XIAO YUE

XIAO YUE
Chapter 30



Xiao Yue juga meningkatkan jurusnya pada tingkat selanjutnya dan level lebih tinggi.


" Jurus Pedang Bintang! " Di ayunkan pedang ke depan dengan bias cahaya samar yang memutari pedang seperti spiral yang terus bergerak di tebaskan lah pedang ke arah Xiao Yubi.


WHUUUUSH


Ke dua kekuatan pedang saling bentrok dan berusaha saling mengunci. Butiran kristal kecil yang bertaburan dengan hawa dingin pada titik beku di hadang bias cahaya samar yang berbentuk spiral yang bergerak dan memiliki hawa panas mendekati panas magma .


Beberapa kali Xiao Yupi terdesak dan hampir saja celaka, dan setelah berapa jurus berlalu akhirnya terjadi tiga berbenturan runtun dengan telak ..


DUAAAR


BLAAAR


BOOOOM


Kedua kekuatan yang bersifat berlawanan itu bertabrakan yang mengakibatkan panggung arena 2 jadi rusak parah.


Kekuatan dan kedhasayat jurus pedang hati beku masih kalah jauh levelnya dari jurus pedang bintang.


Ini bisa di lihat dari hasil akhir pertarungan Xiao Yue masih berdiri di arena yang hancur tanpa terluka se- gores pun . Sedang Xioa Yubi terlempar jauh dengan jatuh ke luar arena dengan posisi tengkurap dengan luka parah di sekujur tubuh..


Panitia pertandingan mengumumkan Xioa Yue memenangkan pertandingan dan maju babak selanjutnya.


Banyak penonton terkejut dan terkesima hasil pertandingan Xiao Yue dan Xiao Yubi , dari awal melihat pertandingan mereka begitu seru , begitu luar biasa, banyak kejutan dari ke duanya , sangat menarik perhatian dari pada 2 pertandingan yang lain.


Ketika pertandingan Xiao Yue berakhir, begitu jua dengan dua pertandingan di arena lain sudah usai. Ternyata pertandingan Xiao Yue dan Xiao Yubi adaalah pertandingan yang terakhir dari putaran 6.


Karena putaran 6 pertandingan Triluardam uda usai, dan 3 peserta yang masuk babak selanjutnya. Panitia memberi waktu istirahat selama 2 jam bagi para kontestan.


Waktu dua jam itu di gunakan para Panitia untuk memperbaiki panggung agar layak di gunakan pada babak penentuan juara Triluardam.


Peserta yang luka segera mendapat perawatan dari Pavilium Obat, peserta yang sudah baikkan segera saja berkultivasi memulikan stamina, sedangakan Xiao Yue malah pergi mencari Xiao Ling.


********


Pasar Pernak Pernik Triluardam


Di kelilinginya pasar pernak Triluardam akhirnya siluet Xiao Ling terlihat oleh Xiao Yue.


" Ling 'er .... , sini!" teriak Xiao Yue. " Aku mau menambahin taruan kita, karena setelah ini perebutan juara satu kan di laksanakan 3 kandidat secara langsung menurut firasatku ."


" Ehhhh apaaaa? Kalau itu terjadi jelas taruhan makin besar Nona !" saut Xiao Ling.


" Yup.... Satu lawan dua inti dari tanding berebut juara satu!" ungkap Xiao Yue.


" Wduch .. Nona ! Itu sama aja malah petaka , bagaimana bila 2 kandidat bekerja sama buat singkirin satu peserta," kata Xiao Ling mengkwatirkan Nonanya.


" Ya tidak apa- apa...Anggap aja ini pelatihan menjadi kuat, musuh satu, dua atau lebih sama saja yang penting bisa jaga diri dan menakhlukkan mereka."


" Sana pasang kembali taruhan dengan uang tambahan itu ! Aku kan lembali ke arena !" ucap Xiao Yue kepada Xiao Ling.


Xiao Yue langsung saja meninggalkan pasar pernak pernik Triluardam kembali menuju pelataran luar Klan Xiao , dia berpapasan dengan orang- orang yang melihat dan memperhatikannya tapi dia cuek saja melenggang dengan santai.


Dia nyampek ke tempat para peserta pertandingan Triluardam, di tempat itu ada dua kandidat yang sedang duduk bersila melakukan kultivikasi.


Waktu terus berjalan sehingga dua jam yang di berikan untuk para kontestan telah berakhir.


Babak selanjutnya akan digelar, suasana di arena gegap gempita. Tak lama kemudian Panitia muncul di arena. Kemudian...


" Babak putaran 7 pertandingan Triluardam telah di buka, silakan para kontestan yang lanjut ... Xioa Yue, Xioa Low dan Xiao Qing menuju arena yang di sediahkan. Perebutan juara 1 pertandingan Triluardam DI BUKA..."


Ke tiga kontestan melompat bersamaan ke arena adu tanding.


WHUUUUS


TAP ---


Ke tiganya menangkupkan tinju memberi hormat kepada juri atau wasit pertandingan yaitu Panutua 2 , ke tiga kontestan pun saling memberi hormat.


Mereka membentuk segitiga dengan jarak tak terlalu jauh.


" Suatu ke hormatan Xiao Yue melawan senior berdua ."


" Aku tak nyangkah akhirnya bisa ikutan menjajal kemampuan kalian berdua para kuda hitam!" ucap Xioa Qing.


" Luar biasa.... Aku bersemangat sekali lawan kalian berdua!" Xiao Low berkata sangat bersemangat.


Ke tiganya langsung mengerahkan Energi Mana pada pedang masing- masing. Xiao Low berinisiatif memulai duluan.


"Jurus Pedang Angin ribut!" Di ayunkan pedang yang di selimuti Energi Mana mengarah pada Xiao Qing.


Pada saat bersamaan XIao Yue jua melancarkan aksinya, " Jurus Pedang Bintang!" Di ayunkan pedang yang diselimuti bias cahaya samar mengarah kepada Xioa Qing.


Xiao Qing melihat ke duanya menyerang dirinya pun tidak tinggal diam, " Jurus Pedang Sejuta Pedang! " Di ayunkan pedang menghadang laju kedua kekuatan sekaligus.


WHUUUSH....


TRAAANG....


Deru angin langsung saja di belokkan ke atas oleh sejuta pedang, kemudian memutar balik menghadang laju cepat bias cahaya samar terjadi gesekan cukup cepat.


Ke tiga lawan mengulang kembali serangan dengan cara yang sama tapi serangan sedikit berubah , sekarang laju kedua serangan mengarah kepada Xiao Yue.


Xiao Yue pun tak tinggal diam di hadangnya gerak ke dua pedang dengan kecepatan dan kuat.


WUUUUSH


Di tebasnya deru angin mengakibatkan serangan kejut di sekeliling arena adu tanding.


TRAAAANG


Bayangan ratusan pedang di hadang dengan benturan bias cahaya samar yang menyebar perlahan dan tebal sehingga ratusan pedang tertelan dalam bias cahaya samar.


Tapi akibat pedang yang menghadang dan saling bersentuhan sehingga kedua lawan Xiao Yue mengalami sedikit kesemutan dan rasa kebas di badan mereka.


Xiao Qing maupun Xiao Low sadar tidak bisa menganggap remeh Xiao Yue...


*********