
"Yup... Kita telah berhasil lolos maju putaran selanjutnya! Sekarang kita tinggal menanti hasil dari pertarungan Xiao Low! Apakah juga mengikuti jejak kita! Maju putaran selanjutnya!Hehe.." ucap Xiao Yue dengan tertawa bahagia.
"Semoga saja, itu juga harapanku! Dengan begitu Klan Xiao kita memiliki peluang besar untuk makin bersinar !" ucap Xiao Qing sambil melirik panutua 2 yang berkonsentrasi melihat pertarungan Xiao Low yang masih berlangsung.
Pandangan Xiao Yue kini melihat pertarungan Xiao Low dengan lawan tandingnya, seorang perempuan yang sangat cantik yang makin lama makin seru saja.
Kelihatan sekali keahlian dan kemampuan gadis cantik itu seimbang dengan Xiao Low. Mereka telah bertukar beberapa jurus. Dan belum bisa di tebak siapa yang paling unggul dari ke duanya.
XIao Low melompat secara zig zag berusaha mendekati lawan dengan pedang yang penuh Energi Mana.
"Jurus Selendang Seribu!" ucap gadis cantik yang tak lain adalah Liang Yu Cha langsung saja menyerang Xiao Low dengan melayang di udara. Senjata Selendang di tangannya tiba- tiba berubah menjadi banyak dan langsung menerjang Xiao Low yang ada di bawahnya.
"Uhh...Ternyata kau ini seorang wanita yang sangat agresif sekali! Hehe...!" ucap Xiao Low memprovokasi lawan tandingnya itu.
Kemudian jurus selendang seribu hampir saja berhasil melilit tubuhnya. Dengan cepat Xiao Low membuat pola rumit di udara, "Array Pertahanan!" Kemudian Xiao Low berteriak, "Jurus Pedang Badai Angin!"
WHUUUS WHUUUS
BREEET BREEET
"Apaaaaaa? ucap Liang Yu Cha melihat jurus selendang seribu mampu di robek -robek oleh ratusan pisau angin milik Xiao Low.
"Haha... Haha...! Xiao Low tertawa terbahak -bahak sambil mengendalikan angin yang mampu berubah menjadi ratusan pisau angin.
"Teknik langkah cepat!" ucap Liang Yu Cha langsung saja melesat ke arah bawah ke tempat Xiao Low berada. Kemudian dia kembali berucap " Jurus Selendang Seribu!" Selendang yang telah di aliri Energi Mana itu bergulung dan berputar sangat cepat sehingga menyerupai angin topan yang siap menghempaskan apa saja.
"Ck, Dasar lelaki kurang perhatian! Aku rasa di Klanmu tidak ada wanita cantik! Makanya ketika melihat wanita cantik matamu jadi jelalatan!" ucap Liang Yu Cha menyindir dengan sadis.
Xiao Low memegang pedangnya dengan erat kemudian mengalirkan Energi Mana pada bila pedangnya. Tak lama kemudian dirinya bergumam, "Jurus Pedang Badai Angin!" Pedang yang di selimuti Mana kemudian menciptakan badai angin yang menyerupai sekrup raksasa siap beradu.
BLAAR BLAAR BOOM
Kedua kekuatan itu akhirnya saling bertabrakan dan mengakibatkan sebuah ledakan yang besar dan sangat dahsyat.
Array yang telah di pasang oleh wasit bergetar sangat hebat dan di lantai tanding arena 6 tercipta lubang yang sangat besar. Kedua peserta terhempas sejauh lima meter tapi masih bisa berdiri.
"Apaaaa? Ini tidak bisa di percaya ! Bagaimana ini!" gumam Liang Yu Cha terkejut karena jurus terhebatnya mampu di tahan oleh Xiao Low.
Liang Yu Cha masih kebingungan dengan keadaan dan situasinya. Saat tiba- tiba Xiao Low ada di hadapannya dengan menyabetkan pedang yang ada di dalam genggamannya.
Secara refleks Liang Yu Cha langsung melompat kebelakang menghindari serangan itu. Tapi tetap saja bajunya telah robek di bagian dada.
"Uhh.. Gerakanmu lincah dan gesit! Hehe... Hampir saja aku bisa memberi tanda mata di situ- tu!" ucap Xiao Low tak tahu malu sambil matanya melirik- lirik dua gunung besar yang hampir saja tergores oleh pedangnya. " Dan aku sangat yakin kau akan selalu teringat wajah tampanku ini!"
" Dasar mesum! Keterlaluan! Apa yang kau pandangi? Kurang ajaaar!" ucap Liang Yu Cha wajahnya menjadi marah apa malu hanya dia yang tahu.
" Hehe... Terserah aku, apa yang aku liha? Ini namanya rejeki anak baik hati! Kenapa juga harus berpura -pura tidak suka melihat melen yang segar seperti itu!" ucap Xiao Low makin kurang ajar matanya tidak lepas melihat gunung kembar Liang Yu Cha yang sedikit terbuka akibat dari robeknya hanfu yang di kenakan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...