XIAO YUE

XIAO YUE
Chapter 47



Begitu Xiao Ling datang membawa ember berisi air, Xiao Yue mulai mencabuti jarum emas yang berada pada telapak kaki Xiao Shibang.


Setiap jarum yang di cabut langsung di masukkan pada ember air. Air dalam ember yang semula bening menjadi keruh dan berbau.


" Siapkan segera obatnya ! Kali ini tambahkan lagi satu butir pil pembersih tulang." Perintah Xiao Yue kepada pelayan setianya Xiao Ling.


Tak berapa lama obat yang ditumbuk kemudian di campur Air Spiritual di serahkan Xiao Ling kepada Xiao Yue , segera saja di minumkan pada Xiao Shibang dan di bantunya menyerap kasiat obat.


Sekarang Xiao Shin , Xiao Yue, Xioa Shiba dan Xiao Ling makan bersama. Hidangan yang di sajikan semuanya kegemaran dari Xiao Yue.


"Emmm ...Hidangan spesial! Wow.. Menggugah selerah banget. Kalau seperti ini lupa kan aja istilah dieeet !" ucap Xiao Yue melirik Xiao Ling. "Aih... Kau tau aja apa yang aku mau. Ehh..Tapi jangan lupa, buatkan Paman nanti siang makanan kesukaannya, sebagai salam perpisahan karena Paman mau kembali ke Klan Cabang".


"Ibu sama Paman masih lama di sini, apakah kamu langsung kembali ke Klan untuk berlatih tanding bersama kelompokmu, Yue'er?" tanya Xiao Shin.


" Ya langsung balik lah ibu! Aku latih tanding dengan tim, baru sekali kemarin. Waktu tersisa cuman hari ini mungkin latihannya plang malam agar kami benar - benar menjadi tim solid," ucap Xiao Yue menjawab pertanyaan ibunya.


Selesai makan Xiao Yue langsung pamit. Xiao Yue melangkahkan kakinya ke samping rumah, pandangannya mengawasi sekitar, di rasa aman dan sepi langsung saja Xiao Yue berkata, " Array perpindahan!"


Tangannya bergerak membuat pola - pola rumit di udara. Kemudian terbentuk pola gambar array perpindahan di udara.


Set...Set...Set..Set..


Begitu pola gambar array perpindahan bercahaya di udara, langsung saja Xiao Yue melompat menembusnya.


Tak jauh dari aula latihan tiba-tiba ada seberkas pola cahaya di udara berasal dari ruang hampa tak lama kemudian muncul Xiao Yue dari dalam pola cahaya itu.


Tap-----


Xiao Yue memegang perutnya karena sensasi aneh dari perpindahannya menyebabkan mau muntah dan sedikit pusing kepalanya.


"Aih... Ternyata begini bila jaraknya jauh! Tidak menyenangkan, aku tidak suka. Apakah karena belum terbiasa jadi kayak gini ?" ucap Xiao Yue dalam hati.


Dengan santai Xiao Yue melangkahkan kakinya menuju ke aula latihan. Ternyata semua sudah pada kumpul baik itu rekan tim Xiao maupun para senior.


"Wah... Tidak nyangkah sepagi ini semua sudah ada di sini berarti latihan bisa langsung di mulai kita tidak bisa santai tim bentukan dari Triluardam belum solid," ucap Xiao Zilong.


" Yup, ayo kita langsung latih tanding! Jangan buang waktu kita percuma", Xiao Low bersemangat.


Mereka lansung melompat dan menyerang satu lawan satu.


"Haha... Keluarkan seluruh kemampuanmu, aku tak sabar menghajarmu kembali," kekeh Xiao Bi.


Wuuuush


" Brengsek..... Siapa yang sudi dan bersedia jadi samsak latihanmu!" Xiao Hangbi mengeluarkan pedang panjangnya.


"Ha..Ha.. Aku akan tetap menang darimu bocah gembrot! Mana bisa kau macam- macam padaku!" provokasi Xiao Bi.


Braak


" Cih, boleh jua kekuatan badanmu! tapi apakah mampu bertahan dari ini" Xiao Hangbi menyeringai semakin bersemangat.


Bluush


"Tidak bisa di biarkan, kami harus bekerja sama! satu lawan satu kami bukan tandingan mereka dari segi kultivasi kami masih di bawah, segi jurus dan kemampuan ada dari kami jua di bawahnya kalau di teruskan bisa babak belur, " ucap Xiao Yue dalam hati setelah membaca situasinya.


" Kita harus bekerja sama bila ingin seimbang, satu lawan satu kita akan kalah, mereka berusaha mencerai berai kita." Teriak Xiao Yue kepada teman- temannya.


Teriakan Xiao yue tidak di dengarkan oleh anggota kelompoknya, mereka bertarung makin berjauhan. Mungkin sudah terlambat memberi peringatan karena dua orang sudah tumbang, dan di hajar tanpa ampun oleh senior yang jadi lawannya.


Ahh...Braak...Bruuuk


Plak...Plak


Setelah puas menghajar sampai pingsan, senior itu ikut bergabung dengan temannya melawan musuh yang bisa menumbangkan temannya.


" Aih.... Lawanku bertambah lagi. Na..Na.. Duo kekasih mengeroyok! Ck, yang benar saja, tapi...Kalian berdua tetap bukan lawanku, aku tetap mampu mencundangin kalian", provokasi Xiao Yue terhadap Xiao Zilong dan Xiao Xiping.


Mendengar apa yang di katakan oleh Xiao Yue keduanya emosi terbakar amarah. Serangan gabungan dari keduanya semakin ganas dan terarah, Xiao Yue harus hati - hati bila tidak ingin jadi bulan - bulanan mereka berdua.


Tang...Ting..Duk


Satu pukulan mengenai perut Xiao Xiping dengan telak, Xiao Yue mundur melompat kebelakang menghindari pukulan dan gerakan pedang susulan dari Xiao Zilong.


" Sialan, tidak sia - sia aku jadi lawanmu! Ayo keluarkan semua kemampuanmu. Bikin kedua kakak seniormu ini mandi keringat jadi makin serius lah?" Xiao Xiping menyeringai kesenangan merasa mendapat mainan baru.


Whuuus...Tang...Braak ...Braak


Jual beli serangan ketiganya makin seru dan gesit dan cepat, walau tanpa energi Mana tapi skill dan kemampuan mereka tak kalah dengan menyalurkan Mana sekitar 25%.


Satu anggota tim Xiao Yue kembali pingsan dan lawan tandingnya ikut bergabung mengeroyok Xiao Yue. Sekarang ada dua arena pertarungan yang masih tersisa.


"Sial sial sial rupanya sampai di sini batas kemampuanku, ahh...Aku tak sanggup lagi bertahan!" Gerutu Xiao Qing dan dia melihat teman- temannya.


Breet.... Buuk.... Dhuuk


" Xiao Yue.. Balaskan kekalahan kami!" Teriak Xioa Qing akhirnya tumbang jatuh tengkurap dan tak bangun lagi dia jua pingsan.


*******