XIAO YUE

XIAO YUE
Chapter 48



Sekarang ke duanya langsung ikut bergabung dalam pertempuran. Kerjasama tim mereka perlihatkan dan peragakan di hadapan Xiao Yue.


"Aih..Aih, kacau sudah" Xiao Yue menggeleng- gelengkan kepalanya. " Satu lawan lima ! Siapa yang takut , ayooo maju bersamaan tak bakal mundur selangkah", ucap Xiao Yue menantang para senior tim tali hijau.


"Ck, sombong.. Ayo kita maju bareng kita tunjukkan kemampuan kita yang sesungguhnya, tanganku gatal rasanya pengen menghajarnya," kata Xiao Xiping begitu bersemangat.


" Tunjukkan kepadaku dan buktikan agar aku makin bersemangat melawan kalian, aku harap kalian bukan tong kosong nyaring bunyinya," Xiao Yue menjawab perkataan Xiao Xiping.


" Sialan...Bersiaplah, karena kau lebih dari sekedar babak belur!" Xiao Zilong memberi isyarat kepada timnya untuk segera menyerang.


Whuus .... Tang...


Buuk .... Krak ....


"Gawat serangan mereka ganas dan cepat serta saling menyusul. Ini tidak bisa dibiarkan kalau begini terus aku bakal jadi samsak latihan mereka. Aha...Aku harus mencerai berai mereka! Dan kekuatan paling lemah adalah Xiao Thani !" ucap Xioa Yue dalam hati.


"Ha..Ha... Kelinci kecil masuk sarang harimau mana bisa bertahan, di pastikan mampus! Kau.. Xiao Yue di pastikan tak akan mampu bertahan lebih dari setengah jam," tawa bahagia Xiao Bi.


Whuus .... Tang ... Braak


"Lemah, ini masih lemah, apakah hanya ini kemampuan kalian! Tunjukkan lah yang lebih kuat lagi! Ck, sungguh sangat mengecewakan", provokasi Xiao Yue.


" Sialan kau Xiao Yue," para senior itu mulai tersulut emosi tanpa mereka sadari.


"Hmm... Tidak ada ampun lagi bagimu , sudah cukup kesabaran kami menghadapimu," ucap Xiao Xiping.


Xiao Yue tersenyum karena provokasinya berhasil, sekarang tinggal memikirkan bagaimana cara agar satu lawan bisa tumbang.


Whuuus.... Tang


Memanfaatkan serangan lawan Xiao Yue melompat tinggi dan mendarat dekat Xiao Thani dan Xiao Kanji di tariknya krah baju Xiao Thani kebelakang dengan kuat hingga jatuh terlentang dan di tendangnya ke samping pilar batu dengan cepat dan kekuatan penuh.


Karena kaget Xiao Kanji terlambat menghindar ketika tendangan beruntun cepat dan kuat datang mengenai perut, kepala dan punggungnya sehingga badannya linglung dan tendangan terakhir mengenai tengkuk dengan kuatnya menyebabkan dia langsung pingsan tak sanggup menahanya.


Bruuk...Ahh


Xiao Thani berteriak kesakitan dan kemudian tidak bangun langsung pingsan punggungnya mengenai pilar batu.


"Ups... Tinggal tiga kelinci yang ngaku harimau siap buat di Takhlukkan ," sindir Xiao Yue makin bikin panas hati para senior.


"Arhhhh... Kau..Kau." Kemarahan yang meluap dari Xiao Xiping sampai tubuhnya gemetaran.


Ketiganya langsung melesat kembali menyerang dengan segenap kekuatan. Karena kemarahan yang luar biasa dari Xiao Xiping membuat banyak kesalahan sehingga cela nampak di mana - mana.


"Aih.. Aku di sini, ada di hadapanmu! Dimana kekuatan yang kau banggakan seujung jari saja kalian tak mampu! Aku jadi bertanya ... Apa iya kalian pantas di sebut jenius?" Xiao Yue makin memprovokasi.


Xiao Xiping melompat menerjang mengayunkan pedangnya dengan cepat di susul dengan gerakan memutar dari pedang bersilang dari Xiao Zilong, kombinasi gerakan mereka begitu indah dan sangat ganas.


Xiao Yue menyambut serangan mereka berdua setelah sekejap menggunakan teknik mata hati sehingga bisa melihat jelas serangan keduanya dan tau mana cela yang krisis.


Tang... Ting... Tang


Braak.... Gedebuk...


Xiao Xiping kena tendangan kemudian jatuh terlentang dan tanpa sengaja tangannya yang sebelah kiri menarik kuat Xiao Zilong yang tak siap sehingga ikutan jatuh menimpah dirinya.


Xiao Bi bukannya menyerang Xiao Yue begitu lihat temannya jatuh. Dia terbengong melihat kajadian itu, gimana tidak kaget kalau melihat Xiao Zilong jatuh tengkurap di atas tubuh Xiao Xiping.


Apa lagi wajahnya pas di antara dua gunung kembar yang besar dan menantang, dengan hanfu sedikit terbuka di bagian dada.


"Aih...Aih...Aih...Lah ya kok jadi begini! Apa perlu tidak ini pertarungannya di lanjutkan?" Xiao Yue menggaruk - garuk kepalanya yang tidak gatal dan ucapannya tidak di dengar oleh tiga orang yang masih aja tetep pada posisinya. Di tunggunya mereka sebentar tapi masih tak ada perubahan.


" Woiiiiiiii kalau mau pacaran jangan di sini. ldih, merusak mata suci aku aja!" teriak Xiao Yue mengagetkan mereka.


"Brisiiik, mengganggu saja! Telingaku masih normal tidak harus berteriak," ucap Xiao Bi.


"Maaf tidak sengaja!" Xiao Xiping dan Xiao Zilong bersamaan berbicara, mereka berdua tampak malu - malu.


"Pertandingannya ayo di lanjutkan lagi," kata Xiao Yue.


"Tidak," Mereka bertiga kompak memberi jawaban. Xiao Xiping dan Xiao Zilong saling lirik dan muka kedua memerah.


"Aku sudah tidak berselerah, semangatku sudah hilang, aku pergi dulu!" Xiao Bi langsung meninggalkan aula pertandingan Klan Xiao.


"Baiklah kita istirahat saja kalau begitu. Tapi dari tadi tim alkamis kenapa tidak nampak batang hidungnya? Aku jua tidak melihat ada Panutua untuk mengawasi latih tanding kita!" ucap Xiao Yue kepada seniornya.


Baru saja Xiao Yue selesai berbicara, tim alkamis datang menghampiri dan melihat ke dua anggota tim yang pingsan segera mereka langsung bertindak memberi pertolongan.


"Xiao Yue, apakah kita telah kalah? Wduch, jangan kalah, masa iya kita ini sangat jauh sekali levelnya dari target" Tanya Xiao Qing saat tersadar dari pingsannya.


"Ahh kekalahaan, dan kekalahan lagi, sungguh memalukan , kita ini bukan pecundang!" ucap Xiao Hangbi.


"Hmm, kita tidak kalah tapi jua tidak menang! Seimbang pun tidak! Pertandingannya di tundah, pertandingannya terpaksa di berhentikan," ungkap Xiao Yue


" A..Apa? Tapi kenapa? Mana bisa? Sebenarnya ada kejadian apa?" tanya Xiao Yubi kepada Xiao Yue.


********


.