
Pedang Mawar Kematian yang di ayunkan dengan sangat cepat, membuat Chu Cian tegang sekali ketika menghadang serangan yang datang. Apalagi badannya banyak terdapat luka yang terbuka membuat darahnya masih saja mengalir keluar.
Cahaya bias samar yang berbentuk bintang langsung menghantam tubuh Chu Chian satu persatu melesat dengan sangat cepat.
BLAAR BLAAR BOOM
Tubuh Chu Cian terlempar , terpental dan kemudian meledak. Anggota badan dan organ tubuhnya berceceran ke mana - mana.
Xiao Yue kemudian menyimpan Pedang Mawar Kematian dengan menggunakan pikirannya. Pedang itu mendadak menghilang di udara kembali bersemayan di dalam tato yang ada di keningnya Xiao Yue.
Usai menyimpan pedangnya Xiao Yue melayang melesat menghampiri anggota Klan Xiao yang saat ini sedang berkumpul bersama.
WHUUS TAP--
Anggota Klan Xiao yang merasakan ada pergerakan orang yang mendekat menjadi waspada, kwatir kalau yang datang itu adalah kelompok bantuan dari Klan Chu.
Setelah melihat dengan jelas bahwa yang datang adalah Xiao Yue salah satu rekan mereka dari Klan Xiao membuat mereka menarik nafas penuh kelegaan.
Xiao Yue tersenyum melihat mereka semua yang saat ini juga sedang memandang dirinya. Semua teman dan juga panutua Klan Xiao selamat. Walaupun kondisi dan keadaan mereka sakit parah tapi dirinya yakin mereka akan sembuh.
"Bagaimana keadaan kalian? Apa bisa berjalan untuk kembali ke Pavilium Losmenling?" tanya Xiao Yue menoleh kepada Xiao Qing dan Xiao Low.
" Apa kau tidak lihat,Yue'er? Ini sakit semua! Kita harus bawa mereka segera ke Pavilium Farmasi, semoga saja ada cukup pil yang bisa kita beli karena jujur saja, kita uangnya tidak cukup." Panutua 5 menjawab pertanyaan Xiao Yue.
"Pil yang di butuhkan adalah pil tingkat tinggi dan juga sedikit langkah. Pil ini harganya juga sangat mahal Karena sumber daya untuk membuatnya tidak gampang di dapatkan!" Panutua 2 ikut berbicara.
"Sedangkan kondisi kita kritis! Kau tahu sendiri kalau besok Xiao Qing dan Xiao Low harus tanding? Begitu juga dengan dirimu yang harus berlaga! Waktu kita tidak banyak! Kita sedang terburu -buru! Di kejar keadaan!" ucap Panutua 5 sambil menarik nafas panjang."
"Semoga saja pil Langtu yang di butuhkan ada di Pavilium Farmasi. Kita sangat membutuhkannya agar kondisi Xiao Yubi dan Xiao Hangbi bisa segera membaik!" ucap Panutua 5 kembali berbicara.
"Kalau masalahnya hanya pil Langtu saya rasa kita bisa langsung memberikannya sekarang tanpa harus ke Pavilium Farmasi."
Xiao Yue langsung mengeluarkan sepuluh butir pil Langtu, pil detox dan pil Toxit dari dalam cincin dimensinya. Dan itu segera di serahkannya pada panutua 5.
Panutua 5 dan Panutua 2 memandang intens Xiao Yue, gadis di hadapannya ini penuh dengan kejutan. Pil langka dia memiliki banyak dan dia memberikannya begitu saja.
Xiao Yue yang di pandang seperti itu oleh Panutua 2 dan Panutua 5 jadi merasa tidak nyaman. "Apakah itu masih kurang Panutua? " tanyanya kemudian.
"Tidak," ucap Panutua 2 sambil kepalanya menganguk - anguk berulang - ulang.
"Iya!" ucap Panutua 5 sambil menggeleng - gelengkan kepalanya terus.
Xiao Yue yang mendengar jawaban dan melihat reaksi tubuh yang tidak singkron dari kedua Panutua KLan Xiao jadi tidak tahu harus berbuat apa.
" Jadi yang benar yang mana? Kurang apa tidak?" tanya Xiao Yue kembali kepada ke duanya.
Sebenarnya mereka itu ingin bilang kurang tapi tidak enak dan malu di kasih koq mau nambah lagi dan lagi. Tapi yang jadi pertanyaan dalam hati mereka adalah dari mana Xiao Yue memiliki dan memperoleh pil - pil itu, apa lagi dalam jumlah yang tidak sedikit.
" Yue'er dari mana kamu bisa mendapatkan pil - pil ini. Apa lagi dengan kwalitas hampir sempurna begitu?" tanya Panutua 2 dari pada penasaran dan tebak- menebak.
Xiao Yue kembali mengeluarkan 5 pil Langtu, pil Detox dan Pil Toxit dari Cincin dimensi yang dia kenakan di jari manisnya.
" Maaf Yue' er tidak bisa memberitahu darimana Yue'er dapatkan pil -pil itu. Yang penting itu bukan dari mencuri apalagi merampok serta merampas milik orang laun." jawab Xiao Yue.
Panutua tidak menanyakan lebih lanjut lagi karena mereka menghargai apa yang menjadi keputusan Xiao Yue.
Panutua 2 segera saja meminumkan pil Langtu dan Toxit langsung kepada XIao Hangbi dan Xiao Yubi. Tak lupa membagikan pil juga kapada Xiao Qing dan Xiao Low agar segera meminum dan menyerap kasiat pil. Kalau kondisi mereka sudah lebih baik akan segera kembali ke Pavilium Losmenling untuk mengistirahatkan badan.
Besar harapan kedua Panutua Klan Xiao kalau Xiao Qing dan Xiao Low besok bisa ikut berlaga. Karena keduanya adalah jenius muda Klan Qiao sangat di sayangkan bila mereka tidak menunjukkan kemampuan yang mereka miliki.
Tak lama kemudian Xiao Yubi dan Xiao Hangbi tersadar dari pingsannya. Dan setelah Xiao Qing beserta Xiao Low selesai menyerap pil. Mereka semua memutuskan kembali ke pavilium Losmenling dengan Panutua 2 membopong Xiao Yubi dan Panutua 5 membopong Xiao Hangbi yang masih terluka parah.
********