
Xiao Yue langsung saja melangkakan kakinya menuju ke ranjang sebelah kiri dimana disana ada Xiao Hanbi terbaring.
Segera saja Xiao Yue memeriksa kondisi dari Xiao Hangbi. Xiao Yue memperhatikan area yang telah dibekukan, di mana di sana ada empedu yang telah tertanam bocor.
" Panutua 2 mana racun tingkat tinggi yang telah kita dapatkan dari toko Serba Ada?" Xiao Yue bertanya sambil telapak tangannya terbuka meminta racun tingkat tinggi.
Panutua 2 yang mendengarkan ucapan dari Xiao Yue, segera saja mengambil racun tingkat tinggi yang tersimpan, yang ada di dalam cincin dimensinya.
WHUUUUS
"Ini racunnya Yue'er!" Ucap Panutua 2 sambil melemparkan botol racun tingkat tinggi kepada gadis cantik yang di hadapannya itu.
HAP------
Xiao Yue langsung menangkap botol racun yang telah dilemparkan oleh Panutua 2. Kemudian Xiao Yue membangunkan tubuh Xiao Hanghi dan berusaha menyandarkannya pada ranjang.
Panutua 5 yang melihat aksi gadis cantik yang ada hadapannya segera saja membantu. Dia segera saja menopang tubuh Xiao Hangbi.
"Hehe... Terima kasih Panutua 5! Anda membuat pekerjaan saya jauh lebih mudah! Tanpa saya minta Anda sudah berinisiatif sendiri!"
Panutua 5 langsung saja menyambar ucapan Xiao Yue. " Yang bisa aku lakukan hanya seperti ini, Yue'er! Bukan sesuatu yang spesial! Jadi kau tidak perlu mengucapkan terima kasih segala!"
" Yang seharusnya tanggap situasi Itu adalah aku, sebagai seorang Alkamis. Tapi reaksiku kalah cepat darimu Panutua 5! Aku jadi malu padamu!" ucap Xiao Yang sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Melihat mereka semua berbicara, sesepuh Xiao Bi Juan langsung angkat bicara, "Segeralah mengobati Xiao Hangbi! Mulut boleh saja berbicara tapi tangan harus bekerja dan bertindak. Jangan membuang waktu lagi untuk menyembuhkan Xiao Hangbi! Setidaknya, satu masalah harus segera kita selesaikan! Dari pada tidak ada sama sekali."
Mereka semua terdiam. Baik itu Xiao Yue, Xiao Qing, Xiao Low, Panutua 2, Panutua 5 dan anggota Merah Xiao setelah mendengar apa yang diucapkan oleh Sesepuh Bi Juan.
Sementara Xiao Yubi yang berada di sebelah ranjang Xiao Hangbi telah terbangun dan berusaha untuk menyandarkan tubuhnya pada tumpukan bantal yang di susun tinggi.
Kondisi Xiao Yubi telah sembuh. Dan sekarang ini dalam tahap pemulihan. Dua atau tiga hari lagi Xiao Yubi sudah bisa turun dari ranjang. Dan beraktivitas seperti biasanya.
Xiao Yue yang melihat Xiao Yubi langsung tersenyum, tanpa sengaja mata Xiao Yue bertemu dengan mata Xiao Yubi. "Bagaimana keadaanmu saudari Yubi?"
"A-Aku baik, te- terima kasih kau te-telah menolongku!" Ucap Xiao Yubi dengan terbata - bata menjawab perkataan Xiao Yue.
Perlahan tangan Xiao Yue membuka tabung ramuan racun tingkat tinggi. Tabung yang terbuka mulai didekatkan pada bibir Xiao Hangbi.
Karena mulut Xiao Hangbi tertutup rapat, Dengan terpaksa Xiao Yue menekan rahang dari Xiao Hangbi agar mulutnya terbuka. Begitu mulut Xiao Hangbi terbuka, dengan segera Xiao Yue mulai menuang ramuan racun tingkat tinggi itu hingga habis.
Dan tak lupa gadis cantik itu pun segera membantu Pemuda tak berdaya yang saat ini sedang berbaring diatas ranjang untuk menyerap racun tingkat tinggi.
Begitu racun tingkat tinggi masuk ke dalam tubuh Xiao Hangbi, Dan mulai terserap secara spontan tubuhnya langsung bereaksi.
Tubuh Xiao Hangbi gemetaran dengan sangat hebat. Keringat dingin langsung membanjir dari tubuhnya. Dan dia teriak- teriak kesakitan.
AAHHH...
AAHHH...
Xiao Yue langsung mengeluarkan kotak kecil berukiran indah yang di dalamnya ada jarum emas dari Gelang Semesta. Di bukanya kotak itu dan dia segera saja menggenggam Jarum Emas.
Xiao Yue langsung saja mengalirkan Energi Mana 70% pada jarum- jarum emas.
"Teknik Akupuntur Yangyin!"
Xiao Yue mengarahkan jarum -jarum Emas itu pada titik-titik penting dalam tubuh Xiao Hangbi terutama kaki, dada dan kepala.
Tubuh Xiao Hangbi makin tak terkendali. Perlahan namun pasti tubuh pemuda yang menjerit -jerit itu berubah menjadi hitam. Semua itu menandakan kalau racun telah mengambil alih tubuh pemuda tampan bertangan buntung itu.
Semua orang yang ada di dalam kamar menjadi tegang, ketika tubuh Xiao Hangbi berubah menjadi hitam.
"Apaaa? Bagaimana mungkin itu bisa terjadi? Ini seperti mimpi saja?" ucap Xiao Low matanya terbelalak.
"Ehhh.... Kenapa bisa menjadi hitam legam seperti itu? Apa mungkin dia bisa hidup?"
" Daripada hidup dengan kondisi yang sangat mengerikan seperti itu. Aku lebih memilih, lebih baik mati saja!" ucap Xiao Qing sambil membayangkan dengan bergidik, andai dirinya yang mengalami hal itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...