XIAO YUE

XIAO YUE
Chapter 39



Xiao Yue langsung melanjutkan perjalanannya pulang ke rumah. Dia berlari dan sekali - kali melompat agar cepat nyampek rumah.


Tak berselang lama akhirnya tiba di teras rumah. " Ayah.. Ibu..Aku pulang! " Xiao Yue berteriak memanggil ke dua orang tuanya.


Dari dalam rumah keluar Patriak Xiao Lang dan di belakangnya ada istrinya Xiao Shin ikutan keluar rumah kemudian muncul dari samping rumah Xiao Ling dengan senyum bahagia.


"Wduch Yue'er... Kamu ini sudah besar jangan bertingkah kayak anak kecil ! " ucap Patriak Xiao Lang protes terhadap anak gadisnya.


" Kenapa malah di luar rumah begini, ayo masuk! " Xiao Shin menggiring mereka semua memasuki rumah, "Ke pergianmu mencari inti binatang api apakah berhasil Yue 'er? " tanya Xiao shin kepada anaknya.


" Nona pasti berhasil Nyonya! Kan binatang api ada juga yang levelnya rendah seperti kultivikasi saya." kata Xiao Ling.


" Aih.. Ayah, masa iya sikap Yue' er mirip anak kecil sih, ini karena Yue'er lagi bahagia dan ingin meluapkan serta mengekspresikannya begitu ," komentar Xiao Yue menanggapi perkataan ayahnya.


"Ibu jadi makin tak sabar mendengar ceritamu, kejadian apa yang kau alami, kebetuntungan apa yang kau dapatkan kali ini ? " ucap Xiao Shin.


" Iya ya Nona cepat ceritanya, eh.. Tunggu sebentar!" kata Xiao Ling memandang ke tiga orang yang ada di depannya, " Sambil dengerin cerita Nona enak sambil nyemil kacang sebentar saya ambilkan !" Dia pun berlari ke dapur.


" Aih.He... He..Sempat- sempatnya dia kepikiran seperti itu," ucap Xioa Yue. " Xiao Ling mang selalu makanan aja yang di pikir! Untung badannya kaga ikutan mekar."


Sementara itu di dapur. " Hatsyi ! Hatsyi ! Siapa ini yang tidak ada kerjaan membicarakan diriku, mga yang baik - baik aja." gumam Xiao Ling.


Membawa satu baki penuh kacang Xiao Ling kembali mendekat kepada mereka bertiga, setelah sampai di depan mereka kacang di taruh di atas meja dekat dengan tempat duduknya.


" Ayo Nona silakan melanjutkan ceritanya, tidak sabar mendengarnya ini, sayang... Kemarin aku tidak di ajak! Padahal saya mau ikut Nona." gumam Xiao Ling.


"Ehh... Kamu mau ikut! Aih..Aih.. Kenapa tidak bilang? Akan seru bila kamu ikut !" ucap Xiao Yue.


" Hu' ..., aku loh udah nungguh Nona Muda di depan rumah dari pagi tapi tidak tahu kapan Nona berangkat dan lewat. Badahal saya sudah ijin segala sama Nyonya dan Tuan Patriak !" Xiao Ling mengungkap keluh kesahnya terhadap Xiao Yue.


Tak perlu waktu yang lama bagi Xioa Yue kemudian menceritakan kejadian yang dialaminya kepada keluarganya dari nyampek hutan hingga meninggalkan Hutan Xioaying tapi tidak bercerita tentang tinggal di ruang Gelang Semesta jua menyimpan sumber daya alam langka di sana karena Xiao Ling belum di kasih tau tentang ini, karena itu masih jadi rahasia.


Mereka menghela nafas setelah mendengarnya, terkejut itu sudah pasti.. Gimana tidak terkejut dan kaget dengan menemukan dan mendapatkan sumber daya alam langka di atas langka.


Xiao Yue kemudian mengeluarkan tubuh ular Cedanin , pecahaan kecil batu Green, empat ekor ikan Rasyawi juga potongan sepertiga dari tubuh Kera Merah binatang beast tahap jendral dari cincin dimensinya, dan itu semua dia serahkan kepada ayahnya Patriak Xiao Lang.


Melihat sumber daya alam yang ada di hadapannya mereka tercengang tak bisa berbicara. Perlu beberapa tarikan nafas baru Patriak dan istri bisa menekan emosi dan kembali tenang tapi tidak untuk pelayan setia mereka, Xiao Ling malah sampai beng'ong cukup lama, baru tersadar saat bahunya di pukul oleh Nona Mudanya.


" Yue'er sayang, kamu memberi kami semua itu apa tidak terlalu banyak!" kata Xiao Shin. " Kamu jua sudah memberikan Gua bawa tanah yang penuh sumber daya langka kepada kami"


" Baiklan ayah kan simpan semua tapi khusus untuk batu Green akan ayah serahkan saja pada Paviliun Obat, kebetulan obat segala racun pil toxit sudah menipis," ujar Patriak Xiao Lang.


" CK , hari uda malam dan aku mau ke kamar untuk menyerap inti api, jadi berapa hari ke depan tak mau di ganggu"


Xiao Yue meninggalkan mereka bertiga menuju kamarnya, setelah di tutup pintunya Xiao Yue langsung masuk ke ruang Gelang Semesta.


Dia duduk tenang bersila dengan kedua tangan memegang inti api dari binatang beast Harimau Api di serapnya perlahan lahan masuk lewat meridian menuju pusat dantian, energi dalam dantian bergetar dan lama - kelamaan jadi bergejolak .


Tubuhnya mengalami sensasi terbakar makin lama makin membara , dagingnya melepuh , darahnya medidih, tulangnya retak dan pakaian yang di kenakan pun ikut terbakar, dia hampir tidak sanggup lagi bertahan.


Sementara inti api yang di serap itu masih tersisa setengahnya dan Xiao Yue tahu tidak mungkin penyerapannya di hentikan dia harus tuntas karena alkamis butuh api dan itu kebutuhan dasar dalam pembuatan pil.


Beberapa hari telah berlalu dan Xiao yue masih bersikap lotus menyerap inti api . Karena inti api yang di serap dalam tahap body Jendral pasti memakan waktu.


Tak berselang lama inti api sudah tidak dapat di serap lagi dan Xiao Yue mulai membuka matanya bertepatan dengan inti binatang api hancur menjadi debu.


" Aih... Aku telah berhasil sepenuhnya menyerap inti api! Sekarang saatnya mencoba apiku." Di arahkan energi Mana pada telapak tangannya dan api mulai menyala.


" Haha..Haha.. Akhirnya aku bakal bisa membuat pil . Tak sabar buat mencoba. " ungkaap Xiao Yue.


Segera dia menuju ruang alkamis di sana sudah ada bejana obat yang siap di pakai kapan aja beserta semua bahan pembuat pil tersediah sangat banyak, " Emm percobaan pertama aku buat pil detox saja".


Di siapkannya bahannya, mula- mula dia panaskan tungku atau bejana dengan inti apinya, setelah dirasa apinya stabil dia masukkan bahan obat satu persatu, setelah satu jam kemudian cairan obat mulai mengental.


Ini adalah tahap yang kritis karena akan terjadi pemilahan membuang ampas sampah dari cairan yang mengental untuk membuat membentuk pil.


Dengan teknik yang di kuasainya di jaganya takaran pas untuk kemurnian obatnya.


Cairan bening kuning melayang di udara dengan cepat Xiao Yue membentuk pil karena cairan bening mudah mengental dan memadat.


Sat..Set...Sat...Set


Lima belas pil telah berhasil Xiao Yue buat dalam percobaan pertama....


*******