XIAO YUE

XIAO YUE
Chapter 154



"Sudah jangan banyak omong! Konsentrasi saja untuk melihat pertandingan! Dan jangan melupakan apa yang menjadi tugas kita? " ucap Xiao Liu selaku pimpinan dari Merah Xiao.


Mendengar apa yang disampaikan oleh pimpinannya membuat semua anggota Merah Xiao langsung diam. Dan kembali konsentrasi melihat pertandingan yang saat ini berlangsung dihadapannya.


Semua anggota Merah Xiao hanya bisa berdecak kagum melihat bagaimana Xiao Yue bertanding. Apalagi saat para fans Xiao Yue mulai serempak mengumandangkan yel- yel yang mereka buat memang khusus untuk Xiao Yue.


Entah siapa yang membuat dan yang pertama kali memperkenalkan serta mengucapkan yel-yel itu, yang pasti yel - yel itu tidak berubah dari awal hingga saat ini.


Dan bunyi yel -yel itu adalah Hidup Xiao Yue, Hidup Xiao Yue, Hidup Xiao Yue, kalahkan musuh menjemput kemenangan menuju juara satu.


Pertempuran Xiao Yue dan Hu Chuwuan semakin sengit dan menegangkan. Sudah puluhan bahkan ratusan jurus telah mereka peragakan untuk saling menjatuhkan.


"Aih ... Kau gadis yang sangat tangguh!" ucap Xiao Yue tulus kepada lawan tandingnya.


Sambil menapakkan kakinya di lantai arena Xiao Yue kembali berbicara, "Senang sekali bisa bertarung melawan dirimu! Ini akan menjadi sebuah pengalaman yang sangat berharga bagiku."


Hu Chuwuan tidak langsung menjawab apa yang di ucapkan oleh Xiao Yue, gadis itu memandang lekat lawan tandingnya yang berdiri berhadapan dengan dirinya.


"Hem... Ternyata kemampuanmu melebihi dari bayanganku! Haha... Jadi makin bersemangat!"


"Aih... Benarkah! Baguslah kalau gitu!" Selesai berucap Xiao Yue langsung saja mengedarkan Energi Mana pada sekujur tubuhnya.


Kali ini Xiao Yue berinisiatif menyerang duluan. Diambilnya pedang yang dirinya simpan di cincin dimensinya.


Begitu pedang sudah dalam genggaman, dia tidak membuang- buang waktu, segera saja menyalurkan Energi Pedang pada bila pedang.


" Jurus Pedang Bintang!" Diayunkannya pedang Penuh Mana yang ada di tangannya melaju ke arah Hu Chuwuan.


Melihat lawannya mulai serius tentu aja Hu Chuwuan tidak tinggal diam. Dia pun mulai menyalurkan Energi Mana pada pedang yang telah di pegangnya.


Begitu serangan Xiao Yue mendekat dengan cepat dan ganas. Hu Chuwuan pun langsung bertindak menghadang serangan.yang datang itu.


"Jurus Pedang Kilat!" Hu Chuwuan mengarahkan pedangnya menebas dan memotong serangan yang datang itu. Sehingga...


BLAAAAR DHUUAAAR


Bunyi ledakan yang sangat dahsyat akibat dua kekuatan saling bertemu. Xiao Yue maupun Hu Chuwuan sama -sama terdorong mundur 7 langkah.


Begitu serangannya tidak ada efek yang berarti untuk Hu Chuwuan. Seketika itu juga Xiao Yue kembali menyerang dengan menambahkan kekuatannya sampai 90 %.


"Jurus Pedang Bintang!" Pedang yang di selimuti oleh Energi Mana mengeluarkan bias cahaya samar langsung menerjang kedepan.


"Jurus Pedang Kilat!" Pedang yang di selimuti oleh Energi Mana itu kemudian bercahaya dan perlahan lahan berubah. Pedang itu kini mampu mengeluarkan kilat yang menyambar seluruh arena tanding 3.


"Kali ini aku akan membuatmu tersingkir dari turnamen! Dan perjuanganmu mau tidak mau akan aku akhiri!" ucap Hu Chuwuan penuh dengan keyakinan.


" Ohh... Aku takut!" Xiao Yue berbicara sambil berpura - pura takut dengan menampakkan wajah datarnya. " Haha... Apa kau pikir aku akan diam saja ! Dasar Bodoh..."


Setelah selesai berbicara keduanya langsung mengarahkan pedangnya saling menyerang. Sehingga kedua kekuatan besar itu kembali lagi bertemu di udara.


DHUUAARR


BOOOOM


Begitu dahsyatnya akibat dari pertarungan itu. Bahkan serangan kejut yang di hasilkan langsung mampu merobek Array yang di pasang oleh yue.


Para penonton langsung menahan nafas saat Array perlundungan itu rusak mengakibatkan serangan kejutan dari dampak kekuatan yang beradu telah menyerang beberapa penonton.


Untungnya para panitia dengan sigap langsung mengatasi keadaan di bantu oleh beberapa panutua yang hadir menyaksikan jalannya pertandingan.


" Selamat, selamat! Hampir saja nyawaku ini melayang!" ucap penonton 1 melihat keadaan.


"Huh... Tinggal sedikit saja, Aku bakal bertemu dengan dewa kematian! Hihi aku masih belum siap!" kata penonton 4.


" Gila, Ini bukan lagi pertarungan generasi muda lagi! Ini luar biasa! Aku tidak menyangka keduanya sama-sama menakjubkan!"


"Untung panitia langsung tanggap! Sehingga korban dari penonton tidak sampai terjadi." ucap Penonton 5.


Array yang rusak segera di perbaiki oleh panitia Turnamen Lingcup. Sehingga Xiao Yue maupun Hu Chuwuan bisa kembali meneruskan pertandingan mereka yang sempat berhenti bentar.


"Pantas aja, kau begitu yakin dan percaya diri. Ternyata kemampuanmu lumayan tinggi! Namun sayang lawannya adalah aku!"


"Hehe... Keberuntungan yang sedang menaungi dirimu sebentar lagi tidak berguna karena aku akan segera mematahkan sayap mimpinya."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...