini! Untuk masalah Kin Izumi biarkan Doragonshadou yang membereskannya. Akan sangat berbahaya untukmu pergi menemuinya seorang diri. Dia adalah orang yang sangat berbahaya!" ucap Kagami Jiro.


"Tidak. Aku harus mengakhirinya dengan tanganku sendiri!!" bantah Viollete kekeh dengan keputusannya. "Jangan ada yang berani mengikutiku!! Atau dia akan mencurigaiku!!" imbuh Viollete mulai berlalu kembali meninggalkan Kagami Jiro dan Nickhun.


Kagami Jiro dan Nickhun terlihat begitu kebingungan melihat tingkah Viollete yang sangat keras kepala itu.


"Nick! Tahan dia!!" titah Kagami Jiro dengan sangat tegas.


"Baik, Tuan." sahut Nickhun mulai mengejar Viollete kembali.


Nickhun mulai mengejar Viollete dan berhasil menahannya tepat sebelum Viollete meninggalkan restoran itu.


"Vio, aku mohon padamu jangan pergi ... ini akan sangat berbahaya." ucap Nickhun begitu memohon.


"Tidak, Nick. Aku harus pergi dan menyelesaikan semua ini. Aku tidak akan pernah tenang sebelum membalaskan dendam mama!!" tandas Viollete.


"Vio, aku tau ... tapi yang kamu hadapi adalah tuan Buck Karimova! Dia bukan hanya kuat, namun juga licik dan cerdas!! Bahkan sebenarnya dia selalu menyuruh seseorang untuk memata-matai kemanapun kamu pergi. Jika kamu kembali kesana, itu akan sangat berbahaya."


"Aku tidak peduli, Nick!! Aku hanya ingin mengakhiri hidupnya saja!!" ucap Viollete kekeh dan menghempaskan tangan Nickhun lalu mulai meninggalkan Nickhun.