
Karena guci air spiritual di letakan Xiao Yue tepat berada di hadapannya, dengan segera Panutua 5 mengambilnya dan bermaksud menuangkannya ke dalam gelasnya. Sedangkan Panutua 2, Xiao Qing, Xiao Low dan Xiao Yubi langsung mengarahkan gelas yang ada di hadapannya kepada Panutua 5, agar gelas mereka juga ikut dituangi air spritual, yang saat ini sedang dipegang oleh Panutua 5.
Hal ini mampu membuat terkejut semua anggota Merah Xiao. Mereka merasa aneh dan itu tidak wajar , bagaimana bisa mereka serentak berharap dapat meminum minuman yang diberikan oleh Xiao Yue. Padahal di hadapan mereka saat ini ada tiga guci besar arak terbaik ibukota.
"Minuman apa itu? Kenapa kalian begitu sangat tertarik?" tanya Xiao Yang penasaran.
"Hehe... Jelaslah tertarik! Siapa yang tidak! Sebab ini adalah Air spiritual! Air langka yang sukar sekali untuk di dapatkan!"
"Haha.... Patriak Xiao Lang sedang bermurah hati, beliau menghadiahkan Air spiritual pemberian temannya kepada kami apabila salah satu dari kami ada yang sampai final."
Betapa terkejutnya sesepuh Klan Xiao dan juga semua anggota Merah Xiao mendengar ucapan dari Panutua 2 dan Xiao Qing.
"Apaaaaaa Air Spiritual?" teriak beberapa anggota Merah Xiao bersamaan.
"Gilaaa.... Hadiah yang luar biasa! Aku juga mau!" Xiao Yang segera memberikan gelasnya kepada Panutua 5.
"Bagi rataaaa... Seharusnya aku duluan yang mencicipinya karena aku yang paling tua di antara kalian semua." sesepuh Xiao Bi Juan tak mau mengalah.
Untungnya sebelum duduk dan bergabung dengan yang lainnya, Xiao Yue sempat membuat Array Perlindungan. Sehingga apa pun yang terjadi di dalam kelompoknya tidak akan sampai terdengar dan bocor ke pihak lain.
Hanya Xiao Yue saja yang tidak bersikap lotus dia mengamati dan berjaga sambil mulai memakan makanan yang ada di atas meja. Xiao Yue menyadari dari awal ketika dirinya masuk kedai kalau anggota Klannya sedang diawasi oleh 4 orang yang duduk paling pojok.
Dan pada saat itu Xiao Yue sedang memakai Teknik Mata Hati akhirnya dia pun tahu, bahwa 4 orang yang sedang mengamati itu adalah anggota Assassin Chubuang karena melihat gambar logo matahari di punggung 2 orang yang membelakanginya.
Tak lama kemudian satu persatu anggota Klan Xiao mulai membuka matanya dan langsung menyantap hidangan yang ada di hadapannya tanpa mau membuang waktu lagi.
" Emm..., enak! Makanan ini benar-benar enak! Pilihan kalian tidak salah!"
"Ihh... Apapun yang masuk perutmu, semuanya kau bilang enak! Mana pernah kau bilang makanan tidak enak? Dasar tukang makan!"
"Setelah ini kalian mau apa? Langsung kembali ke Paviliun Losmenling atau perlu jalan-jalan sebentar di pasar dadakan?" tanya Sesepuh Xiao Bi Juan.
Xiao Yubi langsung menjawab pertanyaan yang di ajukan oleh Sesepuh Xiao Bi Juan. "Jalan-jalan sebentar di pasar dadakan! Sudah lama aku terbaring di atas ranjang! Emm...Apa salahnya bersenang-senang se---"
"Langsung kembali ke Pavilion Losmenling! jalan-jalannya lain kali saja!" Xiao Yue langsung saja menyela ucapan Xiao Yubi. Kemudian dia memandang sesepuh dan juga anggota Merah Xiao serta Panutua. Karena insting juga Pengalamannya. Xiao Yue yakin apabila mereka menyadarinya, kalau saat ini sedang diawasi.