The Goddess Of War

The Goddess Of War
Koran Usang Dan Laporan DNA



Nickhun berusaha mendekati Viollete untuk mencoba menenangkan Viollete. Namun tiba-tiba saja Viollete malah memberikan sebuah tembakan peringatan dan tembakannya itu tepat mengenai sebuah lampu hias yang berada di pojok ruangan ini.


PYAR ...


"Jangan mendekat atau tembakan selanjutnya akan menembus jantungmu!!" ucap Viollete dengan sangat tajam dan kali ini sudah mengararahkan Glock meyer 27 itu ke arah Nickhun.


Tak ada pilihan lain, hingga akhirnya Nickhun mulai mengurungkan niatnya kembali. Rasanya sangat sakit saat melihat Viollete seperti ini. Namun Nickhun juga merasa sangat bingung saat ini untuk berusaha mengungkapkan kebenaran dan meyakinkan kepada Viollete.


Hati Viollete benar-benar sudah dipenuhi dengan dendam dan kebencian yang sudah semakin menggunung saat ini. Akal sehatnya tak akan bisa mengalahkan kebencian itu.


SRRTT ...


Kali ini Viollete mengarahkan Glock meyer 27 itu mengarah pada Kagami Jiro. Dan sepasang matanya juga menatap Kagami Jiro kembali dengan sangat tajam.


"Vio, aku mohon dengarkan penjelasanku dulu. Jangan gegabah untuk melakukan apa yang telah kamu yakini selama 18 tahun. Aku mohon padamu, Vio!" ucap Nkckhun berharap Viollete akan memberinya kesempatan untuk menjelaskan seauatu.


"Diam kamu, Nick! Aku tak mau mendengar penjelasan apapun darimu!" ucap Viollete yang nafasnya sudah terlihat naik turun karena sudah dipenuhi dengan amarah yang semakin memuncak.


"Kin Rui ... dengarkan ayah ..." kali ini Kagami Jiro berusaha untuk mengatakan sesuatu kepada Viollete.


"Apa maksud dari ucapanmu itu?!" tanya Viollete dengan suaranya yang semakin meninggi.


"Tuan Kagami Jiro ayah biologismu, Kin Rui!!" potong Nickhun yang sudah semakin tak tega saat melihat Viollete yang sudah diselimuti dengan dendam yang semakin membara. "Dan semua yang dikatakan oleh tuan Buck Karimova kepadamu adalah sebuah kebohongan, Vio! Mamamu meninggal karena tuan Buck Karimova sendiri yang melakukannya!! Dia melakukannya ... dengan sebuah katana ... tuan Buck Karimova ingin membunuh tuan Kagami Jiro saat itu, namun mamamu melindungi tuan Kagami Jiro saat itu, Vio. Hingga akhirnya mamamu malah terkena katana itu." ( Baca Never Say Good Bye )


Imbuh Nickhun yang mengatakannya dengan begitu berat dan terasa menyesakkan juga untuknya. Menyampaikan hal itu kepada Viollete saja rasanya begitu menyakitkan hatinya. Apalagi Viollete yang kini mendengar dan mengetahui itu semua.


Rasanya seperti ada sebuah petir yang menyambar Viollete saat ini. Begitu mengejutkan bukan main dan menyesakkan dada dan hati. Namun Viollete adalah seorang gadis yang sangat kuat, dia segera bangkit kembali dan tidak mudah luluh akan ucapan yang dianggapnya hanya omong kosong itu.


"Jangan berbicara omong kosong, Nick!! Aku akan tetap pada jalanku! Jangan menghalangiku, Nick!!" ucap Viollete dengan suaranya yang begitu menggelegar dan sudah bersiap untuk menarik pelatuk pistolnya.


Sebenarnya beberapa pengawal keluarga Kagami sudah berada di luar ruangan ini. Namun Kagami Jiro tak mengijinkan mereka untuk masuk.


"Vio! Aku tidak berbohong. Lihatlah semua ini dulu ... jangan sampai kamu menyesal kelak ... orang-orang yang sangat kamu benci hingga kamu ingin melakukan sebuah balas dendam, sebenarnya adalah orang-orang yang tak bersalah dan sangat menyayangimu. Bahkan selama 18 tahun mereka selalu mencari kamu, Vio." kali ini Nickhun menyodorkan beberapa berkas untuk Viollete, suaranya begitu bergetar.


"18tahun yang lalu tuan Kin Buck Karimova dipenjara karena sudah banyak melakukan kejahatan, termasuk membunuh mamamu. Namun tuan Buck Karimova berhasil melarikan diri dari penjara dan berhasil membawamu dan Cloud meninggalkan Jepang. Padahal saat itu kamu akan tinggal bersama dengan tuan Kagami Jiro bukan? Ayo, Vio ... bukalah hatimu dan lihatlah kebenaran." ucap Nickhun lagi sudah dengan sepasang matanya yang berkaca-kaca karena merasakan sesak yang Viollete rasakan saat ini.


DEGH ...


Jantung Viollete berdebar semakin kencang dan sepasang matanya mulai berkaca-kaca. Namun sebenarnya hatinya masih bingung dan belum bisa mwmpercayai semua ucapan dari Nickhun itu.


Sementara Kagami Jiro masih tak bisa berkata-kata. Pria paruh baya itu masih tak berdaya dan hanya menatap nananr sang putri yang pernah 18 tahun hilang darinya.


Tentu saja rasanya ingin memeluk dan mendekapnya karena sangat merindukannya. Namun rupanya Viollete malah sangat membencinya dan rupanya malah ingin melakukan sebuah balas dendam untuknya.


"Semua berkas ini adalah asli dan sangat lengkap. Aku mendapatkan dan mengumpulkan semua ini untuk mencari kebenaran itu, karena berita di media ada beberapa yang sudah sengaja dihapus oleh tuan Buck Karimova. Di dalam sini juga ada hasil dari tes DNA kamu dan tuan Kagami Jiro. Maaf karena diam-diam aku mengambil rambutmu dan memeriksanya di labolatorium, Vio. Periksalah ... dan bacalah semua ini ..." ucap Nickhun kembali penuh harap dan kembali menyodorkan sebuah amplop besar kecoklatan yang sudah berada di atas meja itu.


Viollete mengurungkan niatnya untuk menarik pelatuk dari Glock meyer 27 itu dan mulai menyamber amplop itu. Lalu gadis itu mundur hingga mencapai sebuah dinding untuk mengantisipasi sesuatu.


Tangan kirinya masih menodongkan senjata api laras pendek itu ke arah Kagami Jiro, sementara tangan kirinya mulai membuka amplop besar kecoklatan itu dengan sangat cepat.


Satu persatu berkas itu mulai diperiksa oleh Viollete dan membacanya dengan hati-hati tanpa mengurangi fokus untuk mengawasi Kagami Jiro dan Nickhun.


Beberapa kertas usang juga Viollete periksa. Dan semua itu sungguh sangat mengejutkan untuk hatinya. Bingung, sedih, terpukul, menyesal, semuanya berkecamuk menjadi satu dan memenuhi hati Viollete saat ini


Tidak mungkin!! Ini semua pasti bohong bukan? Tak ada yang mustahil untuk seorang Kagami Jiro bukan? Semua ini adalah hal yang sangat mudah untuknya dilakukan. Ini semua pasti rekayasa dan siasat dia!!


Batin Viollete masih mengelak semua berkas-berkas usang itu.


"Vio. Buka berkas berwarna putih bersih itu. Itu adalah laporan dari rumah sakit yang baru saja aku dapatkan beberapa hari yang lalu." imbuh Nickhun lagi.


Meskipun Viollete masih belum mempercayai Nickhun sepenuhnya kembali, namun gadis cantik ini juga menuruti ucapan dari Nickhun untuk membuka berkas yang lebih bersih dan bersinar jika dibandingkan dengan berkas lainnya itu.


Dengan cepat Viollete mulai memeriksa dan membacanya hingga membuatnya terkejut bukan main. Keningnya mulai berkerut melihat laporan medis itu.


Tidak mungkin!! Mengapa bisa seperti ini? Apakah benar jika Kagami Jiro adalah ayah biologisku? Dan apakah semua berita koran lama itu yang diberikan oleh Nickhun itu adalah benar? Dan apakah semua yang Nickhun katakan itu adalah benar? Lalu mengapa papa dengan tega malah memutar balikkan fakta?


Batin Viollete masih membaca laporan medis tes DNA itu berulang kali. Namun tangan kanannya masih siaga dengan mengangkat Glock meyer 27 miliknya.