
Mereka semua kini menunggu jawaban yang diberikan oleh Xiao Yue. Mengenai kondisi dari Xiao Yubi tiba-tiba saja tersadar dari pingsannya dan menjerit menjerit kesakitan.
" Yue'er Kenapa kau diam? Ada apa sebenarnya? Jangan buat kami kuatir!" ucap Panutua 5 kepada Xiao Yue yang masih juga terdiam tidak menanggapi pertanyaan dari mereka.
"XIao Yue...! Ayolah jawab! Kau tinggal jawab saja! Apa susahnya sih? " Xiao Qing ikutan berkomentar karena melihat temannya masih saja diam.
Mereka semua tidak sadar, kalau saat ini sedang mengganggu konsentrasi dari Xiao Yue untuk mengobati Xiao Yubi. Dan itu sangatlah beresiko serta juga sangat berakibat tidak baik bagi kondisi Xiao Yubi.
Perbuatan mereka semua itu sama saja membuat perawatan dan pengobatan dari Xiao Yubi yang dikerjakan Xiao Yue selama ini akan berakhir sia-sia saja.
" Hentikan! Jangan seperti itu, apakah kalian ini tidak sadar? Xiao Yue masih dalam tahap mengobati, itu berarti dia kali ini membutuhkan konsentrasi tinggi, dan apa yang barusan kalian lakukan? Jelas itu sangat mengganggunya, kalian ini bukannya membantu tapi malah membikin repot saja!" ucap Panutua 2 pada rekannya Panutua 5 dan juga pada generasi muda yang menjadi tanggung jawabnya selama di ibukota Kerajaan Ling ini.
"Ehh.. Apaaa? Kami tidak bermaksud seperti itu. Hehe... Maaf karena panik, Kami sampai tidak menyadarinya!" ucap Xiao Qing sambil menggaruk- garuk kepalanya yang tidak gatal. Dirinya merasa malu karena sampai lepas kendali karena melihat rekannya menjerit- jerit kesakitan seperti itu.
"Ups... Hampir saja kita melakukan kesalahan yang sangat fatal? Bisa - bisanya kita sampai lupa poin yang paling penting! Ini benar-benar kecerobohan tingkat tinggi."
Panutua 2 kembali lagi berbicara dengan serius kepada mereka, " Sudah jangan ribut! Jangan ganggu konsentrasi dari Xiao Yue agar pengobatan dan perawatan dari Xiao Yubi berjalan sesuai dengan yang kita harapkan dan inginkan."
Mereka semua kini terdiam dan tidak bergerak masih mengelilingi ranjang Xiao Yubi. Cuma bisa memperhatikan dan mengawasi, apa yang sedang dilakukan serta dikerjakan oleh Xiao Yue. Karena takut mempengatuhi jalannya pengobatan dan perawatan Xiao Yubi.
Xiao Yue menghapus peluh keringat yang ada di keningnya. Dia pun menarik nafasnya panjang. Kemudian memperhatikan semua yang saat ini berdiri di sekitarnya.
"Aih... Kalian hampir saja membuat pekerjaanku sia-sia hanya membuang waktu saja! Huh... untung konsentrasiku tidak terpecah sehingga masih berhasil melanjutkan tahapan untuk menyembuhkan Xiao Yubi!"
" Tak lama lagi dia akan sadar kembali. Masa kritisnya benar-benar sudah berlalu dan dia mampu melewatinya. Xiao Yubi sudah terbebas dari semua racun yang ada di dalam tubuhnya. Sekarang hanya tinggal pemulihan saja!"
Selesai berbicara Xiao Yue mengambil seguci besar air spiritual dari dalam cincin dimensinya. Xiao Yue langsung meminumnya untuk mengembalikan stamina dan tenaganya yang sempat terkuras.
Melihat Xiao Yue meminum air spiritual di hadapanya membuat mata Xiao Qing dan Xiao Low melotot. Ingin rasanya, ikut juga minum air spiritual itu.
"Glup...." Mereka berdua sampai meneguk seteguk ludah.
Menyadari apa yang inginkan oleh kedua temannya, Xiao Yue tersenyum dan dia akhirnya memberikan seguci air spiritual miliknya yang tidak habis diminumnya tadi.
Dengan semangat Xiao Qing menerima seguci air spiritual itu dan dia langsung meminumnya. " Terima Xiao Yue, kau memang teman yang baik! Pengertian sekali! Tau saja kalau aku juga kepinginin!"
"Woiii... Jangan dihabiskan. Aku juga mau saudara Qing! Dapat barang bagus itu, teman juga jangan dilupakan!" ucap Xiao Low kepada Xiao Qing teman baiknya itu.
Tanpa membuang waktu langsung saja Xiao Yue menggunakan jarum emas akupunturnya. Dan Xiao Yue melakukan hal yang sama seperti yang dilakukannya pada Xiao Yubi.
Dan ketika Xiao Hangbi berteriak sangat keras tidak ada satu pun dari mereka yang bergerak. Mereka semua menahan nafas ikut merasakan sakitnya, dan tidak seorang pun yang mendekati Xiao Hangbi. Karena takut mengganggu konsentrasi dari Xiao Yue. Sebab mereka tidak mau melakukan kesalahan yang sama.
Selama satu jam Xiao Yue berkutat menangani Xiao Hangbi. Akhirnya perawatan dan pengobatan untuk kedua rekannya telah selesai dilakukan.
"Huh... Selesai sudah! Panutua 5, Begitu Xiao Yubi dan Xiao Hangbi bangun besok, Mereka berdua harus makan bubur dari kacang - kacangan! Dan berikan mereka air spiritual ini!" Xiao Yue berbicara sambil menyerahkan seguci air pada panutua 5.
"Aih... Hari sudah malam, saatnya tidur cantik!" Xiao Yue langsung melangkahkan kakinya menuju pintu. Ketika tangannya menyentuh daun pintu, terdengar suara panutua 5 memanggilnya.
"Yue'er...! Yue'er kau lupa tidak memberikan aku pil untuk mereka berdua. Terus mereka berdua besok harus minum pil apa?"
Tanpa menoleh Xiao Yue menjawab ucapan dari Panutua 5. " Xiao Yubi maupun Xiao Hangbi sudah tidak perlu minum pil lagi. Mereka cukup makan yang banyak. Keduanya sudah sembuh! Hanya butuh mengembalikan stamina saja."
Setelah menjawab ucapan Panutua 5. Gadis cantik itu akhirnya membuka pintu dan kembali melanjutkan jalannya menuju ke kamarnya agar bisa beristirahat.
Apa yang dilakukan oleh Xiao Yue diikuti juga oleh Xiao Qing dan Xiao Low. Mereka juga butuh istirahat terutama Xiao Qing karena besok dia dan Xiao Yue harus bertanding untuk mendapatkan tiket ke putaran selanjutnya di Turnamen Lingcup.
Di dalam kamarnya, Xiao Yue langsung saja mengalirkan Energi Mana pada Gelang Semestanya. Dia memutuskan untuk Istirahat di ruang Gelang Semesta. Dengan adanya perbedaan waktu, istirahatnya lebih dari cukup apalagi Energi Mana di ruang Semesta juga lebih padat dan tebal.
Sinar mentari masih belum menampakkan diri tapi Kamar Panutua 2 sudah ramai dan sibuk karena kedatangan Anggota Klan Xiao yang bertugas untuk menjaga keselamatan Xiao Yue dan rekan- rekannya telah tiba.
Kini ke dua sesepuh sedang memperhatikan dan mengamati dengan intens Xiao Yubi dan Xiao Hangbi yang masih berbaring terlentang dia atas ranjang.
"Jadi kalian tidak memanggil seorang tabib pun untuk mengobatinya? Kalian juga tidak butuh seorang Alkamis untuk membuat pil , guna kesembuhan mereka berdua?" Tanya sesepuh Xiao Bi Juan tak percaya sambil menggelengkan kepalanya berulang kali
Sesepuh Xiao Wujang keheranan dengan tindakan dan perbuatan dari Panutua 2 dan Panutua 5. Bisa- bisanya mereka santai dengan keadaan yang telah menimpah kelompoknya.
" Kami memang tidak membutuhkan Tabib sebab Xiao Yue yang mengobatinya dengan teknik akupuntur. Kami juga tidak butuh seorang Alkamis karena Xiao Yue juga yang membuatkan Pil untuk kesembuhkan keduanya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"