XIAO YUE

XIAO YUE
Chapter 36



Xiao Yue melihat ikan seukuran 40 cm berwarna putih keperakan dan bergaris emas selebar dua jari di tengah punggungnya, Siripnya sangat banyak serta panjang menjuntai dan di seperempat ujung tiap siripnya berbeda warna sangat indah penampilan ikan ini. Mempesona bagi yang melihatnya.


Ikan itu terjebak di lobang akar pohon dan Xiao Yue tidak membuang kesempatan yang ada segera saja di tangkapnya ikan itu. Dia langsung membawa masuk ikan itu ke ruang Gelang Semesta dan di lemparkannya ikan itu ke dalam Danau kecil.


" Aku tak menyangkah aku sekarang memiliki Ikan Rasyawi. Ini keberuntungan yang tak terduga, luar biasa, ehh tapi .. Saat aku pegang tadi perutnya agak besar apa lagi bertelur ? Atau mang seperti itu penampilan aslinya ! Ah.. Entalah, aku tahunya lihat gambar di buku, " ucap Xiao Yue dalam hati.


Xiao Yue melihat sumber air yang ada tepat dihadapannya, di amatinya dengan cermat. Ikan Rasyawi telah di temukannya di tempat ini berarti jelaslah habitatnya ada disini. Dia sudah dapat satu apa salahnya bila dia bisa menangkap beberapa lagi jadi koleksinya di ruang Gelang Semesta.


Jebur..


Setelah memutuskan Xiao Yue langsung saja menyeburkan diri kedalam telaga. Dia berenang menyelam kesana kemari mencari ikan Rasyawi tapi tak satu pun yang terlihat dan di temukan. Tak terasa waktu telah berganti sang mentari mau di gantikan sama sang rembulan. Xiao Yue memutuskan istirahat dalam ruang Gelang Semesta sekalian makin memperdalam array.


"Aih... Hari sudah siang aku terlambat bangunnya, badan aku terasa capek banget ! Aku terlalu maksa buat nguasai array ! Tapi mau bagaimana lagi array bisa buat pertahanan dan penyerangan poin rahasiaku ketika nanti di LINGCUP karena lawan jelas orang - orang hebat yang ada di Kerajaan Ling ini ." ucap Xiao Yue dalam hatinya.


" Aku masih penasaran dengan keberadaan dari ikan Rasyawi kemarin setengah hari aku mencari tapi dak ada hasil moga sekarang ada hasilnya ."


Byuuuur


Xiao Yue kembali masuk telaga dia berenang ke tengah dan kemudian dia menyelam , beruntung di dalam telaga Xiao Yue tidak bertemu ikan predator yang berlevel di atas kultivasi Xiao Yue sehingga dia bisa santai dalam mencari ikan Rasyawi.


Xiao Yue kembali ke daratan ketika hari mulai sore dan dia gagal lagi tapi itu tak membuatnya putus asa malah itu membuat dirinya merasa tertantang buat menemukan ikan Rasyawi yang lain.


" Ini hari ke tiga aku mencari ikan Rasyawi , semoga hari ini lebih baik dari kemarin, se - mang - aat...."


Dari pagi hingga matahari tepat di atas kepala Xiao Yue masih aja menyelam di telaga dia muncul ke permukaan hanya tuk mengisi perutnya kemudian lembali lagi menyelam . Tiba - tiba di langit cuaca mendung datang dengan angin dan petir tanda akan turun hujan . Xiao Yue yang merasa telaga jadi gelap langsung menuju permukaan.


Tes... Tes...Tes..


Saat sampai di permukaan air Xiao Yue di sambut dengan gerimis, " Wow.... Hujan , aku jadi ingat Xioa Ling karena dia tidak perna nolak aku ajak main hujan! " ucap Xiao Yue.


Posisi Xioa Yue saat ini masih ada di tengah telaga dia pun mulai berenang menuju tepian tapi kaget dan heran saat pandangan matanya menangkap sesuatu, " Eh... Apa? It..itu bukannya ikan Rasyawi !" Dengan memutar tubuhnya , pandangannya melihat sekitarnya " Yang benar saja aku mencarinya susah payah berapa hari ini tapi sekarang..." Matanya melotot melihat kumpulan ikan Rasyawi tak jauh dari dirinya.


" Ha...Ha..Ha...Ha"


" Keberuntungan surga.. Disaat aku mau menyudahi malah datang sendiri."


"Ternyata hujan berperan penting buat mendapat dan menangkaap ikan Rasyawi".


" Di buku tak ada keterangan seperti itu kalau dak lihat sendiri aku pun tak akàn percaya".


Xiao Yue tak menyia - yiakan waktu dia mendekati kumpulan ikan Rasyawi tanpa memperdulikan kecil apa besar langsung saja dalam jarak satu meter kubik di bawanya masuk ke ruang Gelang Semesta untuk di pindah ke Danau kecil dan kejadian ini berulang beberapa kali.


Bissssss


Telinga Xiao Yue menangkap suara desis ular. Dia memindai sekitarnya untuk mengetahui di mana tepatnya ular itu berada. Dia harus hati- hati dan waspada jangan sampai mengganggu dan mengusik penghuni gua. Apa lagi tidak tahu jelas seperti apa keadaan goa dengan tanpa adanya pencahayaan tak ubahnya gelap gulita walau sekarang sebenarnya hari masih siang.


Bisssss


Desis ular kembali terdengar Xiao Yue semakin mempertajam indra pendengarannya. Dari situasi ini dia memahami harus memiliki kemampuan mata untuk melihat.


Keinginan memiliki kemampuan mata melihat seketika dia mengalirkaan Energi Mana pada Gelang Semesta dan sekarang dia sudah ada di perpustakaan ruang Gelang Semesta membolak balik buku- buku dan perkamen.


" Aih...Rak satu sudah aku cari dan baca tapi tidak ada, baik lah mungkin di rak ke dua!" gumamnya.


Dua hari dia berada di perpustakaan akhirnya Xiao Yue menemukan apa yang jadi keinginanya.


" Kekuatan Mata Hati. Hebat... Luar biasa! Ini bisa melihat dalam gelap, melihat jauh pun bisa bahkan melihat jurus ilusi".


Langsung saja Xiao Yue mempelajari tiap kata dan kalimat dan mulai menghafal gerakan yang harus dilakukan. Setelah di rasa faham dan hafal di langsung praktekkan.


" Mata Hati !" Mata Xiao yue merasa perih dan keluar air terus dalam percobaan pertama.


"Mata Hati !" Matanya makin perih dan pedih, air mata tak hentinya mengalir deras dalam percobaan ke dua.


" Mata Hati!" Matanya berwarna merah darah luar biasa pedih dan perihnya pupilnya membengkak.


Xiao Yue tak sanggup melanjutkan karena rasa sakitnya dia memilih istirahat sebentar.


Kakinya melangkah ke kebun sumber daya alam


mencari pengobatan yang bisa meringankan sakit matanya. " Bunga Mata Air bisa menyembukan segala macam sakit mata, aku harus segera buat ekslir ". Tak lama ekslir jadi , langsung saja di minum oleh Xiao Yue kandas tanpa sisa.


Gluk...Gluk...Gluk


Xiao Yue kembali melanjutkan pekerjaan yang tertunda, "Mata Hati !" Kali ini matanya luar biasa sakit sampai Xiao Yue berguling- guling tak mampu menahan sakitnya. cukup lama Xiao Yue dalam kondisi itu.


Setelah redah sakitnya kembali di ulang lagi oleh Xiao Yue, " Mata Hati !" perlahan matanya mengeluarkan cahaya putih gemerlap dan dia bisa melihat Danau kecil di luar kediamannya padahal sekarang dia ada di ruang perpustakaan rumah.


Dia melompat kegirangan , akhirnya mampu menguasai kekuatan mata hati setelah beberapa hari mempelajarinya.


**********