XIAO YUE

XIAO YUE
Chapter 201



Pagar benteng yang terbuat dari Mana itu bergetar sangat kuat dan cepat sehingga akhirnya terjadi retakan yang memanjang hampir pada seluruh pagar benteng kemudian hancur dan lenyap.


" Ehh... Apa yang terjadi? Kenapa bisa begini! Oh tidak.. , jimat Arrayku hancur!"


Chu Li Chan keheranan dan juga bingung dengan kejadian yang ada di hadapannya ini. Dia tidak mengerti kenapa hanya dari akibat efek kejut ledakan, bisa menghancurkan Jimat Array-nya. Padahal yang dia gunakan bukan jimat Array pasaran.


WHUUUUS BUUUK AUUHHH...


Tiba tiba tubuh Chu Li Chan terhempas dengan sangat cepat dan kemudian jatuh terlentang di tanah dengan telak. Jeritan kesakitan pun terdengar saat Chu Li Chan tubuhnya mendadak tersayat dan tergores begitu saja. Apa lagi tulangnya juga rasanya ada yang patah.


" Ehh ....! Ini kenapa bisa? Da .. Darah? A... Aku terluka! " ucap Chu Li Chan mendadak bleng.


Warna merah mulai merubah hanfu yang di kenakan Chu Li Chan baik itu dari arah depan mau pun belakang. Darah segar juga mengalir dari sudut bibir Chu Li Chan, yang berusaha di hapusnya dengan menggunakan ujung jari jempolnya. Dan luka yang dialaminya pun cukup banyak membekas di tubuhnya.


Cukup lama lelaki paruh baya itu baru tersadar. Dengan cepat Chu Li Chan bangun dengan cara melompat dan kemudian berdiri dengan sedikit gemetaran.


Chu Li Chan segera mengambil pil dari cincin dimensinya dan langsung menelan dua pil untuk memulihkan kondisi tubuhnya.


Sementara itu Xiao Yue bangun dari posisinya yang tengkurap dengan menghentakkan tangannya ke tanah dan kemudian berdiri dengan tegak. Kondisi gadis cantik itu baik- baik saja, tidak ada satupun luka yang dialami olehnya.


" Aih.. Hanfuku jadi kotor." Xiao Yue seketika itu juga membersihan hanfunya dengan menepuk -nepuk hanfu yang di kenakannya tapi matanya tetap fokus pada musuhnya.


Chu Li Chan memandang Xiao Yue, mulutnya terbuka lebar, matanya melotot seperti mau keluar melihat bocah kecil itu segar bugar.


"Hah... Tanpa luka! Seranganku tidak mampu membuat bocah itu terluka! Bagaimana mungkin hal ini bisa terjadi? Aku tidak percaya ini!"


Apa lagi Xiao Yue itu tanpa menggunakan perlindungan sama sekali, beda dengan dirinya yang memakai jimat Array pertahanan. Mana mungkin akal sehat Chu Li Chan bisa menerima semua itu.


Sedangkan Xiao Yue yang melihat lawannya masih shock, langsung memanfaatkan situasi, dengan segera gadis cantik itu melesat dengan kecepatan penuh.


" Teknik Langkah Bintang!" gumam Xiao Yue sambil berzig zag mendekat.


WHUUUUS


Sekejap saja gadis cantik itu sudah ada di depan Chu LI Chan. Di ayunkannya Pedang Mawar Kematian menebas tubuh lelaki itu dengan kecepatan tinggi.


WHUUUUS


Chu Li Chan kaget, dengan buruh - buruh dia mengangkat pedangnya menghadang laju pedang.


TANG KRAAK TING KRAAK


Dua sampai tiga benturan, Pedang Chukuyan yang di pegang Chu Li Chan tidak mampu lagi menahan ke tajaman dan kedahsyatan bila pedang Mawar Kematian sehingga putus.


"Ohh.... Tidaaak, pedang peninggalan guruku!" jerit Chu Li Chan saat pedang di tangannya putus menjadi tiga bagian.


Setelah memutuskan pedang Chukuyan lintasan pedang Mawar Kematian langsung membelok dan mengarah pada lehar Chu Li Chan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...