
Sementara anggota Merah Xiao yang mendengar apa yang diucapkan oleh sesepuh Xiao Bi Juan hanya bisa tersenyum karena mereka semua sudah tahu ceritanya.
Hanya generasi muda Klan Xiao yang tidak tahu cerita itu. Jadi tidak heran apabila Xiao Low, Xiao Qing dan juga Xiao Yubi terkejut dengan apa yang di dengarnya dari sesepuh Klan Xiao itu.
"Belajar masak!" Xiao Qing tertegun.
" Ehh...Apaaa? Belajar masak? Ohh... Tidaaaak!" kata Xiao Yubi.
" Xiao Yue belajar masak! Kita berlatih keras, mati-matian saat pertandingan TRILUARDAM agar bisa menjadi juara."
Panutua 5 dan Panutua 2 hanya bisa menghela nafas melihat raut muka ketiga anak muda yang ada di dekatnya terlihat sangat shock sekali.
"Sudah., jangan banyak bicara! Kalian membuat konsentrasiku hilang saja. Fokuslah pada pertarungan di depan, Kalian lihat itu, debu tebal yang menutupi Arena 2 sekarang sudah mulai menepis, kita jadi bisa melihat apakah pertarungan itu bakal di lanjut ataukah pertandingan sudah berakhir. Dan kalau berakhir Siapakah yang menang?"
Sesepuh Xiao Bi Juan mengoceh dan juga memarahi kepada semua anggota Klan Xiao yang ada di sekitarnya.
Sementara itu di area tanding 2, Saat debu tebal telah menghilang, nampak jelas kondisi Xiao Yue yang masih berdiri dengan menggunakan baju zirah yang terbuat dari Array body Armor.
Tapi zirah itu rusak parah hampir tidak berbentuk. Lengan Xiao Yue pun terluka agak dalam dan darah segar masih merembes sampai ke ujung jari, kemudian menetes di antara puing- puing arena 2. Xiao Yue tidak menggunakan Energi Mana untuk menghentikan pendarahannya.
Sedangkan kondisi Lang He Shan tidak baik, tubuhnya terlentang di tumpukan puing arena 2, tidak bergerak sama sekali. Apakah dia hidup apa mati, Xiao Yue juga tidak tahu. Yang jelas Xiao Yue malas menggunakan Teknik Mata Hati untuk memeriksa lawannya.
Wasit pertandingan datang mendekat ke tempat Lang He Shan untuk mengetahui kondisinya, agar dia bisa memberikan keputusannya. Karena tubuh Lang He Shan masih berada di area 2, bukannya berada di luar arena.
"Pemenang Turnamen Lingcup pada putaran ke 5 atau tahap Semi final di arena 2 telah di menangkan oleh Xiao Yue dari Klan Xiao. Selamat kepada pemenang telah maju pada putaran 6 menuju sesi final!"
Seketika itu juga suasana di dalam Paviliun Gun Ling yang tenang menjadi gegap gempita oleh para fans Xiao Yue yang langsung meneriakkan yel -yel secara bersama. Yel - yel yang di buat khusus untuk Xiao Yue.
"Hidup Xiao Yue, Hidup Xiao Yue, Hidup Xiao Yue, kalahkan musuh menjemput kemenangan menuju juara satu."
Panutua 5 yang duduk manis dari awal pertandingan, akhirnya berdiri saat nama Xiao Yue di sebut oleh Wasit pertandingan sebagai pemenang. Kemudian dia berteriak dengan hati gembira, "Haha.... Yue' er menang!"
"Syukurlah dia menang! Sesuai harapan! Aku bangga padanya."
"Dia memang pantas untuk menang! Aku sangat percaya padanya!"
"Luar biasa! Perwakilan Klan Xiao kita ada yang menembus final! Haha..."
"Beruntung sekali aku ikut ke ibu kota, sehingga bisa ikut menyaksikan sejarah generasi muda Klan bangkit! Hehe... Xiao Yue akan menjadi panutan dan tolak ukur kaum muda Klan Xiao!"
Satu persatu anggota Klan Xiao yang menyaksikan Pertandingan Xiao Yue mulai pada berkomentar.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...