XIAO YUE

XIAO YUE
Capter 104



Xiao Yue sampai tidak menperdulikan sama sekali pelayan yang membawakan makanannya, badahal pelayan itu saat ini telah berdiri di sampingnya.


Xiao Yue sangat konsentrasi, berusaha untuk mengingat dan merekam apa yang di lihatnya dari orang - orang yang hadir di sekitarnya.


Xiao Yue tidak mungkin melepaskan kesempatan untuk bisa mengetahui tentang seluk beluk Assassin Chubuang. Yang pasti anggota Assassin Chubuang yang ada di Pavilium Losmenling harus segera di ketahuinya dan tentu saja harus segera di singkirkan dari dunia ini.


Pelayan yang tak di hiraukan sama sekali oleh Xiao Yue langsung menepuk pundaknya, secara refleks Xiao Yue menoleh ke samping.


"Nona, ini pesanan Anda!" ucap pelayan itu sambil menyerahkan makanan yang di bungkus pada tangan Xiao Yue. Pelayan itu sebelum pergi meninggalkan Xiao Yue kembali berkata, "Jangan suka melamun Nona, itu tidak baik! Dan semoga tidak perna bosan dengan masakan yang telah kami buat."


Xiao Yue hanya tersenyum mendengar apa yang di ucapkan oleh pelayan cantik itu. Dia harus membawa makanan yang kini ada di tangannya kepada anggota Klan Xiao yang lain. Dan tak mau membuang waktunya dengan percuma Xioa Yue langsung saja berlari membawa makanan itu menuju ke kamar Panutua 2.


TOK TOK TOK TOK


Xiao Yue mengetuk pintu saat berada di depan kamar Panutua 2, dan tak menungguh lama pintu kamar itu terbuka. Xiao Yue langsung saja masuk dan menaruh semua makanan yang di belinya di atas meja.


" Silahakan makan! Moga suka dengan hidangan yang telah aku pilihkan! Jangan lupa, wajib di habiskan. Tapi maaf... Aku tidak bisa menemani, ada yang harus aku kerjakan?" ucap Xiao Yue kepada rekan- rekannya.


"Apa yang mau kamu lakukan, Yue'er?" ucap Panutua 5 melihat Xiao Yue berbalik badan mau meninggalkan tempat itu. "Xiao Qing telah menceritakan semuanya kepada kami! Mereka orang- orang dengan kemampuan sangat tinggi! Tidak bisa di pandang remeh apa lagi sampai bertindak gegabah."


Panutua 2 ikut berkomentar, "Apa pun yang mau kamu kerjakan, hati- hati lah! Jagalah dirimu! Jangan lupa, nanti kamu juga harus berlaga di Turnamen Lingcup. Kamu harus ingat, untuk bisa maju dan lolos putaran ke 4."


Xiao Yue kembali berkata dengan sungguh- sungguh. "Tapi aku memiliki target yang ingin kau raih dan wujudkan. Jadi tidak mungkin aku akan merugikan diriku sendiri."


Usai berkata Xiao Yue menangkupkan tinju di dadanya dengan membungkukkan badan pada Panutua 2 dan 5, kemudian berbalik dan melangkahkan kaki meninggalkan kamar Panutua 2.


Secepat kilat Xiao Yue menuju ke lantai dasar, dirinya tidak boleh sampai melewatkan kesempatan emas yang ada di depan matanya.


Dengan perlahan dan diam - diam Xiao Yue duduk tak jauh dari kelompak yang memakai atribut Klan Chu. Untuk bisa mencuri dengar apa yang mereka katakan? Xiao Yue mengalirkan Energi Mana pada Telinganya.


"Tehnik Mata Hati!" Xiao Yue juga memutuskan mengawasi semua orang yang ada di sekitarnya dengan sangat teliti.


Dengan menggunakan tehnik Mata Hati tidak akan ada kejadian yang lepas dan luput dari pengawasannya. Dengan cepat Xiao Yue bisa memastikan mana kelompok yang terlihat mencurigakan.


Tak lama kemudian terdengar orang berbicara, "Panutua Chu Cilung menginginkan nyawa orang yang membunuh saudaranya Chu Cian. Bahkan beliau menawarkan hadiah sangat besar bagi siapa saja yang mampu membunuhnya?"


"Para pemimpin Assassin Chubuang dan Baret Merah yang tahu siapa pelakunya! Karena giok jiwa dari salah satu Assassin yang mati telah merekam kejadiannya."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...