
"Woiiiii.... Bocah nakal, Yue'er! Kenapa hanya berdiri diam saja di situ? Cepatlah bantuuuu.. Orang tua iniii! Hah... Kau pikir orang tua ini tidak butuh istirahat dan santai apa?" Tiba- tiba terdengar teriakan dari sesepuh Xiao Bi Juan kepada Xiao Yue yang tak jauh dari area pertarungannya.
"Ehh, apa? Perlu bantuan! Hehe... Baiklah sesepuh!"
WHUUUUS HAP------
Xiao Yue langsung saja melesat ke tempat sesepuh Xiao Bi Juan berada, walau awalnya dia masih ragu akankah ikut terjun apa tidak dalam pertarungan yang berlangsung tak jauh darinya itu.
Karena Xiao Yue sangat yakin, tanpa dia ikut campurpun sesepuh Xiao Bi Juan akan bisa memenangkan pertarungannya.
Tapi karena ada permintaan langsung dari sesepuh Klan Xiao itu, mau tidak mau, ingin tidak ingin Xiao Yue harus kembali lagi ikut ke dalam kanca pertarungan itu.
"Ck, Memalukan, minta bantuan sama seorang bocah! Sungguh keterlaluan...!" Chu Ba Pungli mengejek lelaki tua yang jadi lawan tarungnya itu.
"Haha..., terserah aku! Mau minta tolong apa tidak! Idih.... Ada yang iri, kasihaaan..." Balas sesepuh Xiao Bi Juan tak mau kalah mengejek rivalnya itu.
Xiao Yue mendarat tepat 4 meter di samping kanan Chu Ba Pungli. Lelaki anggota Assassin Chubuang itu kini harus menghadapi dua lawan dari dua sisi.
Begitu melihat Xiao Yue mendarat, lelaki anggota Assassin Chubuang itu tidak membuang waktu, langsung saja menyerang.
" Jurus Golok Pencabut Nyawa!" Teriak Chu Ba Pungli.
WHUUUUS TAP-----
Dengan cepat sekelebat bayangan tebasan golok melengkung mengarah pada leher Xiao Yue. Gadis cantik itu dengan tenang dan tak kalah gesit menghindari serangan itu.
Xiao Yue cukup mundur sedikit ke belakang. Karena bagi Xiao Yue, serangan yang di arahkan musuhnya itu masihlah mudah untuk di atasi.
BLAAAAR
"Siaaaal, Aku tidak bisa membalas kematian rekanku! Huh..., seranganku ternyata tidak cukup untuk bisa membuat bocah ingusan itu mampus."
Melihat serangannya gagal, membuat Chu Ba Pungli kecewa sekaligus juga penasaran, dia kembali lagi menebaskan goloknya dengan lebih cepat.
" Jurus Pedang Pengantar Sukma!" ucap Xiao Bi Juan yang melihat peluang dan akan memanfaatkannya sebaik mungkin. Bersamaan dengan Chu Ba Pungli teriak, "Jurus Golok Pencabut Nyawa!"
WHUUUUUS WHUUUUS
Sebuah serangan dari sesepuh Xiao Bi Juan lebih dulu menyapa Chu Ba Pungli. Terpaksa serangan yang mau dia lancarkan kembali pada Xiao Yue, dia gunakan untuk menghadang.
Xiao Yue yang melihat serangan Sesepuh Klan Xiao langsung saja membuat pola- pola rumit di udara. " Segel Kutukan Terbalik!"
BOOOOOOM
Terjadi ledakan yang sangat dahsyat ketika dua kekuatan itu saling bertabrakan. Baik Xiao Bi Juan mau pun Chu Ba Pungli sama- sama terlempar 7 meter dan terluka cukup parah.
WHUUUUUS CRAAAAS
Sedangkan Xiao Yue tidak menghindar juga melindungi dirinya dari efek kejut ledakan, gadis cantik itu tetap berdiri di tempatnya. Dia malah memanfaatkan efek kejut dari ledakan itu agar bisa terluka.
Sebab luka yang akan Xiao Yue derita dan alami itu bakalankan akan kembali kepada orang yang menyerang dirinya.
"Aiih... Bodoh! Aduuh Xiao Yueee, Xiao Yue! Kenapa tadi aku harus menggunakan segel? Kalau begini yang ikut terluka bukan hanya Anggota Assassin itu tapi sesepuh Xiao Bi Juan juga. " Rutuk Xiao Yue kepada dirinya sambil tangannya mengetuk- ngetuk kepalanya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...