
Xiao Yue perlahan membuka matanya, saat dirinya merasakan bahaya yang mulai datang mendekatinya.
Kemudian Xiao Yue bergumam, "Array Pertahanan Mistik!" Dan tak lupa dia juga mengalirkan Energi Mana pada bila pedang. Xiao Yue berhasil menahan serangan yang di lancarkan oleh Liang Fuan di saat yang tepat.
WHUUUUS BRAAAK
Di saat itu juga, Xiao Yue langsung saja berteriak, "Jurus Pedang Bintang!" pedang yang bersinar cemerlang menciptakan tujuh bias cahaya samar. Kemudian ke tujuh bias samar tersebut langsung saja melesat ke arah Liang Fuan.
Akan tetapi, Ke tujuh bias samar tersebut justru terhenti saat hampir menyentuh badan Liang Fuan. Kejadian yang sama seperti sebelumnya kembali lagi terjadi.
Ada sesuatu yang tidak terlihat yang sedang melindungi tubuh Liang Fuan. Namun Xiao Yue sampai saat ini, masih belum bisa mengetahui apakah itu.
Dan Xiao Yue juga tidak bisa merasakan keberadaannya. Tapi.., saat melihat ke arah Liang Fuan, Mata Xiao Yue menangkap rambut Liang Fuan yang bergerak- gerak oleh tiupan angin.
"Angin! Aih... Apa jangan-jangan yang menyerang aku itu sebenarnya adalah angin? Tapi... Bagaimana mungkin? Uhh.. Merepotkan juga kalau tebak menebak gini!" gumam Xiao Yue. .
Setiap kultivator tentu bisa menggunakan berbagai macam kemampuan, keahlian juga jurus dan teknik di setiap pertarungannya.
Namun, saat menggunakan kekuatan untuk menyerang, pasti akan ada Energi Mana yang mampu dirasakan. Tapi yang baru saja terjadi pada Xiao Yue jelas sangat berbeda dari hal itu.
Apakah lawannya saat ini sedang menggunakan Artefak tingkat tinggi atau salah satu benda dewa, sama seperti yang dirinya miliki yaitu Gelang semesta, Liontin Kehidupan dan Pedang Mawar Kematian.
"Haha...Haha! Sepertinya kau sudah mengerti sekarang. Tapi, itu tidak ada gunanya lagi. Karena aku akan segera menghajarmu dan membuatmu menyesal telah di lahirkan! Bersiaplah kehilangan segalanya!" ujar Liang Fuan tersenyu semrik pada Xiao Yue.
Menyadari akan situasi dan kondisinya yang sangat berbahaya. Xiao Yue langsung saja mengganti pedang yang berada di tangannya dengan senjata Pedang Mawar Kematian.
" Pedang yang menarik! Kalau aku bisa mengalahkan dirimu akan aku rampas pedang menakjubkan itu darimu! Haha... Aku tidak menyangka, aku akan mendapat hadiah yang luar biasa hari ini!" ucap Liang Fuan penuh keserahkahan menatap pedang kelas dewa itu.
"Haha... Jangan bermimpi! Karena sekarang aku akan bertarung dengan segenap kemampuanku! Kecurangan KALIAN akan terbayar lunas! TIDAK ADA AMPUN LAGI BAGI PECUNDANG..." ucap Xiao Yue.
WHUUUS WHUUUUS
Pertarungan sengit kembali terjadi antara Xiao Yue dan Liang Fuan. Meski Xiao Yue masih belum mengerti dengan kekuatan apa yang telah di gunakan oleh Tuan muda Liang untuk menyerangnya.
BLAAAR BLAAAR
BOOOOM BOOOOM
Ledakan sangat besar dan dahsyat terus terjadi, mengiringi pertarungan mereka berdua. kehancuran mulai terjadi dimana-mana akibat benturan kekuatan mereka yang sangat dahsyat itu.
Tapi mereka bertarung di pelataran rumah makan Pasti Nambah Lagi. Maka sudah bisa di pastikan kalau rumah makan akan terkena imbasnya. Setidaknya, dampak dari pertarungan mereka telah menghancurkan lebih dari sebagian rumah makan itu dan area yang ada di sekitarnya.
Dan untungnya sebelum mulai pertarungan tadi, Xiao Yue telah membuat berlapis lapis Array pertahanan Mistik rangkap melindungi area sekitar, sampai jarak 1 kilo meter persegi.
Dan orang-orang yang melihat pertarungan itu, ternyata sangat banyak. Mereka juga melakukan hal yang sama yaitu bekeraja sama untuk mengamankan keadaan dengan cara membuat Array Perlindungan gabuangan dari kekuatan semua orang yang hadir.
Pertarungan antara Xiao Yue dan Liang Fuan masih tetap berlanjut. Kekuatan mereka berdua benar-benar sangat seimbang. Padahal, Xiao Yue sudah menggunakan semua kekuatan yang di milikinya kecuali segel.
WHUUUUS BLAAAR
Tapi, Liang Fuan masih bisa mengimbanginya. Bahkan, kekuatannya benar-benar setara dengan kekuatan yang milik Xiao Yue.
BLAAAR DHUAAAR BOOOM
Ledakan dahsyat kembali menggema saat serangan Xiao Yue beradu dengan serangan Liang Fuan. Ledakan itu tidak hanya menghancurkan arena sekiranya, tapi juga berhasil menggetarkan seluruh area pasar dadakan Pavilium Gun Ling.
"Gila... Pertarungan mereka bukan lagi kelas anak muda jenius lagi, tapi ini sudah mengarah pada pertarungan para Leluhur!" ucap pengamat 1.
"Wow... Ini tontonan yang luar biasa! Untung aku ikut kamu ketempat ini tidak langsung pulang jadi bisa melihatnya!" Ucap Pengamat 5.
"Aku ikut tegang! Aku tidak nyangkah kalau lawan Xiao Yue sehebat itu. Semoga dia bisa menang!" ucap Xiao Low melihat pertandingan begitu serius.
"Nona Liang Yu Cha, Temanmu luar biasa! Kenapa dia tidak ikut dalam Turnamen Lingcup? Dengan kemampuannya itu aku rasa dia mampu menembus 2 besar!" ucap Xiao Qing.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...