
Xiao Yue keluar dari kamarnya menuju ke kamar tamu, karena di situ ada sepupu laki - lakinya yang sedang sakit.
Tepat di depan pintu saat mau membuka , Xiao Ling keluar dari kamar dengan membawa ember air kotor.
" Ehh, Nona ...Kaget aku! " melihat Xiao Yue matanya tertujuh pada ember yang dia pegang Xiao Ling pun berkata, "Saya baru saja selesai membersihkan tubuh tuan Xiao Shibang ."
" Emm, kerja bagus Ling'er ! Aku tau dalam perawatanmu kondisinya bakal jauh lebih baik lagi ! Pekerjaan apa pun, kamu akan mengerjakanya dengan sungguh - sungguh dan penuh tanggung jawab, " puji Xiao Yue.
Xiao Yue melangkahkan kakinya masuk ke dalam kamar dan baru berhenti tepat di depan ke dua kaki Xiao Shibang. "Saatnya aku mempratekkan teknik akupuntur yang telah aku pelajari dan hafalkan", ucap Xiao Yue dalam hati.
Kemudian di keluarkannya jarum akupuntur emas. " Teknik Akupuntur Yangyin !" Di alirkannya energi Mana 5 % pada kumpulan jarum akupuntur emas yang ada di tangan , dengan cara energi yang di bolak - balik kemudian di arahkan pada titik - titik pusat akupuntur yang ada pada kaki dan di tancamkan jarum - jarum itu dengan gerakan lembut dan pelan .
Xiao Ling kembali lagi ke kamar tamu bersamaan dengan Xiao Shin, Xiao Shiba dan Patriak Xiao Lang yang ingin mengetahui perkembangan keadaan Xiao Shibang.
Mereka berempat diam tidak ada yang bergerak mau pun berbicara karena tidak mau sampai mengganggu konsentrasi dari Xiao Yue.
Setelah titik akupuntur kaki telah tertancap jarum semua, baru Xiao yue menghapus peluh di dahinya menggunakan lengan kanannya.
" Aih... Pagi sekali semua sudah pada kumpul di sini ! Apa semalam tidak ada yang bisa bobok nyenyak makanya pagi begini sudah pada wangi dan rapi!" tanya Xiao Yue.
" Apa kau lupa ? Kalau ibu harus cari rumah sederhana di luar sana! Paman kamu pengen nemani ibu , semakin cepat dapat semakin baik!" kata Xiao Shin.
" Ohya..Jangan lupa kamu hari ini mulai latihan bersama tim , jangan telat jua datangnya. Waktu kalian cman 9 hari lagi untuk turnamen LINGCUP", ucap Patriak Xiao Long.
" Ehh... 9 hari ! He..He..Tak terasa waktu cepat bang-et. Perasaan kemarin baru aja menang tak tahunya uda mau Lingcup! " ucap Xiao Yue . "Oh.. Uda waktunya mencabuti jarum akupuntur! Xiao Ling ambilkan aku ember di isi air setengah, sekarang dan cepat! "
Setelah Xiao Ling datang membawa ember yang ada airnya . Xiao Yue mengarahkan pandangan pada ke dua kaki Xiao Shibang kemudian dengan gerakan perlahan di cabutnya jarum satu persatu pada titik - titik akupuntur yang ada di kaki.
Jarum yang di ambil kemudian di masukkan ke ember kecil yang masih di pegang oleh Xiao Ling. Air yang semula putih bersih lama kelamaan sedikit keruh ketika semua jarum telah terendam dalam ember.
" Xiao Ling buatkan obat seperti kemarin tapi pil toxitnya kamu kasih 2 pil, dan kamu nanti jangan lupa tiap empat jam ngasih obatnya !" Xiao Yue mengingatkan .
Pil yang sudah halus di kasihkan pada Nona Mudanya segera saja di campur sama Air Spiritual dan di minumkàn pada Xiao Shibang kemudian Xiao Yue membantu menyerap kasiat dari pil.
Xiao Yue melempar cincin dimensi pada Xioa Ling, " Tangkap ..... Di dalam ada pil buat kesembuhan saudara sepupuku! "
Kruyuk....Kruyuk...
" Lebih baik sekarang kita makan! Karena kita pun ada kerjaan yang tak bisa di tundah ".
" Kakak ..Aku telah membuat menu makanan kesukaanmu ! Jangan lupa nanti di habisin ya".
" Aih... Ibu, Apa iya buat Paman aja! Khusus untuk Yue'er ada kan? " berharap sangat.
" Ehhh... Maafin ibu, menu hari ini khusus buat paman kamu semua! Kamu jua tiap hari kan ibu dan Xiao Ling yang masakin!" jawab Xiao Shin.
Begitu nyampek di meja makan, mereka langsung duduk dan menyantap hidangan yang tersediah di meja dengan lahapnya...
**********
Aula pelataran luar klan
Meskipun pagi aula pelataran luar Klan Xiao tidak perna sepi dari para murid generasi muda Klan Xiao dari yang masih berumur 10 tahun hingga mereka yang sudah berumur di atas 20 tahun.
" Aku dengar para juara Triluardam telah di bikin babak belur sama para senior murid dalam bentukan Panutua ! " Xiao Liling berkata.
" Iya itu benar aku lihat sendiri waktu di Pavilium Obat ketika menyetorkan hasil sumber daya alam yang telah kami dapatkan", ucap Xiao Yunlo.
" Ahh ..Ternyata kultivasi mereka masih belum seberapa, jangan - jangan kemenangan mereka itu karena benar- benar keburuntungan semata!" cicit Xiao Wenweng.
" Tim pemenang Triluardam hanya berjumlah 4 orang saja dan lawan 5 orang dengan status murid dalam , jua umur lebih tua dan jelas lebih berpengalaman dan pasti kultivasinya imbang bakan ada yang di atasnya", ucap bijak Xiao Tangyi.
Di saat mereka lagi bergosip ria Xiao Low , Xiao Yubi lewat di depan mereka. Begitu melihat keduanya langsung diam dan menghindar seolah- olah tidak melihat mereka. Karena letak aula pelatihan Klan berada di belakang aula pelataran luar secara otomatis kalau mau ke sana akan melewati aula pelataran luar.
" Xiao Low tunggu kami.." Terdengar teriakan dari arah belakang membuat Xiao Low berhenti dan memutar badan melihat siapa yang memanggil namanya, ternyata Xiao Qing dan Xiao Hangbi berjalan mendekat.
" Oala kalian berdua... Pagi jua kalian datengnya, kirain kayak kemarin!" ucap Xiao Yubi
" He...He... Kemarin itu ada urusan dikit , kalau sekarang semangat membara..."
Di saat mereka berbincang - bincang dengan asiknya seorang gadis cantik berjalan mendekat ke aula pelataran luar
*********