XIAO YUE

XIAO YUE
Chapter 138



Mereka yang tidak jauh dari Panutua Luwan segera mengelilinginya. Tentu saja mereka heran akan kondisinya. Bagaimana bisa hanya Panutua Luwan yang mengalami luka, sementara semua orang yang ada di sekitarnya, tidak ada satu pun yang terluka.


Kalau terkena dampak serangan, itu rasanya tidak mungkin, sebab adanya Array Pertahanan yang masih kokoh dan kuat.


" Ap... Apa yang terjadi dengan Anda Panutua? Bagaimana anda bisa terluka?"


Panutua Luwan tidak menjawabnya, dia masih saja memuntahkan darah segar. Walau dia sudah mengedarkan Energi Mana untuk menstabilkan kondisi badannya.


"Aneh...., ini sungguh aneh! Belum pernah ada kejadian seperti ini. Bagaimana mungkin menonton pertarungan dari jarak yang jauh, Array Perlindungan pun masih utuh. Koq bisa ikut terkena dampak serangan!" ucap penonton 6 bingung sekaligus heran karena hal ini. Baginya ini suatu peristiwa yang langka.


"Apa yang terjadi pada lelaki tua itu? Membuat diriku curiga! Panutua itu seolah-olah ikut terjun dalam pertarungan!"


"Haha... Dia pasti ikut dalam pertarungan itu! Aku yakin sekali! Lihatlah sekeliling, cuman dia yang ikut terluka, sama seperti pemuda itu. Bukankah itu sangat aneh dan mencurigakan! Aku rasa dari sini sudah bisa ditebak!" ucap lelaki tua penuh dengan keyakinan.


Xiao Low dan Xiao Qing merasa lega dan akhirnya bisa tertawa lepas, setelah melihat Xiao Yue memenangkan pertarungan itu.


"Haha...Xiao Yue menang! Dia telah berhasil menumbangkan lawannya! Luar biasaaa..."


Xiao Yue melirik sekilas rekannya. Selanjutnya memandang Liang Fuan dengan sudut bibir terangkat. Kemudian menoleh ke arah Panutua Luwan dengan sorot mata jijik.


Xiao Yue menghilangakan Array Perlindungan dan melesat ke arah Panutua Luwan berada. Begitu berada di hadapan Panutua Luwan langsung saja Xiao Yue menyerangnya.


WHUUUS BRAAAK AAHHH...


Panutua Luwan yang tidak siap akan datangnya serangan hanya bisa berteriak kesakitan dan tubuhnya terlempar menabrak pohon besar hingga kembali menyemburkan darahnya.


"Dasar pecundang! Bagaimana orang picik seperti dirimu bisa menjadi seorang Panutua! Kau tidak bisa memberi contoh yang baik! "


" Kalau kau memang ingin bertarung? Katakan saja! Tidak perlu pakai acara curang semacam itu! Kau orang tua yang sangat menjijikkan!" ucap sarkas Xiao Yue pada Panutua Luwan.


Mendengar apa yang diucapkan oleh Xiao Yue, membuat orang -orang yang semula ingin membantu dan menolong Panutua Luwan menjadi mencibir dan mengolok- oloknya.


"Apaaaa? Ternyata kau benar, Saudara! Tidak aku sangka... Dia ikut campur dalam pertarungan!" Lelaki tegap baju kuning berucap sambil menunjukkan ekspresi jijik.


"Ck, menjijikan! Aku pikir dia seorang yang sangat bermartabat ternyata semuanya hanya tipu muslihatnya saja!" ucap penonton 5 ikutan berkomentar.


Beda dengan Liang Yu Cha yang benar-benar teramat sangat shok dan terpukul mengetahui kenyataan ini. Dia benar-benar tak habis pikir, Bagaimana bisa Panutua yang terkenal akan kejujurannya bisa melakukan hal yang sangat memalukan seperti itu.


" Tidak, tidak ini tidak mungkin! Semua ini pasti bohong! Panutua Luwan tidak akan melakukan hal yang seperti itu!" ucap Liang Yu Cha yang merasa semua ini adalah mimpi.


Panutua Luwan yang tergeletak di bawah pohon besar berusaha untuk bangun dan berdiri. Walau dengan tubuh yang gemetar. Dia memandang Xiao Yue dengan amarah.


" Brengseeeek! Aku terlalu meremehkanmu! Uhh…, aku salah perhitungan!" ucap Panutua Luwan.


Panutua Luwan mengambil nafas panjang, semuanya sudah terjadi dan tidak bisa diulang kembali. Karena semua orang sudah terlanjur tahu kebenarannya. Jadi tidak ada gunanya juga berpura-pura.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...