
Perlahan cahaya yang berbentuk prisma yang besar itu mulai menghilang tanpa jejak. Xiao Yue puas melihat hasil kerjanya.
Karena penasaran, Xiao Qing bertanya pada Xiao Yue, "Apa yang kau lakukan Xiao Yue? Kenapa harus memasang array di tempat ini?"
"Karena kita tidak tahu kapan musuh tiba- tiba datang menyerang. Lebih baik kita membuat persiapan! Kapan pun mereka datang tidak masalah, karena kita sudah siap!" jawaban Xiao Yue atas pertanyaan dari Xiao Qing.
Sambil tersenyum Xiao Yue kembali berkata , "Jadi bukan hanya kamar ini yang harus di lindungin dan di jamin aman, tapi juga kamar- kamar yang lainnya. Lebih tepatnya kamar - kamar yang kita pakai. Aku tidak mau di saat kita sedang enak- enaknya istirahat mala mereka bisa menyusup terus melukai dan menyakiti kita."
"Kau tadi menggunakan Array Perlindungan Ilusi!" Xiao Low berkata sambil menatap kagum Xiao Yue seolah baru mengenal saja.
Xiao Low kembali berucap, "Aku terkejut, tidak menyangkah, kau sudah bisa dan mampu menguasainya. Itu Array tingkat Master, pembuatnya teramat sangat susah dan luar biasa peliknya. Untuk sampai tingkat itu , aku akan mencapainya puluhan tahun lagi!"
"Yup... Hehe kau terlalu melebih -lebihkan! Kau juga nanti bakal mampu menguasainya! Karena itu salah satu keahlian yang kau kuasai! Kalau kamu mengasahnya terus, aku rasa tidak sampai puluhan tahun !" Komentar Xiao Yue kepada Xiao Low.
"Syukurlah ada ahli Array bersama kita, sehingga pertahanan dan keamanan jauh lebih terjamin. Apa lagi kita adalah target yang terbuka!" ucap Panutua 5 .
Obrolan mereka terpaksa harus di hentikan karena hari mampir tengah malam. Mereka bertiga wajib beristirahat sebab besok mereka kembali berlaga di Turnamen Lingcup.
Xiao Yue, Xiao Low dan Xiao Qing meninggalkan kamar Panutua 2 langsung menuju kamarnya masing- masing.
Ketika berada di dalam kamar Xiao Yue langsung mengalirkan Energi Mana pada Gelang Semesta. Dan dalam sekejap mata, Xiao Yue sudah berada di ruang Gelang Semesta. Dia tiba di depan rumahnya , langsung saja menuju ruang perpustakaan.
Xiao Yue berusaha membangkitkan semangatnya dalam mempelajari segel yang rumit dan pelik. Perlahan Xiao Yue membuka lembar demi lembar buku kuno.
Sampai akhirnya pada bagian segel kutukan. Xiao Yue memang dari awal sudah tertarik dengan segel kutuan. Dan sudah mempelajari dan menguasai beberapa kutukan
Dengan dirinya yang di jadikan buruan dan target Assassin Chubuang. Itu malah memicu dan memotifasi keinginannya untuk bisa dengan segera dan cepat menguasai semua segel kutukan yang ada di buku kuno.
"Beruntung, aku punya kemampuan mengingat segala sesuatu cukup sekali lihat saja. Aku akan mengekspor kemampuan daya ingatku itu!"
Xiao Yue mulai konsentrasi dalam membaca, memahami, dan menghafalkannya di luar kepala. Begitu dirinya paham langsung saja dia mempraktekkan teknik segel itu.
Tak terasa sudah tiga hari, Xiao Yue berkutat dengan segel kutukan. Dia juga selalu memakan ikan Rasyawi rajanya ikan Mana.
" Uuhh.., Akhirnya aku bisa menguasai penuh satu segel kutukan lagi. Haha... Rasanya senang bisa menguasainya. Ini nanti pasti sangat berguna sekali. Hehe... Aku puas, sangat puas malahan."
Xiao Yue tersenyum gembira karena berhasil. Tidak sia -sia dirinya mencurahkan segenap tenaga dan pikiran untuk bisa cepat menguasai segel kutukan.
Xiao Yue tak mau membuang waktunya, dengan segera mengalirkan Energi Mana pada Gelang Semestanya dan dalam sekejap dirinya kembali berada di kamar Pavilium Losmenling.
...****************...