XIAO YUE

XIAO YUE
Chapter 46



Begitu nyampek rumah Xiao Yue langsung aja masuk kamarnya untuk membersihkan tubuhnya yang bau keringat. Tak berselang lama dia keluar kamar menggunakan hanfu putih berendah ungu menemui anggota keluarganya. Di carinya mereka di tiap ruangan tapi tak di ketemukan, akhirnya kakinya melangkah ke halaman belakang tepatnya kebun bunga.


"Aih.... Ayah , ibu dan paman sejak tadi Yue'er cari - cari dak taunya kumpul di sini", kata Xiao Yue melihat ke tiganya. "Ohh ..Ganti suasana makan malamnya , boleh jua !"


"Sekali - kali kita makan bersama di bawah sinar rembulan seperti ini," ucap Xiao Shin.


" Paman dengar dari ayahmu kalau turnamen Lingcup di ajukan pelaksanaannya dan kalian akan berangkat 2 hari lagi!" kata Xiao Shiba kepada keponakannya, " Lalu bagaimana dengan pengobatan Shibang'er! Jujur saja Paman jadi tidak tenang, apakah pengobatannya harus di akhiri sampai menungguh kamu kembali dari turnamen Lingcup?"


" Ehh.. Yaa tidak lah paman Xiao Shiba! Pengobatan kakak sepupu tetap di lanjutkan. Bukankah aku sudah bilang kalau Xiao Ling yang akan mengurus semua keperluannya, jadi paman tidak perlu merasa risau percayakan semuanya kepada kami".


" Ohh ya, gimana sama rumah yang akan menjadi tempat pengobatan kakak sepupu sudah berhasil di dapatkan ? " tanya Xiao Yue.


" Itu masalah kecil, rumahnya sudah di dapatkan berada di pinggir kota Lingxiao. Besok pagi sekali kita berangkat ke sana", Xiao Shin menjawab.


"Emm..Apakah ayah tau sebabnya kenapa turnamen LINGCUP di majukan? Ini mendadak banget?" tanya Xiao Yue melirik ayahnya Patriak Xiao Lang.


"Menurut kabar yang ayah dapatkan itu semua di karenakan tuan Putri Ling Shi Wen akan menikah dengan Panglima Chu Fang dan kabarnya yang memenangkan turnamen 1 sampai 5 bakal jadi tamu kehormatan", ungkap Patriak Xiao Lang.


Sambil terus berbincang, makanan yang mereka santap pun lambat laun akhirnya habis. Xiao Yue undur diri lebih dulu karena ada kerjaan yang harus di selesaikannya.


Masuk ke dalam kamar dia langsung ke ruang Gelang semesta, begitu sampai dia menuju perpustakaan mengambil perkamen array perpindahan. Di baca dan pahami serta di hafalkannya isi perkamen.


"Uhh... Ternyata sulit dan susah sekali array perpindahan ini! Ternyata lebih rumit dari perkiraanku. Emm ...Aku harus ekstra mempelajarinya! Aku tidak boleh gegabah dan ceroboh." ucap Xioa Yue dalam hati.


Tak terasa tiga hari telah berlalu di dalam ruang Gelang Semesta. Xiao Yue masih saja berkutat dengan perkamen array perpindahan.


"Aih... Pantas aja harga jimat transportasi perpindahan mahal bingit , jua orang yang bisa menguasai array perpindahan sedikit . Lah..Ini luar biasa rumit! Untungnya, aku ini mudah menghafal dan mengingat jadi bukan masalah yang besar jua." ucap Xiao Yue dalam hatinya.


Setelah dirasa cukup, mulai lah Xiao Yue mencoba membuat array perpindahan dari perpustakaan ke kebun sumber daya. Segera tanganya membuat pola - pola rumit di udara dan terbentuklah gambar pola array perpindahan atau array ruang di udara. Tak sampai lima menit gambar pola array perpindahan perlahan mengikis dan menghilang.


Set..Set..Set..Set


Tak putus asa di ulangnya lagi membuat pola - pola rumit di udara kemudian terbentuk gambar pola array perpindahan mengambang di udara dan kembali lagi mengikis dan menghilang dengan kurun waktu sedikit lebih lama dari percobaan pertama.


Xiao Yue senang sekali berhasil menguasai array perpindahan. Dia berjoget ria meluapkan kegembiraannya. Dengan array perpindahan sekarang dia bisa bolak balik guna merawat kakak sepupunya, jarak bukan lagi masalahnya.


Set...Set...Set..Set


Xiao yue membuat pola- pola rumit di udara dan kemudian tercipta gambar pola array perpindahan mengambang di udara dengan cahaya redup, segera saja Xiao Yue melompat menembusnya dan pindah ke peraduannya, di rebahkan tubuhnya di ranjang empuk dan tak lama kemudian dia terlelap.


Xiao Yue bangun saat sinar matahari masuk ke peraduannya, dan segera keluar dari ruang Gelang Semesta setelah selesai mandi.


Begitu Xiao Yue keluar kamarnya dia di samput ibu dan pamannya yang telah menungguh dirinya di depan pintu.


"Ayo berangkat , kita tidak punya banyak waktu karena nanti kamu harus latihan bersama teman-temanmu lagi untuk menjadi tim yang solid dan kuat." ucap Xiao Shin.


Udara dingin menemani Xiao Yue, Xiao Shin , Xiao Shiba saat meninggalkan rumah Patriak Xiao Lang berangkat menuju tempat Xiao Shibang di rawat.


Whuuus...Whuuus


Mereka segera saja melompat dan berlari ke arah gerbang Klan Xiao. Ketika sampai gerbang Klan Xiao Shin berbicara sama penjaga gerbang dan tak lama gerbang pun terbuka mereka langsung melanjutkan perjalanannya.


Satu jam akhirnya nyampek , Xiao Ling ternyata telah menunggu di teras rumah. Tanpa basah basih Xiao Yue langsung masuk rumah dan menuju ke tempat Xiao Shibang.


Di lihatnya Xiao Shibang yang berbaring di ranjang, Xiao Yue mendekat mengarah pada telapak kakinya. Di keluarkannya jarum emas dari kotak kecil, "Teknik Akupuntur Yangyin!" Dialirkan energi Mana pada jarum - jarum emas dengan cara bolak -balik.


Di tancapkan semua jarum emas pada titik - titik vital di telapak kaki dengan perlahan dan tepat.


"Makan pagi sudah saya siapkan, silakan Tuan, Nyonya dan Nona untuk bersantap", Ucap Xiao Ling memandang tiga orang yang berdiri di depannya.


"He..He tau aja kalau Nona kamu ini lagi kelaparan!" ucap Xiao Yue melirik pelayan setiannya . " Tapi nunggu mencabut jarum baru aku akan makan, Ling'er ! Ohh.. Ya, siapkan ember berisi air dan segera bawa sini."


*********