
Yun Tai Chan yang terlempar itu, tubuhnya menghantam telak lantai Pavilium Losmenling. Terdengar suara saat tubuh itu menghantam lantai.
BRUUUUK
Yun Tai Chan tergeletak tengkurap. Dia pun menyemburkan darah segar. Perlahan Yun Tai Chan menggerakkan tubuhnya. Dia berusaha bangkit, dengan kondisi tubuh yang gemetaran.
Begitu pun dengan Chu Yuchu, tubuhnya terlempar sejauh 5 meter dan punggungnya menghantam bangku yang langsung rusak.
Chu Yuchu segera melompat bangkit dari posisi terlentangnya. Begitu kakinya menginjak lantai dengan kokoh, tanpa membuang waktu, langsung saja Chu Yuchu mengedarkan Energi Mana pada tubuhnya untuk memeriksa badannya.
Kondisi Chu Yuchu masih lebih baik dari pada kondisi Yun Tai Chan. Chu Yuchu tidak muntah darah, badannya tidak ada yang terluka, masih segar bugar.
"Saudara Yun Tai Chan! Apakah kondisimu tidak apa- apa? Apakah kamu masih sanggup untuk bertarung?" terdengar suara Long Bayu menanyakan keadaan Yun Tai Chan.
Yun Tai Chan pun langsung menjawab pertanyaan dari Long Bayu. " Aku baik- baik saja! Aku masih sanggup menghadapinya! Jangan kwatir !"
"Hehe... Baguslah kalau begitu! Aku pun akan ikut bertarung bersamamu! Ayooo kita tunjukkan apa yang mampu kita lakukan kepadanya? "
"Ohh... Satu memang tidak mampu tapi kalau berdua gini, Aku yakin bisa memberinya pelajaran yang berharga!" ucap Yun Tai Chan penuh keyakinan.
"Ck, tidak ada bedanya bagiku! Baik itu satu atau dua sekali pun, kalian bukanlah lawanku! Haha... Impian kalian terlalu tinggi! Saatnya bagi diriku menyadarkan kalian dari mimpi yang sia -sia!" ucap Chu Yuchu kepada lawan tandingnya itu.
(" Ohh... tidak, waktuku tidak banyak! Aku harus ke Pavilium Gun Ling untuk ikut berduel! Tapi aku juga ingin melihat pertarungan ini, apa lagi aku belum mendapat informasi apa pun tentang Assassin Chubuang!" ) ucap Xiao Yue dalam hati ketika matanya melihat keluar.
Banyaknya masyarakat yang antusias untuk melihat dan menyaksikan pertandiangan kaum muda. Mengakibatkan banyak penonton yang tidak mendapatkan tempat duduk, secara otomatis akan berada di pelataran luar Pavilium Gun Ling.
Dan kalau itu terjadi, mereka tidak bisa melihat pertandingan itu dan hanya bisa mendengar cerita dari orang- orang yang masuk menyaksikan bagaimana jalannya pertandingan yang telah berlangsung.
"Sabarlah Tuan Muda, sedikit lagi! Saya rasa pertarungan ini juga akan habis - habisan. Dari pertarungan tingkat tinggi, kita juga bisa dapat mengambil manfaatnya! Ya contohnya meniru strateginya!" ucap Bay Langji kepada pemuda tampan itu.
Pada saat itu Yun Tai Chan dan Long Bayu telah mulai mengedarkan Energi Mana pada tubuh dan juga pada senjatanya masing - masing.
"Jurus Rantai Belenggu!" Rantai yang di pegang oleh Yun Tai Chan kali ini mengeluarkan cahaya ungu kemudian terbelah jadi lima cabang rantai yang bergerak liar saling tumpang tindih.
" Jurus Pedang Sebar Pisau!" Begitu pedang yang diselimuti oleh Mana menciptakan bukan lagi ratusan pisau Mana tapi kali ini ribuan pisau Mana berbagai macam ukuran. Baik itu besar, kecil, tebal, tipis, pendek dan panjang. Terbang melayang dan berputar - putar di udara.
Yun Tai Chan dan Long Bayu saling lirik seolah -olah memberi kode, apa yang akan mereka lakukan selanjutnya dengan gabungan ke dua kekuatan mereka.
Chu Yuchu pun tak mau ketinggalan. Begitu melihat lawan mulai mengambil ancang - ancang. Dia pun langsung mengalirkan Enargi Mananya pada Tombak kebanggaannya yang saat ini sedang di pegangnya.
"Jurus Tombak Ilusi!" Tombak itu pun langsung bersinar cemerlang menimbulkan bayang- bayang transparan yang mengurung area pertarungan.
Rantai Yun Tai Chan langsung menyerang dari bawah dua rantai berputar berlawanan arah mengelilingi Chu Yu Chu. Sedangkan tiga cabang rantai lainnya langsung menyerang tubuh Chu Yuchu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...