
Mendengar permintaan dari kakek pemilik pedang Xiao Yue tersenyum. "Jadi itu belom cukup kakek! Masih kurang..., baiklah tapi aku cuman bisa menambah ini saja," Ucap Xiao Yue sambil mengeluarkan seekor ikan Muntiara dan seekor ikan Kristal dari dalam cincin dimensinya.
"Hahaha.... Itu sudah cukup! Pedang ini aku buatkan untuk cucu perempuanku. Tapi belum sempat aku memberikannya dia sudah keburu meninggal dibunuh musuh dari keluarga ibunya."
"Setiap aku melihat pedang ini aku jadi menyesal. Rasanya sakit sekali dada ini. Kenapa aku tidak menyelesaikannya dengan cepat? Mungkin jika dia memakainya siapa tahu dia masih bertahan hidup sampai sekarang," Ungkap Kakek Jenggot Panjang kemudian dia memberi isyarat pada manejer.
Manejer Pavilium Linggar segera bangkit dan mengeluarkan Pedang dari cincin dimensinya. "Ini pedang yang kau inginkan, namanya Pedang Mawar Kematian!" Di serahkan pedang itu sama Xiao Yue.
"Pedang itu lebih berguna bila bersamamu. Teteskan darahmu sekarang pada Pedang Mawar Kematian," Kakek Jenggot Panjang menyuruh Xiao Yue segera meneteskan darahnya.
Xiao Yue langsung melaksanakan apa yang di perintahkan oleh kakek itu. Di lukainya ibu jarinya dengan menggunakan pedang itu, darah mengalir membasahi pedang dan keluar cahaya biru langsung masuk ke kening Xiao Yue.
Badan Xiao Yue bercahaya bersamaan dengan pedang yang bersinar terang tak lama kemudian redup bersamaan dan di dahi Xiao Yue muncul tato bunga kecil.
" Aku tak nyangkah pedang ini mengakuimu secara mutlak! Tidak semua pedang dewa mengakui pemiliknya, karena kebanyakan roh pedang terpaksa mengakui pemilik pedang."
"Ciri pedang dewa mengakui pemiliknya mutlak adalah adanya tato.., simbul dari pedang dewa. Pemilik pedang dewa tidak mutlak tidak akan ada tato pada keningnya".
PEDANG MAWAR KEMATIAN
"Kekuatan yang dimiliki pedang yang mutlak jauh lebih hebat dan dahsyat daripada pedang tidak mutlak", Ucap Kakek Jenggot Panjang memberitahu Xiao Yue dan kedua orang yang ada di tempat itu.
"Hehe.... Rupanya kakek menciptakan dan membuat tanpa sengaja pedang ini khusus buat aku! Wow kek, terima kasih!" Ucap Xiao Yue sambil menangkupkan kedua tangannya didada.
"Sekarang Coba kau alirkan Energi Mana pada Pedang, dan cobalah kau simpan kemudian kamu keluarkan pedang itu dengan menggunakan pikiranmu," Kakek Jenggot Panjang memberi petunjuk pada Xiao Yue.
Xiao Yue mengikuti intruksi dari Kakek Jenggot Panjang, begitu Energi Mana di alirkan pada pedang langsung mengeluarkan cahaya biru. Xiao Yue berusaha menyimpan dengan menggunakan pikirannya, tiba- tiba pedang menghilang! Dan ketika dia ingin mengeluarkan pedang itu tiba- tiba langsung berada di depan matanya.
"Pedang yang mutlak akan tersimpan di tato yang ada di kening kamu itu. Sedang yang tidak mutlak di simpan di cincin dimensi atau di panggul di punggung."
"Dengan kata lain yang mutlak tidak bisa di rampas karena memiliki kesetiaan. Walau kamu mati pedang itu tetap tidak bisa di pakai orang lain sampai masanya! Dimana ikatan kalian memudar baru pedang itu bisa di pakai oleh orang lain." Penjabaran panjang lebar dari Kakek Jenggot Panjang.
"Sumber daya langka Bunga Yin dan Yang , Teratai Jiwa dan ikan Rasyawi aku simpan! sisanya untuk kalian berdua, terserah mau diapakan!" Ucap Kakek Jenggot Panjang pada temannya dan Manejer Pavilium.
Karena sudah tidak ada urusan Xiao Yue meninggalkan Paviliun Linggar, tapi sebelum keluar Manejer Pavilium memberinya kartu vip.
Dicarinya tempat yang sepi, kemudian Xiao Yue membuat pola array perpindahan...
Set.... Set... Set...Set
Begitu pola bercahaya langsung saja Xiao Yue melompat kedalamnya kemudian...
Cling.....
Dia menghilang dan muncul kembali di dalam kamarnya. Segera bergegas keluar kamar, sengaja untuk mencari dan mengetahui rombongan Klan Xiao.
Di lantai dasar akhirnya Xiao Yue ketemu salah satu temannya. "Kau tidak jadi beli senjata? Kenapa lama banget kembali ke Pavilium Merak Merah? Jadi tidak mau keliling ibukotanya?" tanya Xiao Yubi tidak sabaran.
"Aih... Aku sudah dapat senjata! Aku tadi sudah memilih pedang! Ya iyalah keliling, mumpung disini kita nikmati suasana. Kita bersenang -senang dikit karena besok tiga kali serius menjurahkan segenap kemampuan".
Keduanya langsung meninggalkan Pavilium Losmenling, tujuan mereka adalah pasar dan deretan toko menjual hanfu maupun aksesoris.
Keluar masuk toko tidak membuat Xiao Yue maupun Xiao Yupi kecapek'an, dan parahnya tidak satupun dari mereka berdua yang beli barang.
"Saudari Xiao Yue kita masuk toko itu! Sangat ramai berarti barang yang di jual bagus dan unik," Xiao Yubi menarik tangan Xiao Yue memasuki toko aksesoris.
Melihat begitu banyak aksesoris cantik membuat Xiao Yubi meminta bantuan Xiao Yue memilih antara gelang dan liontin yang ada di tangannya. Xiao Yue menggelengkan kepalanya, dia menelunjuk gelang yang ada di dalam etalase.
"Gelang ini lebih cantik dan unik! Dan ada kelebihannya juga", ucap Xiao Yue. "Pelayan tolong ambilkan gelang ini".
Pelayan mengambilkan gelang dan langsung menyerahkannya pada Xiao Yue . Berkata Xiao Yubi, "Eh.., tadi kau bilang ada kelebihannya! Apa keistimewahannya?"
"Emm bisa menghisap racun bila di pakai, karena adanya Muntiara Hitam pada gelang," ucap Xiao Yue.
"Benarkah! Kau tidak salah tebakan? Bagaimana kamu tahu kalau itu beneran Muntiara Hitam asli?" tanya Xiao Yubi.