
Xiao Qing tersenyum menarik sudut bibirnya, ketika mendengar apa yang telah di katakan oleh Han Bang.
"Ohh ...Sayang sekali! Kenapa kau cepat tersadar dari ke bodohanmu? Aku juga yang salah, mengapa tidak memanfaatkan situasi? " ucap Xiao Qing mendesah.
Raut wajah Han Bang masam mendengar ucapan Xiao Qing. Dia menarik napas panjang kemudian mulai fokus dan konsentrasi untuk menyerang lawannya kembali.
"Jurus Pedang Api Membara!" Energi Mana telah di salurkan ke bila pedang besarnya itu. Api mulai keluar dari bila pedang. Api makin berkobar di Pedang besar miliknya, sedangkan Xiao Qing langsung melesatkan serangannya kearah Han Bang dengan dua kali lebih cepat, kuat dan ganas dari sebelumnya.
BOOM BOOM
Ledakan demi ledakan terjadi saat kedua Pedang mereka saling beradu, tetapi Xiao Qing terlalu cepat, sehingga Han Bang mulai merasa kewalahan.
CRAASH AAHHH...
Hang Bang mengayunan Pedang besamya itu sering tidak mengenai sasaran yang telah dirinya kunci, sehingga mengakibatkan tubuhnya dipenuhi oleh luka sabetan Pedang milik Xiao Qing.
Apa lagi sabetan pedang Xiao Qing mengenai punggungnya teramat dalam. Energi Mana di pusatkan pada luka untuk menghentikan darah yang mengalir tidak berhasil.
Han Bang mulai merasa ragu untuk melanjutkan pertandingan dengan kondisi tubuhnya yang penuh dengan luka. Tepat pada saat itu...
" Hehe...Saatnya pertarungan ini untuk diakhiri!" ucap Xiao Qing tertawa renyah. Kemudian Xiao Qing melompat melayang di udara. Pedang yang ada dalam genggamannya bersinar dan membentuk bayangan ratusan pedang yang akhirnya berubah menjadi Pedang Mana.
"Aku menyerah!" Teriak keras dari Han Bang. Tetapi Xiao Qing sudah terlanjur menyerang dengan mengayunkan pedangnya ke arah Han Bang yang di ikuti ratusan pedang Mana.
Han Bang membelalakkan matanya. Dia pun dengan terpaksa mengerahkan segenap kekuatan yang tersisa yang dia miliki, untuk bertahan hidup dari serangan yang sudah terlanjur datang itu.
BRAAK BRAAK
Wasit pertandingan yang mendengarkan apa yang telah di ucapkan oleh Han Bang hanya bisa senyum dan geleng kepala.
" Ck, Mati...! Hai buka matamu itu! Dewa kematian masih enggan dan jijik denganmu! Makanya kamu tidak di ijinkan bertemu dengannya!" ucap sarkas Xiao Qing kepada lawan tandingnya Han Bang.
Mendengar suara dari Xiao Qing perlahan mata Han Bang mulai terbuka. Dia melihat di sekitar tubuhnya ada Array Pelindung yang telah menyelamatkan nyawanya.
Han Bang langsung teriak kesenangan dan bahagia , "Haha... Aku masih hidup! Ternyata dewa sayang sama diriku! Hehe...Aku Di ijinkan untuk bisa merasakan seperti apa menjadi lelaki sejati! Han Yu Nuchan, Tunggulah gege tampanmu ini!"
Para penonton yang semula tegang dan sempat menahan nafas karena pertarungan tadi menjadi meledak ketawa...
WAHAHA HAHA HAHA ...
Wasit langsung menghilangkan Array Pelindung yang telah membungkus tubuh Han Bang. Dan tak membuang waktu langsung saja mengumumkan pemenang adu tanding arena tiga adalah Xiao Qing atau nomer 21 dari Klan Xiao.
Xiao Qing melompat turun dari arena panggung 3 menuju kembali ke tempat khusus untuk Klan Xiao dengan berlari kecil. Senyumnya tidak hilang dari wajah tampannya.
Xiao Yue tersenyum senang karena Klan Xiao ada lagi yang lolos putaran selanjutnya. Xiao Yue melihat pertarungan Xiao Low.
Xiao Qing sekarang sudah ada di hadapan panutua 2 dan Xiao Yue. "Selamat Xiao Qing! kamu telah lolos putaran selanjutnya!"
Xiao Qing tersenyum dan berbicara, "Aku yakin bila kau pasti lolos Xiao Yue! Berarti tinggal hasil Xiao Low!"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...