
Panutua 2 menarik nafas panjang sebelum ikutan berbicara, "Yup benar sekali. Lebih baik kita kembali ke Paviliun Losmenling! Jangan sampai ada yang terpisah. Kita harus tetap bersama untuk saling menjaga."
"Aku pun setuju bila langsung kembali. Keadaan yang tidak memihak kita! Setidaknya, Xiao Yue masuk final masih bisa kita rayakan dengan makan bersama."
"Ihh... Menyebalkan sekali! Kenapa disaat seperti ini, mereka harus muncul? Mereka membuat kita tidak bisa bebas bersenang-senang?"
"Untuk kalian berempat, Xiao Yubi, Xiao Qing, Xiao Low dan Xiao Yue mulai sekarang waspadalah! Karena kemungkinan besar kita keluar dari kedai Low Liw, kita akan bertarung hidup dan mati!"
Sesepuh Xiao Bi Juan berbicara serius sambil menatap satu persatu dari keempat generasi muda Klan Xiao itu. Dia bicara apa adanya, tidak mau menutupi akan adanya bahaya yang sedang mengintai kelompoknya. Dengan bicara jujur, harapannya generasi muda tidak lengah dan mempersiapkan diri dengan kondisi yang sebentar lagi akan di hadapi.
Sedangkan keempat generasi muda Klan Xiao kecuali Xiao Yue yang mendengarkan apa yang diucapkan oleh sesepuh Xiao Bi Juan sangat terkejut. Mereka kaget mendengar kabar ini. Mereka tidak menyangkah saja kalau ternyata secepat itu pihak lawan datang menghampiri.
"Ehh... Musuh sudah datang? Apakah mereka itu Assassin Chubuang? " tanya Xiao Qing.
"Ohh... Nasib! Baru juga sembuh, ehh.., ternyata sebentar lagi akan bertarung lagi hidup dan mati! Kenapa tidak nanti saja nongolnya? Setidaknya sampai selesai final Turnamen Lingcup, kalau seperti ini bukankah sama saja membantu lawan Xiao Yue untuk menjadi juara 1." ucap Xiao Yubi.
" Hehe... Mereka menginginkan nyawa kita! Apa mereka pikir kita bakal diam saja, menerima semuanya dengan senang hati, rela tanpa melawan sama sekali? Ck, yang benar saja! Aku hanya punya satu nyawa. Aku akan pertahankan. Bagaimanapun caranya?" ucap Xiao Yue dengan penuh tekad.
"Selama ada kami, keamanan dan keselamatan kalian adalah prioritas utama. Kami semua akan memasang badan untuk kalian! Terutama untukmu Xiao Yue, usahakan dirimu selamat dan baik- baik saja." ucap Xiao Yang sambil menatap kedua mata Xiao Yue tanpa berkedip.
Xiao Li langsung saja menyambung ucapan dari Xiao Yang, yang belum sempat di bicarakannya. "Kau harus maju ke final Turnamen Lingcup. Berusahalah untuk bisa memenangkan pertandingan! Harumkanlah nama Klan Xiao."
"Aih... Akan Yue'er usahakan, tapi tidak janji! Hehe... Kalau Yue'er memenangkan Turnamen ini, maka pihak mereka pasti akan semakin terbakar oleh emosi dan sakit hati! Hihi..." Membayangkannya saja, gadis cantik itu matanya berbinar- binar. Itu akan menjadi pembalasan yang sangat menyenangkan. Dan sekarang dirinya memantapkan hati untuk bisa dan mampu memenangkan Turnamen Lingcup.
Tak terasa, mereka makan sambil berbincang bincang telah memakan waktu sekitar satu jam lamanya. Kini semua hidangan yang ada di atas meja telah ludes habis tanpa sisa.
Setelah membayar semua makanan yang telah di pesannya. Semua anggota Klan Xiao segera saja meninggalkan kedai Low Liw. Mereka bergerak secara beriringan kembali ke Paviliun Losmenling.