
" Aih...Rupanya aku tidak perlu menambah jenis tanaman lagi, ini jua sudah banyak macamnya berarti aku cukup menambah sumber daya alam Ikan Pelangi dan Ikan Muntiara saja! " pikir Xiao Yue.
Diamatinya seluruh ruang gua bawah tanah yang perna dia tinggali itu dengan teliti. Tidak ada yang berubah semua masih tetap sama seperti saat dia meninggalkan Goa bawah tanah.
" Ternyata ayah dan ibu tidak merubah apa pun yang ada di sini , mereka membiarkan tetap sama seperti aslinya! Dan aku pun sangat suka bila tempat ini tetap terjaga keaslianya," ucap Xiao Yue dalam hati.
Berjalan perlahan Xiao Yue mendekati kolam kecil, tepat di pinggir kolam dia memperhatikan ikan yang berenang.
Tak lama berselang di salurkannya energi Mana pada Gelang Semesta. Sekejap saja Xiao Yue sudah berada di ruang Gelang Semesta tak jauh dari Danau kecil kemudian Xiao Yue melangkahkan kakinya menuju danau kecil, tepat di pinggir Danau kecil dia langsung melompat terjun.
Byuuur
Dia berenang dan main air setelah puas baru dia menyelam kedalam danau untuk menangkap Ikan Kristal dan Ikan Pelangi. Pertumbuhan ketiga ikan sangat pesat ada banyak sekali bibit ikan yang tumbuh kembang terlihat cocok dengan lingkungan Danau spiritual.
Di giringnya sekelompok ikan di antara karang dan tumbuhan air , ketika ikan berada di sekitar badannya dengan jarak satu meter kubik dia segera saja menyalurkan Energi Mana pada Gelang Semesta dan sekejap mata dia uda berdiri di pinggir kolam kecil dan ikan yang tergiring itu sekarang pada menggelepar di tanah di sekitar kakinya dan tak membuang waktu ikan - ikan itu dia ambil dan lemparkan ke kolam kecil.
Kegiatan itu di lakukan Xiao Yue dengan mengulang sebanyak dua kali. Selanjutnya Xiao Yue mengganti hanfu yang basah dengan hanfu yang baru. " Kruyuk.... Kruyuk.." Terdengar suara dari perut Xiao yue. "He..He .. , perut aku lapar, aku tadi langsung berangkat ke Hutan Xiaoying tanpa makan pagi bersama! Emm, aku panggang aja ikan dan untungnya ada buah di cincin dimensi walau pun adanya hanya Apel saja , tapi itu udah lebih dari cukup mengganjal perut aku," ucap Xiao Yue.
Ikan yang di panggang telah matang sempurna tanpa menungguh dingin Xiao Yue segera saja melahapnya walau dengan cara tiup - meniup. Usai makan ikan Xiao Yue baru menggigit buah apel yang tersimpan di cincin dimensinya.
" Ah... Puas perut aku jadi kenyang ! Saatnya meninggalkan Goa bawah tanah dan melanjutkan tujuan aku mencari binatang monster bertipe api," kata Xiao Yue dalam hati.
Whuuuus
Tanpa membuang waktu langsung saja dia melompat melayang ke atas lubang goa dan ketika hampir mendekati lubang keluar dia mengangkat tangannya membuat gerakan membuka array ..
Hap-‐
Akhirnya menerobos lubang dan melayang sebentar di atas bunga Melati Langit dan hinggap di bebatuan disebelahnya. Tak lupa Xiao Yue segera saja menutup lubang itu dengan array.
Xiao Yue melanjutkan perjalananya masuk semakin dalam Hutan Xiaoying lapisan 5 di sini pohon - pohonnya lebih besar dan lebih rindang pencahayaan matahari masih cukup menyinari di lapisan 5 ini.
Auuung ...Auuuung
Xiao Yue mendengar lolongan Serigala tak jauh dari jalan yang di tempuhnya. Dan dia berfirasat bakal berpapasan dengan Serigala. Ternyata filingnya benar dari balik semak- semak berduri keluar kawanan Serigala Merah .
Serigala Merah yang tingginya 2 meter dengan bobot ribuan kilogram memamerkan gigi- giginya yang runcing seperti pedang tajam. Serigala Merah berjumlah 3 ekor yang menghadang dan mengepung Xiao Yue.
Whuuus.... Braack
Auuuung
Kraaak.... Bleng
Ketiga Serigala Merah menggeram menunjukkan giginya untuk mengintimidasi musuhnya dan kembali melakukan serangan kepada Xiao Yue dengan cakar tajam yang mengandung kekuatan angin.
Xiao Yue mengambil pedang dari cincin dimensi, pedang yang dia dapatkan karena juara 1 dari Triluardam. Di alirkan energi Mana pada pedang " Jurus Pedang Bintang!" Pedang diayunkan bias cahaya samar melaju dengan cepat dan ganas menghadang kekuatan angin dari depan.
Braack.... Craaash
Auuuung... Craaash
Benturan terjadi mengakibatkan Serigala melayang menabràk pohon sementara bias cahaya samar setelah terjadi bentrokan memecakan diri menyerang dua serigala terdekat dengan telak dan Xiao Yue memanfaatkan situasi itu dengan menghabisi kedua Serigala Merah.
Jlep..Jlep..Jlep
Sekarang tinggal satu Serigala kemungkinan pemimpin kawanan, dia menggeram marah melihat anggotanya tewas. Serigala Merah itu melompat ,menerkam ,menerjang dengan kekuatan angin menderu tapi dengan mudahnya Xiao Yue menghindarinya mungkin karena tingkat kultivasi Serigala masih dibawa Xiao Yue.
" Jurus Pedang Bintang!" Di biaskan lah bias cahaya samar sehingga silau kemudian di serangnya lah serigala yang bergerak walau mata tertutup tapi kurang cepat menghindar sehingga bilah pedang mampu melukai beberapa bagian tubuhnya dengan telak, dalam , dan panjang.
Jleep....Craaash
Darah merembes keluar dari luka - luka yang di sebabkan oleh Xioa Yue, Serigala masih berusaha berdiri tapi tak lama kemudian roboh ke tanah . Xiao Yue mendekatinya dan menebaskan pedang untuk membunuhnya.
Xioa Yue membelah perut para Serigala guna di ambil inti binatangnya. " Lumayan dapat 3 inti binatang level 3, Body Kapten puncak tipe angin," pikir Xioa Yue.
Dia pun melanjutkan perjalannya berburu hewan monter dengan masuk semakin dalam ke dalam hutan. Berapa kali Xiao Yue bertemu binatang buas tapi tak satu pun yang bertipe api.
Sekarang Xioa Yue merubah strategi atau cara tuk mendapatkan binatang buas atau monster bertipe api dengan jalan menyusuri hutan lewat sumber air.
Plung...Byur...Jebur
" Eh... Ada yang main air , tapi siapa ... Manusiakah? Binatang buas kah? He..He apa salahnya bila mengintip dari pada penasaran! " ucap Xiao Yue dalam hati.
Xiao Yue mencari dari mana asal suara, setelah memastikannya dia pun mendekat dengan perlahan dan hati - hati jangan sampai ketahuaan, dia sembunyikan hawa keberadaannya kemudian bersembunyi di belakang pohon besar.
Dari tempatnya bersembunyi dia bisa melihat jelas binatang apa yang lagi bermain air " Ohh, kirain main air ternyata ikan itu lagi terjebak di kubangan akar pohon dan ingin kembali ke habitatnya," ucap Xiao Yue sambil terus melihat ikan itu .
Dan tiba- tiba dia menjerit, " Aaaaa.... Tidak mungkin! Tidak mungkin.... Ini pasti ilusi! Yang benar saja item sumber daya alam rajanya golongan Ikan Mana ada di sini di Hutan Xiaoying dan sekarang ada di hadapanku !" gumam Xiao Yue tak percaya.
********