XIAO YUE

XIAO YUE
Chapter 124



Xiao Yue menarik nafas dan menghembuskannya dengan sangat kasar. "Dasar Perayu pemula! Di dekati wanita cantik saja sampai lupa daratan! Bisa- bisanya terpedaya! Bukannya tambah percaya diri malah grogi berlapis cengengesan!"


Xiao Qing yang mendengar, Xiao Yue berbicara itu makin bingung. Sebenarnya Xiao Yue ini sedang bicara apa. Dan siapa sebenarnya yang sedang di bicarakannya ini.


Sementara itu Xiao Low yang sedang terlentang di tanah mulai bangun dan kemudian berdiri. Dia memuntahkan seteguk darah segar. Di hapusnya darah yang keluar dengan ujung jarinya. Mata tajam Xiao Low, melihat gadis cantik lawannya Liang Yu Cha juga bergerak dan menyemburkan darah segar membasahi hanfu putihnya.


Hanfu itu kini ternoda darah pada bagian dadanya. Liang Yu Cha berusaha bangun dari posisi duduknya. Dengan badan sedikit gemetar dia berdiri dan mengedarkan Energi Mana untuk menstabilkan badannya.


Wasit pertandingan memandang Xiao Low dan Juga Liang Yu Cha secara bergantian. Tak berapa lama kemudian terdengar suara wasit adu tanding yang mengumumkan bahwa arena tanding 6 telah di menangkan oleh Nomer 57 yaitu Liang Yu Cha dari Klan Liang.


Penonton bersorak memberi pujian kepada ke dua peserta karena mampu memberikan pertunjukan yang sangat menarik.


Xiao Low menarik nafasnya tiga kali, untuk menenangkan dirinya yang telah gagal maju pada putaran selanjutnya, dan juga tidak bisa mengharumkan nama Klan Xiao.


Sedangkan Liang Yu Cha yang mendengar apa kata Wasiat langsung melompat kegirangan karena berhasil lolos babak selanjutnya.. Dia memandang Xiao Low kemudian melompat mendekatinya.


Begitu tiba di hadapan Xiao Low, dia pun berbicara, " Kasihan, Buaya koq di kadalin! Mana bisa menang!" Usai bicara Liang Yu Cha menjulurkan lidahnya kepada Xiao Low kemudian berbalik arah melompat ke tempat Klannya berada.


Xiao Low yang mendengar ucapan gadis cantik itu hanya bisa tersenyum sambil menggaruk- garuk kepalanya yang tidak gatal. Dia pun melangkahkan kakinya sedikit gontai ke tempat anggota Klan Xiao yang lainnya.


"Aih..Perayu pemula kita, telah salah perhitungan! Bukannya untung tapi malah buntung! Haha... Wajah tampan bukan jaminan! wanita lebih suka yang kultivasi tinggi dan kaya raya serta gagah. Kalau tampan itu adalah bonusnya!"


Xiao Qing yang semula penasaran dan heran akhirnya mulai memahami keadaan, "Ck, memalukan saja! Makanya jangan banyak tingkah! Kamu tidak cocok sama sekali! Jadilah Xiao Low teman kami."


"Hehe.... Ya namanya saja usaha! Inginnya sih sekali tepuk dua lalat bisa di dapat! Ya gadis cantik juga tiket putaran selanjutnya. Tapi sayangnya gagal total. Tidak satu pun yang di dapat." ucap Xiao Low sedih dan kecewa.


"Ohh... Aku pikir otakmu dikit miring gara- gara tegang, panik dan putus ada. Sadar kalau nyawa kita lagi di ujung tanduk, kita lagi di buru. Tapi... e, tapi.. Tak taunya!" ucap Xiao Qing sambil melirik teman baiknya itu.


" Ehh... Gadis incaran! Aih... Kau lagi jatuh hati! Kau naksir gadis dari Klan Liang itu sih Liang Yu Cha. Itu sebabnya kau bertingkah tak tahu malu seperti itu!" ucap Xiao Yue pada rekannya itu.


"Hehe... Bukan juga sih! Aku hanya ingin tahu saja! Apa pesonaku ini bisa juga menaklukkan gadis yang terkenal dingin sekali sama kaum pria. Tapi... kalau ternyata dia mau, aku juga tak akan perna keberatan! Aku inikan masih jomblo!" ucap Xiao Low kepada kedua temannya.


Xiao Qing dan Xiao Yue melirik tajam kepada Xiao Low. Keduanya bersamaan mengambil nafas panjang dan menghembuskannya dengan kasar.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...