
Setelah berada di depan istrinya Patriak Xiao Lang bilang," Aku akan menanyakan ke Pavilium Obat tentang Yue ' er! "
"Segeralah... , perasaan aku tidak enak ! Semakin tahu kabar, aku akan merasa tenang !" gumam Xiao Shin melihat pelayannya yang masih juga tidak berhenti mondar - mandir.
" Ling' er ayo masuk rumah , suami aku akan cari kabar Nona kamu!" Tàngannya melambai pada pelayan cantik itu. " Bukannya kamu juga dari tadi belum makan, kasihan tu cacing dalam perut kamu pada kelaparan !" ucap Xiao Shin.
" Tunggu sebentar lagi aja Nyonya ! Bagaimana kalau Nona juga belum makan, masa iya saya makan duluan, " kata Pelayan Setia itu.
" Sekarang kamu makan, " perintah Patriak Xiao Lang.
"Ba... , baik ..."
Setelah menjawab Xiao Ling masuk kedalam rumah, meninggalkan suami istri yang masih berdiri di depan .
" Aku pergi ,"
Setelah berpamitàn kepada istrinya patriak Xiao Lang meninggalkan rumahnya menuju Pavilium Obat yang letaknya agak jauh dari kediamannya.
Tak berapa lama akhirnya patriak Xiao Lang tiba di depan Pavilium Obat. Dia langsung masuk kedalam menemui yang saat ini bertugas menjaga Pavilium .
" Maaf... Mengganggu aktifitasmu Pànutua Xiao Nie !" sapa Patriak Xiao Lang pada lelaki cebol di depannya.
"Eh... Patriak , tidak mengganggu sama sekali ! Ada keperluan apa Patriak berkunjung? " jawab Pànutua Xiao Nie.
Sambil duduk di kursih yang ada di depan meja panutua Xiao Nie , Pàtriak Xiào Lang melanjutkan perkataannya.
" Apakah semua murid Klan yang bertugas mencari sumber daya alam di Hutan Xiaoying sudah kembali semua ! Aku mencari Yue ' er karena dia salah satu dari murid yang pergi . "
" Ehh !" Panutua Xiao Nie terkejut , " Kalau itu aku tidak tahu..Para murid yang kembali langsung setor sumber daya , kemudian tidak ada yang tinggal , jadi tak ada laporan yang belum kembali".
" Apaaaaa ,"
" Ikut kelompok mana Yue ' er ke hutan ?" tanya Patriak kepada Panutua Xiao Nie.
" Menurut catatan , dia ikut dalam kelompok sepupunya Xiao Xia , " jawàb Panutua.
Mendapat jawaban dari panutua XIao Nie segera Patriak Xiao Lang bangkit berdiri dan berjalan meninggalkan Pavilium menuju kediaman saudara laki - lakinya.
Beruntung rumah Xiao Xia tidak jauh dari Pavilium sehingga satu tarikan nafas saja Patriak sudah sampai.
Whuuss
Tepat di depan rumah , Patriak melihat saudaranya bersama anak gadisnya lagi melatih gerakan pedang menari bulan...
" Gerakan pedangmu makin tajam Xia 'er !" ucap Patriak melihat jurus pedang yang diperagakan oleh keponakannya itu.
" Patriak ," Jawab keduanya bersamaan.
Mereka seketika menghentikan latih tandingnya. Dan meminta Patriak untuk masuk kedalam rumahnya.
Didalam rumah Patriak langsung saja bertanya tentang Xiao Yue kepada keponakannya itu. Kecemasan dan ke kwatirannya tidak bisa ditahan lagi.
" Tugas dari Pavilium Obat kamu beregu dengan Yue'er ," kata Patriak Xiao Lang sambil menatap keponakannya. " kamu sudah pulang, kenapa Yue'er belum kembali?"
" Ehh, aku tidak tahu ! Karena kami berempat berpencar dalam mencari sumber daya alam , kebetulan kami dapat bagian wilayah barat, " cicit Xiao Xia.
" Kenapa harus berpencar? " Ucap Xiao Gu ayah dari Xiao Xia.
"Ya.... ,biar dapat banyak sumber daya alamnya dan juga jelas..Yang di dapat pasti aneka ragam ," komentar Xiao Xia untuk menjawab perkataan ayahnya. " Dapat banyak langsung pulang, karena kami sudah sepakat sore balik klan, banyak apa sedikit yang di peroleh begitu, Yah! " Alibi yang digunakan oleh Xiao Xia.
Xiao Xia pura - pura bertanya pada Patriak Xiao Lang, " Benarkah... Xiao Yue sampai sekarang belom pulang? Ini sudah larut malam , apa jangan - jangan dia masih ada di hutan ? "