
Xiao Qing melompat keluar arena tanding 6 dan melesat kembali ke tempat rekan- rekannya di mana Klan Xiao berada.
Begitu Xiao Qing sampai di tempat duduknya, dengan senyum menghias wajah tampannya, Xiao Qing pun berkata, "Sekarang giliran kalian berdua untuk menyusul diriku ke putaran selanjutnya yaitu putaran ke 3 dari tahap ke dua Turnamen Lingcup ini.
"Tentu saja aku pasti akan menyusulmu! Itu harus! Bukan hanya kamu yang berlanjut tapi aku juga wajib lanjut!" ucap Xiao Yue membalas ucapan dari Xiao Qing.
"Pasti , aku akan berusaha! Aku juga tidak mau ketinggalan sama dirimu! Masak kamu berjaya aku tidak, tidak akan rela!" ucap Xiao Low bersungguh- sungguh.
"Kalau kau tidak lanjut, akan aneh jadinya Xiao Yue! Yang benar saja! Kita semua tahu seperti apa kemampuanmu itu?" ucap Xiao Qing melotot pada rekan timnya itu.
"Haha...Haha..Haha itu kan hanya kalian yang tahu. Kita juga tidak tahu pasti kemampuan lawan kita yang sesungguhnya. Ya siapa tahu aja, ada talenta yang bersembunyi dengan sangat baik selama ini!" ucap Xiao Yue kepada anggota Klan Xiao.
"Aku percayakan nama Klan Xiao menjadi besar di pundak kalian bertiga. Buatlah kejutan yang membuat kami generasi tua terpanah dan kagum dengan kalian!" ucap Panutua 2 kepada ke tiganya.
" Siaaaaap!" Ucap mereka bertiga serentak sambil mengangukkan kepalanya dan menatap lurus pada panutua 2.
Tak lama kemudian terdengar suara dari Panglima Kerajaan yang di keraskan sehingga siapa pun akan mendengarnya .
Ternyata putaran kedua sesi pertama telah selesai dan para pemenang dari tiap arena tanding adalah nomer 1, nomer 5 , nomer 9, nomer 13, nomet 17, nomer 21, nomer 25 dan nomer 29.
"Putaran kedua selanjutnya yang harus bertanding adalah nomer undian 33 dan 35 di arena tanding 1, nomer 37 dan 39 di arena tanding 2, nomer 41 dan 43 di arena tanding 3 dan nomer 45 dan 47 di arena tanding 4, nomer 49 dan 51 di arena tanding 5, nomer 53 dan 55 di arena tanding 6, nomer 57 dan 59 dibarena tanding 7 dan nomer 61 dan 63 di arena tanding 8 bagi nomer peserta yang di panggil silakan menuju panggung arena masing- masing!" kata Panglima Kerajaan yang telah di keraskan.
"Sekarang tugas kalian memanggil para generasi muda Klan Xiao! Membuat kejayaan Klan kalian! Berjuanglah..." ucap panutua 2 bersungguh - sungguh.
"Semangaaat ! Ayo tunjukkan pada semuanya kalau kita bisa!" ucap Xiao Qing memberi dukungannya.
"Kami akan berusaha! Semampu kami ! Semoga tidak mengecewakan!" ucap Xiao Yue sambil tersenyum simpul.
"Kami jelas akan berjuang! Karena ini juga adalah ajang pembuktian diri! Semoga sesuai harapan!" ucap Xiao Low bersemangat.
Xiao Low dan Xiao Yue kemudian melesat ke arena tanding masing - masing. Xiao yue ke arena tanding 4 sedangkan Xiao Lowarena tanding 7.
Xiao Yue menjadi idola karena cantik, kultivasinya tinggi, jenius dan kemahirannya dalam berpedang mampu menghipnotis yang melihat karena gerakannya sangat indah. Tidak sedikit yang bertaruh kalau Xiao Yue bakal sampai tiga besar.
Begitu Xiao Yue muncul di arena 4 suasana arena 4 langsung gegap gempita. Karena para penggemar yang berteriak- teriak di sekeliling arena tanding.
Xiao Yue yang melihat itu semua cukup terkejut. Xiao Yue tidak menyangkah kalau penonton arena 4 akan menenggelamkan situasi arena yang lain .
Panutua 2 dan Xiao Qing yang melihat itu juga ikut terpanah akan keadaan. Mereka tidak menyangkah kalau penonton sebegitu luar biasa antusiasnya ingin melihat dan menyaksikan pertarungan dari Xiao Yue.
"Tunjukkan dengan gemilang apa yang bisa kamu lakukan Yue'er! Kau telah menjadikan dirimu sebagai pusat perhatian! Kalau Patriak Xioa Lang ada disini pasti bangga padamu!" ucap Panutua terharu karena ini pertama kalinya anggota Klan Xiao berlaga di luar wilayahnya dan di eluh -elukan oleh masyarakat luar.
"Dia memang pantas mendapatkan semua itu. Sebelum tanding sudah menang selangkah karena lawan pasti mentalnya sedikit banyak terpengaruh!" ucap Xiao Qing.
Wasit melihat keduanya , " Kalian sudah siap bertanding." Xiao Yue dan pemuda tampan yang jadi lawannya pun menjawab, " SIAP! "
Wasit tanpa membuang waktu langsung saja mengaktifkan Array Pelindung. Wasit kembali berkata, "MULAI!"
" Salam kenal aku Xiao Yue dari Klan Xiao mohon mendapat petunjuk!" ucap Xiao Yue sambil tersenyum ramah.
Pemuda tampan itu tersenyum kemudian berkata "Aku Lang Yubang dari Klan Lang salam kenal! Suatu kehormatan bagiku bisa memberi petunjuk untuk seorang jenius yang sangat cantik."
Xiao Yue kaget lawannya mengucapkan kata cantik, kelihatannya yang jadi lawan Xioa Yue kali ini adalah laki- laki tipe perayu dan penjajah cinta.
Lang Yubang mengedarkan Energi Mana pada seluruh tubuhnya dan tak lama kemudian tercipta kurungan pertahanan. Kemudian Lang Yubang juga mulai membuat pola - pola rumit di udara , "Array Pertahanan!"
"Aku telah melihat pertarunganmu dengan Pangeran Ling Fanli. Yang membuatku sangat berharap bisa menjadi lawanmu! Dan aku tidak menyangkah bisa di pertemukan denganmu Xiao Yue secepat ini. Aku sangat bersemangat!" ucap Lang Yubang sambil tersenyum.
"Aih... Begitukah! Aku tidak menyangkah kalau aku telah memancing jiwa bertarungmu! Kalau begitu pertarungan ini pasti bakal seru! Haha... Aku harap kau tidak mengecewakanku!" Xiao Yue tersenyum semrik.