
Xiao Yubi tidak langsung menjawab pertanyaan dari Xiao Yue. Dia mengambil nafas panjang dan menghembuskannya dengan perlahan, setelah itu dia baru berbicara. "A... Aku baik! Ma..., af telah me..., mere..., potkan!" ucap Xiao Yubi yang masih memperlihatkan wajah pucatnya.
"Hehe… Sama sekali kau tidak merepotkan diriku! Tapi... Aku tidak tahu kalau Panutua 5. Karena yang merawatmu adalah beliau!" ujar Xiao Yue kepada gadis cantik yang masih terbaring di ranjang itu. Dia tidak mengakui kalau dirinya juga ikut merawat.
Mendengar apa yang di katakan oleh Xiao Yue tentu saja Panutua 5 tidak tinggal diam, dia pun langsung berbicara. "Tidak merepotkan! Kita semua bahu- membahu. Akupun melakukan semua itu,karena sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawabku."
" Aih... Sudah ! Jangan di pikirkan! Buang jauh -jauh hal yang tidak penting! Sekarang ..., fokuslah pada kesehatanmu, kau harus memulihkan dirimu, banyak-banyaklah beristirahat. Jangan melakukan sesuatu yang justru akan menghambat perkembangan kesehatanmu!"
"Benar apa yang di ucapkan oleh Xiao Yue itu? Kau butuh istirahat yang cukup! Masalah yang lain serahkan saja kepada kami!" ucap perempuan anggota Merah Xiao yang paling tambun yang ada di dalam kamar Panutua 2.
Pada saat itu terdengar erangan kesakitan dari ranjang sebelah Xiao Yubi. Mereka semua mengarahkan pandangan matanya pada ranjang tersebut. Di mana seorang pemuda berlengan satu mulai menggerakkan mata dan juga bibirnya.
AAUUUHH... WHUUUS
Xiao Yue bergegas ke ranjang Xiao Hangbi. Karena dirinya menyadari ada yang tidak beres dengan tubuh teman Klan Xiaonya itu.
Dan bukan hanya Xiao Yue saja yang mendekat, tapi juga Panutua 2 dan 5, kedua leluhur , 6 orang Merah Xiao. Mereka mengerubuti ranjang Xiao Hangbi.
Tubuh Xiao Hangbi bergetar dengan tidak karuan dan bahkan keluar darah dari lubang hidungnya. Tanpa membuang waktu Xiao Yue langsung saja menggunakan Teknik Mata Hati.
"Periksalah dia Xiao Yang! Apa yang telah terjadi dengan dirinya?" ucap Sesepuh Xiao Bi Juan pada salah seorang anggota Merah Xiao yang ikut mendekat.
"Baik, sesepuh!" Lelaki tinggi besar nan gagah itu segera meraih tangan Xiao Hangbi. Kemudian menyalurkan Energi Mana untuk memeriksanya.
Dengan menggunakan teknik mata hati ini, Xiao Yue memeriksa badan dari Xiao Hangbi. Dan seketika itu juga dia tahu apa penyebab masalah ini terjadi.
Langsung saja Xiao Yue mengeluarkan Jarum emas akupuntur dari Gelang Semestanya. Tapi dia tidak langsung bertindak untuk segera menolong Xiao Hangbi.
Xiao Yue juga ingin tahu seberapa hebat kemampuan alkamis anggota Merah Xiao itu. Tak berapa lama kemudian anggota Merah Xiao itu berbicara kepada sesepuh.
"Xiao Hangbi saat ini dalam kondisi yang benar- benar kritis! Kalau dia tidak segera ditangani dengan cepat dan tepat. Xiao Hangbi akan kehilangan nyawanya! Dia akan mati. Kita akan kehilangan Xiao Hangbi untuk selamanya."
"Apakah kau bisa menyelamatkannya, Xiao Yang?" Tanya Sesupuh wujang.
" Maaf! Maaf aku tidak bisa! Aku tidak mampu!" ujar Xiao Yang sambil menundukkan kepalanya.
Xiao Yue yang sadar tidak memiliki banyak waktu langsung saja, "Teknik Akupuntur Yangyin!"
Panutua 5 dan Panutua 2 yang melihat Xiao Yue menggunakan teknik akupuntur langsung menyingkir, memberikan ruang untuk Xiao Yue agar leluasa tanpa hambatan untuk menolong Xiao Hangbi.
Begitu juga dengan anggota Merah Xiao yang berdiri tidak jauh dari Xiao Yue begitu melihat gerakan Panutua memberi jalan pada gadis cantik itu.
AAUUHH.... AAUUUHH...
Jeritan sangat keras dan menyayat keluar tidak ada hentinya dari mulut Xiao Hangbi. Begitu jarum emas telah tertancap sempurna pada titik titik saraf beku pada tubuhnya.
Tubuh Xiao Hangbi semakin bergetar tak karuan dan jarum jarum emas itu telah berubah warna dan mulai berasap tipis hitam.
Xiao Yue mulai mencabuti jarum emas yang menancap pada Xiao Hangbi. Panutua 5 langsung mendekat dan memberikan ember berisi air pada Xiao Yue.
Langsung saja jarum akupuntur emas direndam dalam ember yang berisi air yang di bawah oleh panutua 5. Air yang semula jernih berubah jadi jelaga. Dan itu membuat semua Anggota Merah Xiao dan juga sesepuh terbelalak.
Xiao Yue mengambil jarum emas dan kemudian membersihkannya. Dan selanjutnya, sekali lagi Xiao Yue menancapkan Jarum emas pada Xiao Hangbi. Dan seperti sebelumnya ketika jarum mulai nusuk kepala Xiao Hangbi akan menjerit kesakitan. Dan Xiao Yue mungulangnya sampai 3 kali.
"Xiao Hangbi sudah melewati masa kritisnya!" ucap Xiao Yue sambil duduk dan menyeka keringatnya. Kemudian Xiao Yue mengambil guci minum dari Cincin dimensinya. Dia langsung meminumnya sampai tandas.
"Apaaa? Benerkah itu?" ucap Sesepuh Xiao Bi Juan terkejut dengan apa yang di sampaikan oleh Xiao Yue.
Xiao Yang penasaran, dia pun menyambar pergelangan tangan Xiao Hangbi yang tertidur. Dia langsung saja memeriksanya dengan cermat dan teliti.
" Dia.... Selamat! Dia masih hidup!" ucap Xiao Yang. Matanya seketika terbelalak, dia tidak mempercayai apa yang ada di hadapannya.
Semua orang kini menatap Xiao Yue. Mereka tidak percaya andai tidak melihatnya dengan kepala sendiri, bagaimana cara gadis itu menyelamatkan.
Ternyata selama ini putri patriak Klan Xiao adalah monster yang keberadaannya memang tidak boleh sampai di ketahui oleh pihak lain. Karena itu sangat berbahaya. Dan tentu saja Klan Xiao harus melindungi dan menjaga keberadaannya.
Dan sekarang, Patriak Xiao Lang membiarkan putrinya melihat dunia luar itu berarti Patriak Xiao Lang yakin kalau gadis itu bisa menjaga dirinya. Tapi Klan Xiao tidak boleh melepas pengawasan terhadapnya.
"Pengobatan untuk Xiao Hangbi, semua pil yang ada di tangan Panutua 5 tidak akan bisa berfungsi! Ternyata racun yang ada ditubuhnya memicu empedu ular yang tertanam dalam tubuhnya menjadi pecah!"
Ucapan dari Xiao Yue membuat semua orang yang ada dalam kamar panutua 2 menjadi sangat kaget. Mereka tidak tahu dan tidak menyangka bahwa di tubuh Xiao Hangbi telah tertanam empedu ular
"Apa maksudmu Yue'er? Kami tidak mengerti?" Tanya Panutua 2 yang di angguki sama yang lainnya.
"Empedu ular ini sudah lama tertanam dalam tubuh Xiao Hangbi kemungkinan sejak dia masih kecil. Dan letaknya sangat dekat dengan hati!"
" Apa tujuan orang yang menanam Empedu ular ini, sudah sangat jelas! Kalau dia ingin Xiao Hangbi kebal terhadap racun."
Xiao Yue terdiam sesaat sebelum melanjutkan ucapannya. " Sayangnya dia tidak memperdiksi bagaimana bila empedu ular itu akan bocor atau pun hancur! Dalam pengobatan awal aku sudah berusaha melindungi area empedu agar tidak sampai bocor. Ternyata ketahanan anti bodi dalam dirinya tidak bisa bertahan lagi!"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...