XIAO YUE

XIAO YUE
Chapter 91



Mereka akhirnya sampai di Pavilium Losmenling. Dan langsung membawa Xiao Yubi serta Xiao Hangbi ke kamar Panutua 2, agar mereka bisa istirahat dengan nyaman dan dalam pengawasan.


"Panutua 2, apakah kita tidak perlu memanggil seorang tabib? Bagaimana pun kita harus memeriksanya dengan teliti dan cermat? Jujur saja aku sangat kwatir!" ucap Xiao Low.


"Kita tidak bisa memanggil tabib, karena itu bisa menjadi petunjuk dari Klan Chu, kalau kita yang menjadi lawan perkelahian tadi sore," ucap Panutua 5 menjawab pertanyaan dari Xiao Low.


"Apa yang di katakan Panutua benar! Yang bisa kita lakukan sementara ini merawatnya sendiri, sampai kondisi aman baru mencari tabib untuk mengobati Xiao Yubi dan Xiao Hangbi," ucap Panutua 2 menghela napas panjang.


Sebenarnya Panutua sangat ingin memanggil tabib untuk mengobati, tapi kondisi dan situasi yang mengakibatkan mereka terpaksa mengambil keputusan yang justru melukai hati nuraninya sendiri.


Xiao Yue yang mendengar keputusan itu menggigit bibirnya. Dia tahu kedua Panutua berusaha mencari jalan yang terbaik untuk semua orang. Xiao Yue pun sadar kalau keadaan Xiao Hanghi dan Xiao Yubi membutuhkan merawatan langsung dan cepat, kalau terlambat akan sangat merugikan di masa depan.


"Aih... Aku harus turun tangan. Kalau tidak, bisa - bisa saudari Xiao Yubi cacat. Aku tidak bisa membiarkan iti terjadi. Mana mungkin, Aku berpangku tangan bila tetjadi di depan mataku?"


"Sebenarnya yang bertanggung jawab atas peristiwa ini adalah aku. Karena tiga dari lima generas muda Jenius Klan Chu jadi tak berguna dan sakit parah akibat bertanding dengan diriku." Ucap Xiao Yue dalam hati.


Mau tidak mau jalan satu - satunya adalah Xiao Yue harus mengobati dan merawat Xiao Hangbi dan Xiao Yubi. Itu berarti Xiao Yue harus membuka salah satu kartu rahasianya. Kalau Xiao Yue adalah seorang Alkamis juga.


"Panutua benar kita tidak memerlukan tabib, sebab Xiao Yubi dan Xiao Hangbi aku yang akan mengobati dan merawatnya," ucap Xiao Yue kepada teman dan Patunua.


"Apaaaaaa? Benarkah itu?" Ucap mereka bersamaan tanpa di komando.


Xiao Yue tidak menjawab, hanya tersenyum saja sebagai balasannya. Mereka benar - benar tidak menyangkah bakal dapat kejutan lagi dari Xiao Yue.


" Apakah kamu juga seorang Alkamis Xiao Yue? " tanya Xiao Qing pada gadis cantik di hadapannya.


"Jangan - jangan pil yang telah kamu berikan tadi pada panutua adalah pil hasil karyamu? Pil itu buatanmu sendiri, Xiao Yue?" tanya Xiao Low.


Xiao Yue kembali tersenyum tidak langsung menjawab pertanyaan dari Xiao Qing mau pun Xiao Low. Sementara semua orang menanti dengan hati yang berdebar- debar jawaban yang akan keluar dari mulut Xiao Yue.


Walaupun mereka punya keyakinan, kalau Xiao Yue adalah seorang alkamis. tapi bila itu keluar dari mulut Xiao Yue sendiri maka itu adalah pengakuan mutlak.


"Hehe... Alkamis yang tak memiliki lencana! Jadi bisa di bilang belajar jadi alkamis! Lagian kebanyakan alkamis itu orang yang tak suka berantem, mereka suka menolong dan menyelamatkan nyawa! Kebanyakan alkamis itu bergelimpang harta! Tidak seperti diriku! hehe..." ucap polos Xiao Yue.


Mereka terkejut dengan jawaban yang di berikan oleh Xiao Yue. Semuanya serentak menghela nafas panjang. Tidak punya lencana tapi hasilnya pil- nya tak kalah sama seorang alkamis tingkat Profesor. Kalau mau bergelimang harta bukannya mudah, tinggal jual hasil pil- pil buatannya di lelangkan atau di jual ke Pavilium obat.


Sedangkan suka menolong dan menyelamatkan nyawa bukannya sama saja dengan mengijinkan pil buatannya di komsumsi orang lain. Dan juga mana ada orang yang mau berantem semuanya kalau bisa itu hidup aman , nyaman dan bahagia.


"Xiao Yue, periksa kondisiku! Apakah besok aku bisa ikut berlaga tanding? Jujur saja aku tidak rela bila melepaskan kesempatan seperti ini, karena belum tentu bisa terulang lagi!" ucap Xiao Low sambil menatap kedua mata Xiao Yue.


"Kemarilah!" perintah Xiao Yue kepada Xiao Low. Segera saja Xiao Low mendekat kepada Xiao Yue. " Duduklah!" Xiao Low pun duduk di depan Xiao Yue. " Santai! Biarkan aku memeriksa dan melihat kondisimu!" ucap Xiao Yue ketika Xiao Low sedikit tegang dan panik.


"Aku akan memulai pengobatanku! Bertahanlah! " Ucap Xiao Yue kepada Xiao Low.


" Teknik Yangyin!" Sebuah tetnik pengobatan kuno tingkat surga yang membolak- balik aliran darah dan juga meridian. Jarum - jarum akupuntur satu persatu mulai di tancapkan pada kepala Xiao Low.


AAAHHH.. AAHHH.. AAHHH..


Ketika jarum mulai tertancap Xiao Low langsung teriak kencang kesakitan. Tubuhnya gemetaran, keringat langsung saja membanjir deras dalam waktu singkat.


" Kamu itu laki- laki masa begini saja teriak! Jangan bikin malu! Xiao Low mana harga dirimu?" Ucap Xiao Qing menegur teman baiknya itu.


Sementara ke dua Panutua hanya bisa menepuk jidadnya masing - masing. Mereka tidak menyangkah kalau Xiao Low berteriak - teriak seperti itu.


Sedangakan Xiao Yue tidak perduli sama sekali dengan teriakan Xiao Low, tangannya dengan tetap saja aktif menancapkan jarum emas pada titik -titik pusat saraf kepala.


Setelah semua jarum tertancap Xiao Yue kemudian mengeluarkan beberapa sumber daya alam yang di miliki.


"Panutua saya butuh Bunga Melati Langit! Saya tidak memiliki bahan ini, karena sudah terpakai!" ucap Xiao Yue pada Kedua Panutua.


"Wduch... Aku tidak punya Yue'er! Bagaiman kalau di ganti sumber daya lain?" ucap Panutua 5.


"Aku juga tidak memilikinya! Sebentar aku akan keluar untuk membelinya!" ucap Panutua 2.


Xiao Qing pun ikutan menyela, "Aih... Akupun tidak! Tapi Xiao Hangbi yang memiliki dan itu tersimpan di cincin dimensinya."


Tanpa banyak kata panutua 5 langsung bergerak ke ranjang dimana ada Xiao Hangbi berbaring. Di ambilnya Cincin Xiao Hangbi dan di periksa isi di dalamnya. Wajah Panutua cerah setelah melihat isinya.


Panutua 2 menyerahkan Melati Langit pada Xioa Yue. Setelah menerima Melati langit, segera saja Xiao Yue mengeluarkan Tungku emasnya.


Xiao Yue langsung mengalirkan Inti Api ke bawah Tungku Alkemis dan mengontrol Apinya dengan tehnik jiwa, agar tidak terlalu panas dan tidak terlalu lemah, karena itu sangat berpengaruh pada hasil Pil yang akan di buatnya.


Setengah jam kemudian, cairan berwarna hitam mulai mengental dan kini akan memasuki fase pemilahan untuk membuang ampas dari cairan kental itu.


Sebelum dibentuk menjadi beberapa Pil melalui tehnik jiwa yang kuat, agar takarannya pas dan kemurnian yang dihasilkan Pil tersebut cukup tinggi.


Segumpal cairan berwama hitam melayang di udara. Xiao Yue langsung melakukan pembentukan Pil dengan sangat cepat. Karena bila terlalu lama melayang di udara, maka cairan itu akan mengental dengan sendirinya.


*******