
Dua anggota Tim Klan Ye sudah menyerah. Tapi tiga anggota tersisa yang sedang terkurung dalam Array Kurungan Gila tidak mau menyerah.
"Pengecut? Lepaskan kami? Dasar pecundang?" ucap gadis berkepang dua penuh amarah.
"Haha... Pengecut katamu? Memangnya dari tadi kami lari atau sembunyi! Hehe... Lepaskan katamu? Kalian punya kemampuan dan kekuatan hancurkan Array Kurungam Gila-nya! Hihi... Pecundang katamu? Hai... Kami yang memperdayamu, Kalian tawanan kami!" ucap Xiao Yue panjang lebar.
"Tidak ada tipu muslihat disini, jadi menyerah sajalah? Tidak ada guna kalian melawan! Jangan sampai toleransi kami habis?" ucap Xiao Low mempertegas keadaan.
"Itu hanya terjadi dalam mimpimu? Kami tidak akan menyerah sampai kapanpun! Hahahaa.."
"Silahkan tunggu kami sampai puaaas! Kecuali.. Kalian lepas kami! Kita bertarung satu lawan satu!" ucap Ye Chuliang pada Tim Klan Xiao.
"Bagus... Pilihan luar biasa! Justru dari tadi ini yang aku harapkan! Aku menantinya dengan tidak sabar? Dasar orang - orang bodoh! Jadi tawanan banyak tingkah," ucap Xiao Yubi emosi pada anggota Tim Klan Ye.
Xiao Yue memberi isyarat kepada Xiao Low. Dan senyum mengembang di wajah Xioa Low begitu melihat isyarat dari Xiao Yue.
Xiao Low membuat pola rumit diudara , "Array Pertahanan Semu!" Anggota Klan Xiao yang lain langsung saja mangambil ancang ancang memulai serangan secara berkelompok.
"Jurus Pedang Hati Beku!" "Jurus Pedang Sejuta Pedang!" "Jurus Pedang Kilat!"
Ketiga anggota Tim Klan Xiao yaitu Xiao Yubi, Xiao Qing Dan Xiao Hangbi menyalurkan Energinya pada pedang dan diarahkan langsung ke Array Pertahanan Semu.
Sementara Tim Klan Ye bersiap menerima serangan. Semula tim Klan Ye berpikir mereka bebas dari kurungan ternyata tidak, mereka masih aja terkurung.
Ketiga serangan dari tiga anggota Klan Xiao menembus dan masuk ke dalam array. Sedang serangan balasan dari tim lawàn yaitu Klan Ye tidak bisa dan mampu menembus array dan serangan itu kembali memantul. Mengakibat Ke tiga anggota Tim Klan Ye pontang -panting menghindari bukan hanya serangan lawan tapi juga serangannya sendiri.
WHUUS BRAAK CLASH AAHHH
BRAAK JLEP JLEP AAHHH
Tak berapa lama kemudian terdengar jeritan jeritan yang menyayat hati dari dalam Array Pertahanan Semu. Mereka bertiga terluka cukup parah karena pihak Tim Klan Xiao mengulang serangan yang sama sebanyak dua kali dengan jedah yang singkat.
Ye Chuliang dan dua rekannya tergeletak berdarah tak bergerak dan wasit langsung menghilangan array yang mengurung mereka juga mengumumkan pemenang pertandingan adalah Tim Klan Xiao atau nomer 8.
Xiao Qing dan teman- temannya turun dari arena dan kembali ke tempat Panutua Klan Xiao berada. Bersamaan dengan pengumuman pemenang dari arena 1 yaitu nomer 14 atau Tim Klan Chu.
Panitia Turnamen Lingcup memberi waktu istirahat bagi pihak yang maju putaran final. Pertandingan final akan dilaksanakan setelah dua jam. Antara nomer 8 Tim Klan Xiao dan nomer 14 Tim Klan Chu.
"Bagus... Kalian maju sampai final! Juara satu atau dua tidak masalah. Kalian sudah membawa nama Klan Xiao menjadi lebih bersinar!" ucap Panutua 2.
"Apakah ada yang mau camilan? Sambil makan biar tidak jenuh menungguh!" Ucap Panutua 5 sambil mengeluarkan aneka makanan dari cincin dimensinya.
Mata Xiao Yue dan Xiao Yubi langsung bersinar melihatnya, "Aih... Ada Tanghulu, Wonton , Kue Keranjang, Bakpow, Pangsit dan Tahu Busuk ."
"Panutua terima kasiiih! Sering - sering aja, biar makin gendut saudari Xiao Yubi!" ucap Xiao Yue tertawa riang.
"Apa gendut? Eh... Aku gemuk? Jadi Aku gembrot! Tak jadi makan camilan! Harus jaga penampilan!" Ucap Xiao Yubi langsung menjauhkan makanan itu dari dirinya.
"Jangan lihat aku seperti itu? Nanti bisa jatuh hati sama aku? Aku tidak mau salah satu dari kalian bertiga." Kata Xiao Yubi tegas.
"Ck, siapa jua yang mau sama kamu? Kamu itu tidak menarik? Wajah kamu aja standart Sangaaat jauh dari kreteria diriku?" ucap Xiao Hangbi sadis.
"Haha.... Saudara Xiao Hangbi dan Anda Saudari Xiao Yubi, Kalian terlihat serasi! Cucok kalau dari pengamatanku sih...." ucap Xiao Low melirik kedua rekannya itu.
"Yup benar sekali!" Ucap Xiao Qing dan Xioa Yue bersamaan. Keduanya kemudian tertawa meihat ekspresi Xiao Yubi dan Xiao Hangbi.
"Haha... Haha.... Haha...!"
Waktu terus berjalan tak terasa istirahat yang di berikan oleh panitia penyelenggara Turnamen Lingcup berakhir. Panglima Kerajaan naik ke podium dengan suara yang dikeraskan, sehingga seluruh penonton mendengar apa yang di ucapkan oleh dirinya. "Final Turnamen Lingcup tahap pertama tanding secara Tim antara Tim Klan Xiao nomer 8 dengan Tim Klan Chu nomer 14 dimulai... Silakan pada kedua tim menuju arena pertandingan."
Sekarang di tengah Pavilium Gun Ling cuma ada satu arena. Arena - arena yang lain telah menghilang. Arena tanding sekarang lebih luas dan Seluruh penonton terpusat pada satu area.
Kedua tim segera saja melesat ke arah panggung turnamen dan tim Klan Chu mendarat lebih dahulu kemudian disusul tim Klan Xiao.
WHUUS WHUUS WHUUUS
Begitu kaki mereka menyentuh lantai area panggung pertandingan, wasit mengaktifkan Array disekitar panggung yang berfungsi melindungin penonton dari serangan kesasar peserta yang bertanding.
"Ingat peraturan tandingnya! Kalian sudah siap! MULAI" ucap wasit pertandingan.
"Salam dari kami Tim Klan Xiao! Mohon di bimbing!" ucap Xiao Qing memakili teman -temannya sambil menangkupkan tinju di dada sebagai penghormatan diikuti rekan timnya.
"Salam juga dari kami Tim Klan Chu! Mohon beri pertunjukan yang bagus!" ucap Chu Yuan sebagai pimpinan tim mengepalkan tinju didada diikuti rekan timnya.
Kedua tim langsung memasang kuda - kuda siap melancarkan serangan baik Tim Klan Xiao apa Klan Chu berinisiatif menyerang duluan hingga...
TAANG BRAAK BLAAR
BRAAK BOOM
Kedua kekuatan yang mengandung Energi Mana saling bentrok di udara dan terjadi ledakan besar. Kekuatan itu seimbang.
"Haha ... Bagus! Kalau seperti ini kalian bisa memuaskan kami!" kata Chu Yuan puas.
"Hehe... Sepertinya akan menjadi menarik melawan kalian! Woiii jadi makin bersemangat..." ucap Xiao Qing matanya berbinar.
" Kurung mereka! Gunakan Array Perisai Penyerangan? Kita akan tunjukkan pada mereka ahli Array yang sesungguhnya!" Kelompok Klan Chu membuat pola di udara dan mengurung semua anggota tim Klan Xiao.
Tim Klan Xiao dalam kurungan yang berbentuk kubah dan Array Perisai Penyerangan tidak jauh beda sama Array Pertahanan Semu dimana pihak pembuat Array bisa menyerang dari luar dan bisa menentukan dimana saja serangan itu keluar di dalam Array. Sedangakn pihak yang di kurung hanya bisa bertahan jangan sampai badan terkena serangan.
*******