
" Array Perpindahan!" Ling Ling membuat pola rumit di udara kemuduan tercipta sebuah gambar pola Array Perpindahan di udara yang berlahan mengeluarkan cahaya.
SET SET SET SET
Xiao Yue kemudian melimpot langsung ke tengah pola array yang bercahaya cemerlang itu kemuduan...
CLING
Xiao Yue sudah berada di dalam rumah sangat sederhana di kota Lingxiao. XiaoYue kini ada dalam kamar saudara sepupunya Xiao Shibang. Begitu di dekatnya Xiao Yue langsung mengeluarkan jarum - jarum emasnya.
" Teknik Yangyin!" Jarum langsung menanancap pada titik - titik fital kaki tak berapa lama di cabutnya jarum -jarum itu dan di dimasukan pada seember air jernih kemudian berubah keruh.
Diambilnya jarum -jarum emas dan di bersihkan kemudian dia tancapkan kembali pada kepala Xioa Shibang. Xiao Shibang yang tertidur seketika bereaksi dia terbangun dan menjerit kesakitan.
AAHHH
Xiao Yue tersenyum ketika matanya bertemu mata Xiao Shibang. Perawatannya dalam mengobati telah menunjukkan hasil yang memuaskan.
"Syukurkah Gege Shibang sudah bisa berbicara, walau lidah kaku untuk berbicara. Pengobatan terapi akupuntur ini memang sakit sekali bila menyentuh kepala. Jadi bertahanlah!" ucap Xiao Yue dengan mata yang berbinar.
Xiao Ling masuk membawa makanan yang memang dia masak khusus untuk Nona Mudanya Xiao Yue. Di letakkan makanan pada meja dekat ranjang.
"Nona, sekarang Tuan Muda Shibang sudah bisa berbicara! Selanjutnya apa ada perubahan lagi dalam pengobatannya?" tanya Xiao Ling.
"Tidak! Tetap sama. Akupunturnya yang di tambah sekarang aku juga akan menerapi lidahnya agar lancar tidak kaku dan ini tidak sakit!" jawab xiao Yue.
"Dan untuk lidah satu atau dua kali terapi akupuntur, itu sudah lebih dari cukup," Xiao Yue kembali berkata .
Setelah mencabut jarum -jarum emas yang ada di kepala dan juga merendam jarum emas serta membersihkan baru tahap selanjutnya lidah di terapi dengan akupuntur Teknik Yangyin.
"Gege Shibang! Keluarkan lidahnya! Pengen sembuh seperti sedia kala bukan? Jangan malu! Ayo makin cepat makin baik! Karena waktuku juga tidak banyak?" ucap Xiao Yue.
Dengan malu -malu Xiao Shibang mengeluarkan lidahnya dan Xiao Yue langsung saja bertindak menarik lembut lidah Xiao Shibang agar terjulur keluar. Dan tanpa membuang waktu lidah itu sekarang penuh jarum emas.
"Hmm, cuman hari ini aja lidahnya diterapi cukup sekali dan nanti sore sudah bisa bicara lebih baik lagi"
"Xiao Ling siapkan segera ramuan untuk berendam dan masalah pil tetap sama!" ucap Xiao Yue.
"Te - te - teri -ma ka - ka - sih Yu - Yue' er!" ucap Xiao Shibang memandang penuh suka cita pada Xiao Yue Karena mau merawat dan juga bersediah mengobati dirinya
"Sama - sama Gege! Besok Yue 'er kembali lagi kesini melanjutkan terapinya! Jangan lupa menuruti apa kata Xiao Ling! Sekarang Yue' er pergi dulu ada urusan!" ucap Xiao Yue bergegas meninggalkan kamar Xiao Shibang.
Begitu di luar Xiao Yue langsung membuat pola Array Perpindahan dan sekejap saja sudah berada di dalam kamarnya. Bersamaan dengan...
TOK TOK TOK
Terdengar pintu di ketuk oleh seseorang, tanpa membuang waktu segera saja di bukanya pintu kamarnya.
"Hehe... Saudari Xiao Yue! Ayo ikut, aku butuh bantuanmu? Aku sudah bilang sama pelayan kalau kita pinjam sebentar dapurnya?" Xiao Yubi bicara sambil menarik tangan Xiao Yue agar mengikuti kemana dia pergi.
"Pinjam dapur? Untuk apa? Memangnya kita lagi butuh dapur? Kenapa harus dapur?" Banyak pertanyaan di kemukakan oleh Xiao Yue kepada Xiao Yubi yang bertingkah aneh.
Keduanya kini sudah berada didapur Pavilium Losmenling. Xiao Yubi berkata, "Bantu aku masak makanan enak buat Xiao Hangbi dan Xiao Low! Sebagai rekannya kita harus memberi mereka semangat, merekakan dalam masa pemulihan."
"Ooh... Jadi ini semua buat Xiao Hangbi? Malang benar kau Xiao Low diikut-ikutkan! Bersiaplah dirimu jadi kambing hitamnya!!" Gumam lirih Xiao Yue.
"Kamu bicara apa saudari Xiao Yue? Maaf tidak kedengaran!"
"Ehh, Hehe tidak bicara apa- apa! Mau masak apa? Ayo kita selesaikan dengan cepat?" ucap Xiao Yue sambil mengambil sayuran yang ada didepannya segera saja dia potong-potong.
"Ikan bakar manis, Ayam bakar pedas dan Sup!" jawab Xiao Yubi.
Satu jam mereka berdua berkutat di dapur dan sekarang hasil karya mereka telah di gelar di atas meja dan di makan bersama- sama.
"Kenapa masakan ini rasanya tidak seperti biasanya? rasanya asiin sekali? seperti makan garam saja?" ucap Xiao Hangbi ketika mencicipi satu suapan.
"Gila asiiin banget!" ucap Xiao Qing dan mengambil makanan yang lain. "Rasanya aneh! Bukan ikan bakar manis tapi ini manisan ikan."
"Ehm...Ehm!"
"Cman ini yang bisa dimakan sup. Rasa sup-nya enak! Kalian tidak salah pesan makanankan? Kalian beli di mana makanan seperti ini? Tanya Xiao Low kepada dua gadis yang ada di hadapannya.
"Parah banget ini yang masak kalau dia wanita tidak pantas jadi seorang istri!" Xiao Hangbi berkata serius.
"Uhuk ... Uhuk!"
Wajah Xiao Yubi jadi merah mendengar ucapan teman -temannya maksud hati membuat kejutan tapi tak sesuai harapannya.
"Pelayan kami pesan makanan terbaik tolong segera kirim kesini dan tolong singkirkan makanan yang ada di hadapan kami!" ucap Panutua 2.
"Maaf!" Xiao Yubi segera mengepalkan tinju depan dada sambil sedikit membungkuk serta kedua matanya berkabut langsung lari menuju lantai dua kamarnya.
Ke lima laki - laki itu kaget dan menandang kepergian Xiao Yubi. " Kalian ini tega sekali! Panutua juga kenapa malah ikutan! Menyuruh pelayan untuk membuangnya? Kedua makanan itu hasil karya susah payah saudari Xiao Yubi! Dia bermaksud membuat kejutan!" ucap Xiao Yue memberitahu mereka.
"Dari tadi aku sudah memberi isyarat tapi koq ya tidak ada yang faham! Sekarang kalian rayu dia! Bentar lagi kita berangkat ke Pavilium Gun Ling."
Ke lima lelaki saling pandang baik itu yang tua maupun yang muda. Akhirnya memutuskan Xiao Qing yang akan membujuk Xiao Yubi.
Xiao Qing berdiri dan melangkahkan kaki baru satu langkah sudah di hentikan oleh Xiao Yue. "Tunggu...! Biar Saudara Xiao Hangbi saja yang merayu! Sebagai ketulusan minta maaf dari kata - kata yang sangat kasar tadi! Sebagai perempuan hàtinya pasti terluka? Saudara Xiao Hangbi kami percayakan saudari Xiao Yubi padamu!"
Xiao Hangbi langsung saja naik ke lantai dua. Pelayan Pavilium Losmenling datang membawa hidangan yang di pesan dan menatanya di meja. "Silakan di cicipi masakan kami, bila ada keperluan yang lain Anda bisa memanggil saya!" ucap pelayan tersenyum ramah.
*******