XIAO YUE

XIAO YUE
Chapter 86



Darah mulai merembes keluar dari luka goresan di bahu yang agak dalam. Kemaharan Xiao Yue sudah tak terbendung lagi. Di buangnya pedang yang di pegang menancap di tanah.


WHUUS BRAAK AAHHH..


Pada saat bersamaan Xiao Low terlempar dan muntah darah sejauh tujuh meter. Dan lawannya kembali datang serta menendang lagi Xiao Low dengan keras penuh kekuatan hingga muntah darah kembali dan juga beberapa tulang yang patah.


Panutua 2, Panutua 5, Xiao Qing dan Xiao Low yang melihat kearah utara kaget bukan main saat Xiao Yue membuang pedangnya. Dia langsung lari kearah lawannya dengan tangan kosong.


Keinginan ingin membunuh telah membangkitkan hawa membunuh dari xiao Yue. Langsung saja dia lari ke arah lawannya dengan berteriak. "Pedang Mawar Kematian!" Xiao Yue melompat tinggi dan berseru, "Jurus Pedang Bintang!" pedang yang di selimuti Energi Mana mumunculkan 5 bintang bias cahaya samar langsung menyerang lawan dengan sangat cepat dan ganas sekali.


Secara naluri pria paruh baya Chu Chulan lawan Xiao Yue merasa ada yang tidak beres Dia langsung berteriak, "Jimat Array Aktifkan!" Lawannya langsung melindungi diri dengan menggunakan jimat array tingkat tinggi hingga terjadi benturan dahsyat.


BLAAR BOOM BOOM


Kembali kepertaruangan panutua 2 dan Chu Cian. "Jurus Pedang Phoenix!" Pedang dengan Energi Mana kembali menyumburkan api yang lebih besar lagi.


BLEEM BLAAR BOOM


Kedua kekuatan itu bentrok di udara dan mengakibatkan serangan kejut kesegala arah. Kultivasi sama membuat keduanya mampu bertahan hanya sama- sama mundur dua langkah saja dari awal mereka berdiri.


Panutua 2 kembali melakukan gerakan Zig zag untuk mengecoh lawannya. Karena gerakan ini sangat sulit untuk di ikuti pergerakannya.


" Jurus Pedang Phoenix!" Pedang yang penuh Energi Mana yang meluap- luap Chu Cian langsung menancapkan pedangnya ke tanah. Gelombang api besar kemudian menghempas dan menyapu area sekelilingnya.


Chu Cian bermaksud membakar area itu dengan begitu pergerakan dari Panutua 2 akan terbatas. Sedangkan dirinya akan di untungkan. Sehingga dapat di pastikan dirinya akan memenangkan pertempuran ini.


Panutua 2 menyadari kalau kemampuannya telah di batasi dan dirinya tidak memiliki kemampuan untuk bisa memadamkan area yang mulai terbakar luas. Tiba -tiba Panutua 2 merasakan ada hawa panas dengan cepat menuju kearah dirinya. Segera saja membuat pertahanan tubuh dengan mengunakan Energi Mana yang diubah menjadi perisai.


WHUUS BLAAR


Bentrokan dua kekuatan membuat makin parah keadaan tempat sekitar mereka. Keadaan Panutua 2 tidak baik, hanfu yang di kenakannya mulai terbakar dari belakang dan asap tebal juga mengganggu penglihatannya.


Sementara pertarungan Xiao Qing juga sudah hampir selesai lelaki paruh baya Chu luyan telah menghajarnya habis- habisan. Tubuh Xiao Qing penuh luka. Kedua tangan dan kedua kakinya telah dipatahkan ketika serangan datang lagi mendarat di tubuhnya hanya bisa berteriak- teriak kesakitan.


BRAAK AAHHH... AAHHH...


Kondisi Xiao Qing tak jauh beda dengan kondisi Xiao Low. Dihajar tanpa bisa melawan karena perbedaan nyata dan jelas dari segi kultivasinya, ketrampilan, Keahlian juga segi pengalaman kalah jauh dari lawannya yang berumur dan kenyang asem garam kehidupan.


Kembali kepertarungan Xiao Yue, "Pedang Mawar Kematian!" Xiao Yue melompat tinggi dan berseru, "Jurus Pedang Bintang!" pedang yang di selimuti Energi Mana mumunculkan 5 bintang bias cahaya samar langsung memancar mengelilingi di sekitar Chu Chulan yang saat ini berlindung di dalam kubus yang tercipta dari jimat array tingkat tinggi.


Xiao Yue mempuat pola- pola rumit di udara kemudian pola itu bercahaya seperti jaring laba- laba transparan. " Array Tempur Mistic!" Xiao Yue pun tidak mau kalah dia memadukan serangan pedang dan Array tingkat tinggi.


Serangan gabungan dari kedua keahlian yang menyatu menghasilkan ledakan dahsyat dan sangat mengerikan. Tempat itu hancur dan Chu Chulan tubuhnya meledak.


Setelah lawannya mati Xiao Yue langsung lari kearah Xiao Low dengan sangat cepat di saat pedang Lawannya mau menebas lehernya.


TRAAAANG


Pedang itu di hadang oleh Pedang Mawar Kematian dari arah samping sehingga menghasilkan serangan kejut saat berbenturan langsung. Pria paruh baya itu merasakan kesemutan hebat di sekujur tubuhnya sampai kaku akibat terkena serangan kejut saat berbenturan.


Kehadiran Xiao Yue tepat waktu kalau tidak Xiao Low tinggal nama saja. "Bertahanlah! Kau pasti bisa! Sebentar lagi Aku akan membantumu! Aku selesaikan dulu pria tua ini."


Xiao Yue melihat ada darah di ujung pedang Xiao Low. "Apakah ini darah dari pria tua itu!" tanyanya pada Xiao Low. "I...iya, dia sem..., pat ter..., gores sekali!" jawab Xiao Low kepada Xiao Yue.


Mendengar apa yang diucapkan Xioa Low senyum semrik langsung menghias wajah Xiao Yue. Tanpa membuang waktu apalagi melihat kondisi Xiao Qing sudah sangat parah masih aja jadi bulan- bulanan pria itu.


Di ambilnya pedang Xiao Low yang tergeletak tak jauh dari tubuhnya. Xiao Yue mengusap darah itu ke tangannya kemudian Xiao Yue membuat pola- pala hexagram di udara kemudian bersinar.


"Segel Kutukan Darah!" ucap Xiao Yue. Tiba - tiba pola hexagram muncul di bawah lelaki tua itu dan bersinar masuk kedalam tubuh pria tua itu yang baru saja terbebas dari kesemutan.


"Bunuh temanmu itu! Selamatkan temanku! Sekaraang!" perintah Xiao Yue pada pria tua itu.


Pria tua itu langsung melompat tinggi dan mengarahkan pedangnya pada temannya dengan sangat cepat dan dengan kekuatan penuh.


Xiao Low yang terluka parah tapi melihat semua apa yang di lakukan oleh Xiao Yue matanya melolot, bibirnya terbuka lebar. Dia tidak menyangkah kalau temannya benar- benar monsters.


Menyadari ada bahaya secara naluri Pria tua baju biru menghindar kesamping dan dabetan pedang mengenai tempat kosong diarah semula pria baju biru berdiri.


"Apa yang kau lakukan saudara Chu Ban Yo? Kenapa menyerangku? Hai apa kita punya masalah?" tanyanya kepada temannya Chu Ban Yo yang tiba - tiba menyerangnya.


"Gunakan kemampuan terhebatmu aku tidak bisa mengendalikan diriku sendiri! Aku tidak tahu kenapa begini?" Jawabnya dengan bingung akan keadaannya.


Usai berkata Chu Ban Yo, " Jurus Pedang Penghakiman!" menggunakan Energi Mana 100 persen mulai kembali menyerang temannya dengan brutal dan ganas mendorong temannya menjauhi tempat Xiao Qing tergeletak.


Pria jubah biru langsung menyambut serangan temannya dengan serius. " Jurus Pedang Pembunuh!" pedang dengan Energi Mana 100 persen melaju ke arah Chu Ban Yo.


Pertempuran makin lama makin jauh sehingga Xiao Qing terlepas dari dampak pertarungan. Xiao Yue mendekat pada Xiao Qing, " Bertahanlah! Jangan mau kalah sama Xiao Low! Dia juga berusaha bertahan dan kuat! Telan obat ini! " ucap Xiao Yue sambil memasukkan pil ke dalam mulut Xiao Qing.


********