
Xiao Yue bergegas meninggalkan toko serba ada tersebut. Xiao Yue penasaran dengan liontin itu dan ingin memeriksanya, akan mencarinya di buku perpustakaan sapa tahu akan ada jawabnya. Dan ini pasti ada hubungannya dengan batu permatanya.
Xiao Yue mencari tempat sepi dan kemudian, "Array Perpindahan!" tangannya bergerak membuat pola - pola rumit di udara dan terbentuklah gambar pola perpindahan.
SAT ... SET ... SAT .... SET
Pola itu bercahaya di udara dan Xiao Yue langsung melompat kedalam pola cahaya tersebut dan..
CLING
Xiao Yue menghilang kemudian muncul dalam kamar di Pavilium Lomesling. Tanpa membuang waktu Xiao Yue langsung mengalirkan Energi Mana pada Gelang Semesta dan dalam sekejap dirinya sudah berada dalam ruang Gelang Semesta.
Sekarang ini Xiao Yue berkutat dengan banyak buku dan perkamen yang yang dibacanya. Keberuntungannya dia bisa mengingat apa pun dengan sekali lihat dan baca. Dan itu akan selalu tercetak jelas dalam memori ingatannya.
Sudah banyak yang di bolak balik bukunya tapi tidak ada yang berhubungan dengan batu permata. Dia pun merapikan buku kembali ke rak pertama.
Xiao Yue melihat -lihat isi rak ke dua hingga matanya melihat judul buku berbagai macam batu dan kegunaannya. Diambilnya buku tipis itu kemudian membuka lembar demi lembar sambil berjalan ke kursih panjang.
Sampai pada lembar akhir dia melihat gambar batu yang mirip dengan liontinnya. Liontin di keluarkan dari dalam cincin dimensi dan kemudian dia bandingkan.
Jantung Xiao Yue berdebar- debar saat membaca tentang batu itu. Batu permata itu disebut Batu Kehidupan dan Kegunaan batu itu adalah bisa menyelamatkan nyawa orang yang diambang kematian selama masih memiliki satu tarikan nafas. Dan kelebihan luar biasa lainnya adalah bisa menyembuhkan segala macam penyakit tanpa terkecuali bila batu direndam di air hangat selama sepuluh menit.
Mata Xiao Yue terbelalak dan terbeng'ong setelah usai membacanya. "Aku bisa menguji benar tidaknya liontin batu permata ini Batu Kehidupan dengan mempraktekkan langsung pada kakak sepupu. Bila benar kakak pasti langsung bisa berjalan dan sisa racun yang ada akan lenyap." ucap dalam hati Xiao Yue.
Xiao Yue bergegas keluar dari dalam ruang Gelang Semesta dan sekejap mata sudah berada kembali di dalam kamar. Dia pun langsung, "Array Perpindahan!" menggerakkan tangan membuat pola -pola rumit di udara dan kemudian pola itu bercahaya langsung saja melompat kedalamnya dan Xiao Yue sekarang berada di luar kamar Xiao Shibang.
Xiao Yue menuju dapur dan melihat Xiao Ling hampir selesai memasak. Aroma masakan membikin perut Xiao Yue merasakan lapar. "Hem..... Kelihatannya enak. Kau bikin banyak apa tidak? Hehe aku makan malam disini? Esok pagi aku baru balik?"
"Nona Nginap disini? Aih... Senangnya kita bisa ngobrol banyak terutama kultivasi, saya butuh petunjuk dan nasehat Nona?" Ucap Xiao Ling bersemangat sekali.
"Apa ada air panas? Aku membutuhkannya? Tidak banyak hanya sedikit setidaknya satu dua gelas aja!" ucap Xiao Yue kepada Xiao Ling.
"Ada Nona, tapi tidak panas hanya suam kuku! Apa perlu saya masakkan lagi hingga mendidih?"
"Tidak perlu ini saja sudah cukup! Dimana airnya, akan aku tuang dalam tabung ini?" Ucap Xiao Yue sambil memperlihatkan tabung yang di bawanya.
Xiao Ling pun mengambil tabung yang di pegang oleh majikannya dan pergi mengambilkan air yang di inginkan oleh Xiao Yue.
"Ini Nona!" Diserahkannya kembali tabung berisi air hangat kepada Xiao Yue. Dan dia melanjutkan aktifitasnya lagi.
Setelah menerima tabung Xiao Yue langsung mengambil liontin dari Cincin dimensi dan merendamnya dalam air hangat. Tidak ada perubahan atau kejadian aneh dengan air ataupun Liontin yang ada di dalam tabung.
"Nona Yue'er ayo makan? Buruan nanti keburu dingin tidak enak makannya!" Terdengar suara Xiao Ling memanggilnya. Di masukkannya tabung yang ada liontin didalamnya ke cincin dimensi.
Mereka kini makan bersama di dalam kamar Xiao Shibang. "Kapan kamu datang Yue'er? Kenapa Gege tidak dengar suaramu dari tadi?" tanya Xioa Shibang.
Melihat perhatian dan ketulusan Xiao Ling dalam merawat sepupunya membuat Xiao Yue tersenyum makin lebar. Dia akan memberikan Xiao Ling hadiah yang pantas dan layak serta haruslah berguna.
Xiao Yue mengeluarkan tabung yanga ada liontin di dalamnya dan meraih gelas kemudian dia menuangkan isinya dan kemudian di serahkan ke pada Xiao Shibang untuk di minum.
"Shibang Gege, Silakan diminum? Ini ramuan Khusus! Teramat sangat istimewah? Benar apa tidak kita akan lihat!"
Xiao Shibang meminum air yang diberikan oleh Xiao Yue. Dengan hati berdebar Xiao Yue menungguh kejadian apa yang akan di alami oleh Xiao Shibang. Benar tidak itu Liontin Kehidupan sesuai praduganya.
Tak perlu menungguh lama tiba- tiba tubuh Xiao Shibang diselimuti cahaya biru dan dia berteriak keras dan menjerit kencang.
AAHHH AAHHH AAHHH
Xiao Shibang jatuh ke lantai dia menggelepar- gelepar merasakan sakit yang teramat sangat. Xiao Ling yang melihat jadi menangis air matanya tidak mau berhenti.
HIK HIK HIK HIK
"Nona Muda Yue'er , TOLONG TUAN MUDA saya mohon! Tolonglah dia! Kasihanilah dia! Bantulah dia!" ucap Xiao Ling meratap.
Tak lama kemudian Xiao Shibang pingsan, Dia diangkat Xiao Ling dan dibaringkan diranjang. Xiao Yue langsung memeriksanya. Dia kaget matanya terbelalak dan mulutnya terbuka. Dan situasi itu cukup lamaa sampai Xiao Ling menepuk pundaknya.
"Nona, Kenapa malah beng'ong? Apa ada sesuatu sehingga Anda termenung? Kenapa sampai melamun?" tanya keheranan dari Xiao Ling kepada majikan cantiknya itu.
"Kakak sepupu telah sembuh, benar - benar sembuh. Seluruh racun yang ada di tubuhnya telah larut, saraf dan ototnya sudah tidak ada yang rusak, sudah sembuh meregeneratif dan aktif."
LIONTIN KEHIDUPAN
"Maksud Nona, Tuan Muda Xiao Shibang sudah bisa berjalan dan juga bisa melakukan aktifitas lainnya?" tanya keheranan dari Xiao Ling.
"Yup, Begitulah adanya! Akupun tidak percaya bila tidak memeriksanya sendiri! Aku jadi ingin membangunkannya dan ingin lihat reaksinya?"
"Eh... Saya juga penasaran? Ayo kita bangunkan? Nunggu sampai pagi ya kelamaen? Jadi tidak sabar?" Xiao Ling begitu bersemangat.
Xiao Yue dan Xiao Ling akhirnya membangunkan Xiao Shibang. "Shibang Gege bangun? Ayo jangan bobo dulu? Ada yang harus dilakukan dan di buktikan lebih dulu?"
Xiao Ling menggoyang - goyang tubuh Xiao Shibang dan tak lama kemudian terdengar suara...
EM.... AH....
Kedua mata Xiao Shibang terbuka dan kedua gadis yang menungguinya langsung tersenyum gembira...
***********