
Ok dari banyaknya Vote dari readers abang tamfan kita si Aul kita break dulu yah sampai disini karena disini akan fokus sama Qiyas dan Kianya sampai end.
Terimakasih reades semua yang masih setia dengan Novel BISSMILLAH WITH YOU. Insyaallah segera jika sudah tamat akan dilanjut kisah dari abang tamfan favorit kita selain si bebeb Fasya siapa lagi kalau bukan si Aulπ€ππ.
CEO yang cool diluar, aslinya petakilan jika sama keluarganya sajaπ.
π°π°π°π°π°π°π°π°π°π°π°π°
Setelah acara selesai mereka semua pada pulang kerumah masing-masing, dan saat ini Qiyas dan Kia sedang menonton tv diruang keluarga, sedangkan Mamah Dian setelah makan malam dia lalu istirahat dikamarnya, dan Ayah Ibrahim sedang bekerja diruang kerjanya.
Kia yang lagi mengecek story WA nya terkejut melihat postingan dari Lida sahabatnya, sekaligus adiknya Gus Zabir. Kia yang awalnya tiduran dishofa dia tiba-tiba langsung duduk membuat Qiyas yang lagi duduk dishofa sebelahnya langsung melihat kearah Kia.
"Ada apa sih Balqis, bikin Kakak kaget saja", tanya Qiyas kepada Kia.
"Ini deh, lihat postingannya Lida Kak", kata Kia dan dia langsung memberikan Hpnya keQiyas.
"Tabarokallah, alhamdulillah", kata Qiyas ketika melihat postingannya Lida.
"Iya, tapi kenapa Lida belum memberitahukan kepada Kia yah Kak", kata Kia.
"Mungkin dia lagi sibuk, coba saja telefon", jawab Qiyas.
Kia akhirnya mendial nomor Lida.
"Hallo Assalamu'alaikum Kia", salam Lida ketika menerima telefon dari Kia.
"Wa'alaikumussalam Lida, bagaimana keadaanmu, kenapa kamu tidak mengabariku atau memberitahuku itu tentang status WA mu?? ", cecar Kia kepada Lida.
"Hehe maaf Kia, dari kemarin masih sibuk mengurus ini itu dirumah sakit, dan ini juga baru pulang dari rumah sakit pagi tadi, dan rencananya mau menghubungi kamu nanti setelah sudah hilang rasa lelahnya", kata Lida menjelaskan.
"Ya sudah yang penting kamu dan bayi kamu sehat yah, selamat untuk kelahiran anak pertamanya, dan aku sama Kak Fasya kesananya nanti setelah acara resepsinya Mila tidak apa-apa kan Lida", kata Kia kepada Lida.
Iya Kia terkejut dan kaget dengan postingannya Lida, karena Lida memposting foto ngeblur seorang bayi dengan caption. "Hallo semuanyaπ".
"Mila siapa Kia, apa Mila sepupu kamu yang kemarin kamu ajak kesini itu?? ", tanya Lida.
Lida tidak tahu jika Mila sudah menikah, karena ketika nikahannya Kia dia tidak datang karena sedang hamil besar, jika datang mungkin Lida akan mengetahui jika Mila sudah menikah.
"Iya Lida", jawab Kia.
"Oh, tidak apa-apa salamkan dariku untuknya ya Kia dan katakan maaf kepadanya aku tidak bisa menghadiri resepsinya", kata Lida kepada Kia.
"Siap, salam untuk keluargamu juga, dan ngomong-ngomong anak kamu laki-laki apa perempuan Lida?? ", tanya Kia.
"Laki-laki Kia, sesuai harapan Ayahnya", jawaban Lida.
Tiba-tiba terdengar suara baby menangis.
"Anak kamu menangis itu, ya sudah aku tutup dulu telefonnya ya, Assalamu'alaikum maaf mengganggu ya Lida", kata Kia kepada Lida.
"Iya tidak apa-apa ko, Wa'alaikumussalam Kia", jawab Lida setelah itu sambungan telefon mereka terputus.
Qiyas yang daritadi mendengarkan pembicaraan antara Kia dan Lida, dia langsung bertanya.
"Bagaimana sayang?? ", tanya Qiyas kepada Kia.
"Iya kemarin dia masih dirumah sakit, jadi belum sempat mengabari kita, dan baru tadi pagi dia baru pulang kerumahnya", jawab Kia.
"Anaknya laki-laki apa perempuan sayang?? ", kata Qiyas kepada Kia.
"Laki-laki Kak", jawab Kia dengan tersenyum.
"Alhamdulillah, kita tengok mereka disana setelah acara resepsinya Mila dan Zidan ya", kata Qiyas.
"Iya, Kia tadi juga sudah bilang begitu dengan Lida", jawab Kia.
"Kakak tidak ada yang ingin diceritain keKia begitu?? ", pancing Kia kepada Qiyas.
"Ceritain apa sih sayang", jawab Qiyas yang tidak mengalihkan pandangannya dari tv.
"Itu bagaimana Kakak menyiapkan semuanya untuk menikahi Kia Kak", kata Kia kepada Qiyas.
Hehehehe
"Ditanya tidak menjawab malah tertawa", kata Kia pura-pura merajuk.
Qiyas bukannya memberikan jawaban kepada Kia, malah dia menggoda Kia dengan cara menyentuh bagian-bagian sensitif Kia, membuat Kia menjadi kegelian karena ulah Qiyas.
Kia yang tidak tahan dia langsung tertawa karena geli dan menginginkan lebih dari itu.
Sedangkan Ayah Ibrahim yang sudah selesai menyelesaikan pekerjaannya dia yang baru keluar dari ruang kerjanya mendengar Kia dan Qiyas tertawa bahagia, hatinya ikut sangat bahagia juga.
"Semoga pernikahan kalian sakinah, mawaddah dan warohmah nak", do'a tulus dari Ayah Ibrahim.
Ayah Ibrahim tidak mau mengganggu kebersamaan Qiyas dan Kia, dia akhirnya berlalu untuk masuk kamarnya saja dan beristirahat.
"Lanjut didalam kamar yuk sayang", kata Qiyas kepada Kia.
"Mau ngapain Kak, ini disini enak menonton tv ko", kata Kia pura-pura tidak tahu dan tidak mudeng maksud Qiyas.
Gantian Qiyas yang pura-pura merajuk kepada Kia. Dan Qiyas langsung mengalihkan pandangannya ketv lagi.
Kia yang melihat Qiyas pura-pura merajuk, dia mencoba menggoda Qiyas. Kia lalu melepaskan niqobnya yang dia pakai dan dia langsung memegang wajah Qiyas untuk menghadap kearahnya.
Qiyas yang sudah menghadap ke Kia dia pura-pura cuek dengan apa yang dibuat Kia padanya. Dan tiba-tiba apa yang dilakukan Kia membuatnya melotot dan langsung mengejar Kia yang tertawa sambil berlari masuk kekamarnya.
Karena Kia mengerjai Qiyas dengan cara langsung mencium Qiyas tepat dibibirnya dan ********** sebentar hanya sebentar, setelah itu Kia langsung berlari meninggalkan Qiyas sambil tertawa naik menuju kamarnya yang ada dilantai atas.
"Aduh pakai acara lupa segala belum matiin itu tv", gerutu Qiyas karena dia lupa untuk mematikan tv yang dia tonton tadi, padahal Qiyas sudah sampai dibeberapa anak tangga untuk mengejar Kia dan terpaksa Qiyas balik lagi keruang keluarga.
Setelah sampai dikamar Qiyas melihat Kia tiduran diranjang memakai selimut sampai munutupi lehernya dan Kia juga sudah melepas hijabnya. Qiyas lalu berjalan mendekati Kia.
Dan ketika Qiyas sudah sampai dipinggir ranjang Kia, dia masih berdiri sambil melihat kearah Kia. Kia melihat Qiyas yang masih berdiri dipinggir ranjangnya dia lalu tersenyum manis kepada Qiyas. Dan Qiyas yang melihat Kia tersenyum manis kepadanya langsung saja membuka selimut yang menutupi tubuh Kia dan membuangnya disembarang tempat.
Alangkah terkejutnya Qiyas ketika membuka selimut dia langsung melihat pemandangan ciptaan Tuhan yang sudah sah menjadi miliknya, karena Kia sudah membuka semua pakaiannya tadi dan dia menutupinya dengan selimut yang sekarang dilempar Qiyas disembarang tempat.
Qiyas langsung tersenyum sangat-sangat lebar melihat apa yang dilakukan Kia kepadanya. Dan tanpa menunggu waktu lagi, Qiyas pun melakukan hal yang sama seperti Kia melepaskan semua pakaiannya dan terjadilah seperti yang mereka inginkan. (Author malu, tutup mata wisπ)
ππππππππππππ
Author ngetik ini senyam senyum sendiriπππππ.
π°π°π°π°π°π°π°π°π°π°π°π°
Aulian: tak apalah dibreak dulu, kesempatan untukku mengatur strategi untuk mendapatkan Zahra, biar Author tidak bisa melawan strategikuππ
Author: aku mendengar kata hatimu Aulπ
Aulian: terus kenapa mau marahπ
Author: ndak ngejak gelut bocah ikiπ¬
Aulian: apa thor belutπ€
Author: bukaaaan!!! π
Aulian: terus apa dongπ
Author: π€π€π€π€π€π€π€ tak bilangin bebeb Fasya biar kamu digantungin tapi tak usah dibalik, langsung dileher kamu sekalian.
Aulian: yeey tukang ngaduππ
Author nyerah deh readers buat ngelawan itu si Aulian, kalian saja sana yang gantiin author yaaaπ«π«
Aulian: yeeeeeeeeeeeay menangπππππ
ππππππππππππ
***TBC***