BISSMILLAH WITH YOU

BISSMILLAH WITH YOU
AUL BIKIN BAPER



Ketika didalam ballroom sedang ada keterkejutan dari Papah Ziyas dan Rion, beda lagi yang baru ada diloby hotel.


Ketika ada mobil mewah masuk dipelataran Hotel semua wartawan yang melihat dia langsung mendekati mobil tersebut.


Sudah banyak security yang dipekerjaan oleh Papah Ziyas dan Qiyas, jadi setiap tamu yang akan didekati oleh wartawan bisa langsung dihadang oleh para security dan bodyguard.


Para tamu ada yang cuman melambai dan cuman menjawab basa basi dari wartawan, beda lagi sama orang satu ini, dia bahkan yang menawarkan diri kepada wartawan untuk bertanya kepadanya.


Siapa lagi kalau bukan Aulian. Ketika dia baru sampai dia sudah mengantisipasi kalau ada wartawan, dan dengan kepercayaan diri dan kepedean tingkat dewanya, Aulian bahkan dengan gamblang dan terang-terangan menjawab satu pertanyaan yang dilontarkan oleh para wartawan.


Sedangkan gadis yang ada disebelahnya, dia sudah malu, takut, dan grogi. Karena itu adalah pengalaman pertama untuknya.


"Tuan Aulian, Tuan tunggu, siapa gadis yang anda bawa ini Tuan, apakah dia calon istrinya anda Tuan Aulian?? ", tanya para wartawan.


Karena para media terutama wartawan juga mengetahui siapa itu Aulian. Jadi bagi mereka itu adalah kesempatan yang bagus jika bisa mendapatkan berita yang sangat hot.


"Saya akan menjawab hanya satu permintaan yaitu, Ya benar gadis yang ada disampingku ini adalah calon istriku, calon anggota keluarga IRAWAN selanjutnya, dan.............


Aulian yang awalnya tersenyum ramah, sekarang dia sengaja menjeda dulu perkataannya sambil memasang wajah tegas dan garang. Serta memandang semua wartawan yang ada dihadapannya.


"Dan jika ada yang berani menjelek-jelekkan dia, akan berurusan denganku dan Keluargaku, serta siap-siap saja akan tamat riwayatnya,.......


Kalau begitu, permisi", kata Aulian dan langsung masuk kedalam hotel.


Para wartawan langsung bertanya-tanya siapa gadis itu, dan berbagai pertanyaan demi pertanyaan berkecamuk dihati para wartawan.


Ketika berjalan kedalam ballroom hotel Aulian memberikan kata-kata penenang untuk gadis yang ada disampingnya, karena Aulian yakin pasti ini pengalaman pertama untuknya.


Ketika masuk diballroom hotel, hampir semua para tamu undangan yang ada didalam Ballroom mereka semua memandang kearah Aulian yang baru masuk sambil berjalan serasi dengan seorang gadis cantik disampingnya.


Para keluarganya yang ada dipanggung pelaminan mereka hanya tersenyum dan geleng-geleng kepala menanggapi tingkahnya Aulian yang tersenyum pamer kepada keluarganya yang ada dipanggung pelaminan.


"Anakmu Bund, sengklek", bisik Papah Ziyas kepada Bunda Lili yang ada disampingnya.


"Bukan anakku Pah", jawab Bunda Lili kepada Papah Ziyas.


Dan Qiyas yang mendengar percakapan kedua orang tuanya dia reflek tertawa karena geli sendiri dengan kata-kata Bundanya, dan gemes dengan tingkah songongnya Aulian.


"Kamu duduk disini dulu ya, tunggu aku sebentar", kata Aulian kepada gadis yang diajaknya tadi.


Aulian ketika sudah berbicara begitu kepada gadis tadi, dia lalu berjalan menuju kearah depan pelaminan.


Para Keluarga yaitu Ayah Ibrahim, Mamah Dian, Qiyas, Kia, Bunda Lili dan Papah Ziyas, mereka semua memperhatikan gerak geriknya Aulian.


Aulian eh Aulian dia bukannya naik keatas pelaminan untuk menyalami kedua mempelai, malah dia membelokkan kakinya kearah panggung musik.


Para Keluarganya yang ada diatas panggung pelaminan mereka pada menatap aneh Aulian yang hanya melewatinya saja dengan ekspresi dan gaya sok cool, Papah Ziyas dia menaikkan alisnya melihat kelakuan Aulian, sedangkan Bunda Lili, Ayah Ibrahim dan Mamah dian mereka menggelengkan kepalanya. Kalau Qiyas dia reflek tertawa melihat kelakuan Aulian.


"Tes, tes, cek, permisi semuanya", kata Aulian diatas panggung musik dan mengalihkan semua pandangan para tamu undangan untuk melihat kearah Aulian semua.


Para bintang tamu dan penyanyi yang sedang diatas panggung mereka mempersilahkan Aulian untuk menguasai panggung musik untuk sementara waktu.


Ayah Ibrahim dan Papah Ziyas mereka tidak main-main mengundang pengisi musik untuk acara pesta resepsinya Qiyas.


Mereka berdua mengundang setidaknya sepuluh penyanyi Top dan terkenal yang dari luar negeri ataupun dalam negeri.


"Assalamu'alaikum warrohmatullah hiiwabarrokatuh", salam Aulian diatas panggung dan langsung dijawab serentak oleh para tamu undangan yang beragama Islam, sedangkan yang non Islam mereka hanya mengangguk saja menanggapi salamnya Aulian.


"Pasti kalian semua bertanya-tanya kenapa saya diatas panggung ini", kata Aulian dan dijawab Iya dan anggukan serentaj oleh para tamu undangan.


"Jika ada yang menebak saya akan bernyanyi, kalian betul sekali seratus persen", kata Aulian dengan tersenyum kecil.


"Untuk Kakak tercintaku Kak Iyas yang lagi berbahagia diatas pelaminan sana........ ", kata Aulian sambil melihat dan melambaikan tangannya kepada Qiyas dan dibalas lambaian tangan juga oleh Aulian.


"Lagu ini kupersembahkan untukmu Kakakku, dan lagu ini juga kupersembahkan untuk gadis yang tadi datang bersamaku dan dia sedang duduk disana", kata Aulian kepada Qiyas dan gadis yang diajak Aulian tadi.


Semua mata tamu undangan reflek melihat kearah gadis yang ditunjuk Aulian, membuat gadis itu dia tersenyum malu menanggapi tatapan mata yang terarah kearahnya.


Tamu undangan yang mendengar kata-kata Aulian mereka menjadi penasaran lagu apakah yang akan dipersembahkan oleh Aulian.


"Tapi sebelum itu, maafkan jika suaraku akan merusak gendang telinga kalian semua", kata Aulian dengan tertawa dan disambut tawa oleh semua orang.


"Anakmu mau ngapain sih Bund", tanya Papah Ziyas kepada istrinya.


"Dibilangin bukan anakku Pah", jawab Bunda Lili kepada Papah Ziyas.


Qiyas yang mendengar lagi perkataan kedua orang tuanya dia reflek tertawa dan Kia yang melihat Qiyas suaminya tertawa dia lalu melihat kearah suaminya.


"Kakak kenapa tertawa", tanya Kia kepada Qiyas.


"Tidak apa-apa sayang, lucu saja melihat ini semua", jawab Qiyas kepada Kia.


Kembali lagi keAulian.


"Sudah tidak usah lama lagi ya, soalnya wajah kalian semua sudah menunjukkan muka-muka yang sangat penasaran", kata Aulian yang mengundang gelak tawa oleh para tamu undangan.


Aulian langsung menuju kepemain musik dan pemain piano untuk memberitahukan lagu apa yang dia nyanyikan. Dan ketika mendengar intro awal lagu mereka semua tamu undangan yang mengerti lirik itu, mereka sudah membayangkan adegan romantisnya Aulian.


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Dengarkanlah wanita pujaanku


Malam ini akan kusampaikan


Hasrat suci kepadamu dewiku


Dengarkanlah kesungguhan ini


Para tamu undangan dibuat terpukau mendengar suara Aulian yang begitu merdu dan enak didengar. Karena wajar saja dulu ketika waktu SMA Aulian pernah dileskan oleh Qiyas Kakaknya diles musik dan les vokal.


"Iya dulu pernah les vokal soalnya sayang", jawab Qiyas kepada Kia. Dan Kia hanya berOh ria saja.


"Aulian suaranya merdu juga ya Bund", kata Papah Ziyas kepada Bunda Lili. Karena memang Papah Ziyas dan Bunda Lili tidak mengetahui jika Aulian pernah les musik dan kes vokal.


"Itu baru anakku", kata Bunda Lili bangga. Dan Papah Ziyas yang mendengar jawaban istrinya dia memutar bola matanya gemas-gemas sewot.


Aku ingin, mempersuntingmu


Tuk yang pertama dan terakhir


Jangan kau tolak dan buatku hancur


Ku tak akan mengulang tuk meminta


Satu keyakinan hatiku ini


Akulah yang terbaik untukmu


Aulian ketika sampai dilirik itu dia langsung turun menuju gadis yang diajaknya tadi. Semua mata tamu undangan sangat memperhatikan gerak-geriknya Aulian.


Dengarkanlah wanita impianku


Malam ini akan kusampaikan


Janji suci satu untuk selamanya


Dengarkanlah kesungguhan ini


Aulian menyanyi sambil berjalan menuju ketempat duduk gadis itu.


Aku ingin, mempersuntingmu


Tuk yang pertama dan terakhir


Jangan kau tolak dan buatku hancur


Ku tak akan mengulang tuk meminta


Satu keyakinan hatiku ini


Akulah yang terbaik untukmu


Kata Aulian sambil berjongkok dihadapan gadis yang sedang duduk dihadapannya.


Jangan kau tolak dan buatku hancur


Ku tak akan mengulang tuk meminta


Satu keyakinan hatiku ini


Akulah yang terbaik untukmu


Jangan kau tolak dan buatku hancur


Ku tak akan mengulang tuk meminta


Satu keyakinan hatiku ini


Akulah yang terbaik untukmu


Akulah yang terbaik untukmu…


*JANJI SUCI (By: Yovi and Nuno) *


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Ulang Aulian lagi sambil mengeluarkan sekotak cicin dari saku jaznya dan langsung membuka dan menyodorkannya kegadis itu.


Semua tamu undangan sangat terhibur dengan keromantisannya Aulian. Mereka semua terutama para perempuan bahkan ibu-ibu pun mereka juga ingin diperlakukan begitu oleh para suami mereka.


Gadis yang disodorin cincin emas putih oleh Aulian dia langsung menutup mulutnya karena terharu dan kaget. Sedangkan para tamu undangan mereka semua pada melow terharu dengan keromantisannya Aulian.


"Terima


"Terima


"Terima


Teriak-terikan para tamu undangan untuk menerima lamarannya Aulian.


"Aulian Pah, romantis yah", kata Bunda Lili kepada suaminya.


Papah Ziyas tidak menanggapi perkataannya istrinya karena dia sedang tidak menyangka jika Aulian berani terang-terangan dimuka umum begini.


Orang yang pertama kali bertepuk tangan untuk Aulian adalah Qiyas dan disambut dengan yang lain juga ikut-ikutan bertepuk tangan untuk Aulian.


🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒


Mau tahu readers diterima atau tidak, Ssstt😜 santai tunggu jawabannya dinovelnya Aulian sendiri ya sudah Author buatin ko 😁😁


LOVE STORY OF AULIAN - ZAHRA


Itu judulnya ya readers, coming soon😂🤗😉


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


***TBC***