
Mendengar apa yang telah di katakan oleh Xiao Low makin membuat merah wajah Liang Yu Cha kedua tangannya terkepal kuat.
" Dasar mesuuuum! Kau memang perlu di hajar! Akan aku buat kau menyesal telah di pertemukan dengan diriku!" ucap Liang Yu Cha penuh dengan tekad.
"Ohh.. Tidak sabar menanti hajaran penuh sayang darimu! Lakukanlah! Aku siap menerimannya!" ucap Xiao Low sambil mengedipkan matanya.
Xiao Yue yang melihat semuanya dengan jelas pertarungan itu, hanya bisa menghela nafas dan tak henti- hentinya menggelengkan kepala.
"Aih... Sejak kapan Xiao Low jadi pemuda tak tahu malu gitu! Uhh... Bisa - bisanya di jadi Kumbang penghisap bunga! Ihh, Kenapa jadi begitu tak bermoral!" ucap Xiao Yue.
Xiao Qing heran dengan apa yang di katakan oleh Xiao Yue, dirinya tidak mengerti sama sekali, "Apa maksudmu? Memang apa yang di perbuat oleh Xiao Low? Kau tidak lihat, dia sekarang ini sedang bertarung!"
Xiao Yue hanya melirik, tidak ada keinginan atau pun kemauan sama sekali untuk memberitahu apa yang di ucapkannya kepada Xiao Qing.
Sementara para penonton yang ada di sekitar arena 6 hanya bisa tersenyum melihat kelakuan dari Xiao Qing.
"Haha bocah itu... Kelakuannya mirip denganmu saudara Lang! Aku tidak menyangkah ada juga generasimu! Merayu lawan, agar setelah selesai pertandingan nanti bisa jadi kekasih!" ucap Lelaki berjubah unggu.
"Hem... Aku justru kagum padanya! Karena dia berani menggoda di saksikan banyak orang! Itu membutuhkan mental yang kuat! Tekad yang penuh dengan kegigihan! " ucap lelaki tua berjubah kuning.
Kembali ke pertarungan, Xiao Low langsung melompat melayang mengikuti cara Liang Yu Cha. Kini keduanya sama - sama melayang di udara.
"Teknik Langkah Cepat!" gumam Liang Yu Cha bergerak cepat di udara mendekati posisi Xiao Low. "Jurus Selendang Seribu!" Selendang langsung menyerang meliuk - liuk berusaha mengurung dan membungkus tubuh Xiao Low.
"Haha... Selain agresif ternyata kau ini tidak sabaran! Hehe...Kau sebegitu berhasratnya ingin menangkap dan menyekapku diriku! Sabar cantik... Ini masih siang!" ucap Xiao Low yang sudah kelewatan.
" Ihh... Menjijikan! Dasar tukang rayu! Aku belum perna, bertemu dengan orang tak malu sepertimu!" ucap Liang Yu Cha wajahnya memerah.
Dengan sangat gesit dan lincah Xiao Low selalu menghadang tiap ujung selendang yang datang mendekat pada tubuhnya.
Xiao Yue yang melihat jelas pertandingan menjadi sangat gusar, karena Xiao Low tidak menyadari kalau gadis cantik lawannya perlahan namun pasti menggiringnya mendekati pinggir arena.
BRAAK BRAAK
Sekali lagi Liang Yu Cha mengubah gerakan selendangnya dengan mengalirkan Energi Mana 95 % dia bergumam, " Jurus Selendan Seribu!" Selendang yang telah di aliri Energi Mana itu bergulung dan berputar sangat cepat sehingga menyerupai angin topan yang saat besar siap menghempaskan dan meremukan lawan yang ada di hadapannya.
Xiao Low tidak tinggal diam melihat Liang Yu Cha mulai bersiap menyerangnya, dia pun mulai mengalirkan Energi Mana pada bila pedang yang di pegangnya.
"Jurus Pedang Badai Angin!" Pedang yang di selimuti Energi Mana 90 % kemudian perlahan- lahan menghasilkan angin yang bertiup makin lama makin kencang sekaligus berputar dan akhirnya menciptakan badai angin yang menyerupai sekrup raksasa.
BLAAAR BOOM BOOM
Bunyi ledakan yang terjadi akibat dua kekuatan besar yang saling bertabrakan di udara. Arena panggung tanding 6 hancur, Array yang di buat oleh wasit pun hancur.
Para para penonton menahan nafas saat serangan kejut dari tabrakan kedua kekuatan menyebar ke sekitar area. Secara otomatis mereka juga bakal kena imbasnya.
Dengan sigap dan cepat Panitia pertandingan membuat Array baru melindungi penonton. Sehingga penonton tidak ada yang terluka, semuanya selamat, aman terkendali.
Xiao Low terlempar sejauh 10 meter keluar dari arena tanding, sedangkan Liang Yu Cha terlempar dalam lingkup panggung di antara puing- puing arena tanding yang hancur itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...