
Xiao Yue yang mendengar informasi itu menjadi tegang. Dia tidak tahu kalau anggota Assassin Chubuang bisa melakukan hal itu.
Ini adalah informasi yang sangat berharga untuk kedepannya. Karena hal ini tidak boleh sampai terjadi dan terulang kembali.
Xiao Yue harus bisa memecahkan masalah giok jiwa ini. Ketika dia membunuh dan membantai anggota Assassin Chubuang, harus rapi , bersih dan tanpa jejak.
Karena Xiao Yue hanya bisa dan mampu menghadapi Assassin Chubuang dengan jalan diam- diam.
Dan menghabisinya satu persatu, tidak mampu menghadapi mereka secara langsung, karena dirinya sadar kekuatannya belumlah cukup.
Xiao Yue pun sadar kalau target utama Assassin Chubuang kemungkinan besar adalah dirinya. Sekarang ini, kemungkinan besar informasi itu sudah di sebarkan oleh para pemimpin Assassin Chubuang kepada seluruh anak buahnya.
Tak lama kemudian terdengar lagi pembicaraan dari kelompok itu. "Anggota Assassin Chubuang kini telah disebar di Ibukota, Mereka kini sedang berbaur bersama masyarakat. Akan sangat sulit untuk membedakan anggota Assassin Chubuang dengan orang biasa, kerena kesempurnahan mereka dalam menyamar."
"Kau benar sekali saudara Chu Balu! Tidak perna ada dalam sejarah Assasin Chubuang. Target buruannya terlepas, apa lagi bisa selamat karena biasanya mangsa mereka itu tidak akan lolos dan pasti tertangkap berakhir dengan kematian."
Xiao Yue yang mendengar informasi ini pun menyunggingkan senyumnya. "Kalau gitu aku akan mengubah sejarah Assassin Chubuang, yang selalu berhasil itu menjadi pertama kalinya gagal. Buruannya bukan hanya lolos tapi juga menjadi membawa kehancuran dan pemusnahan dari kelompok Assassin Chubuang!" tekad Xiao Yue dalam hati.
"Satu hal yang pasti adalah kelompok Klan Xiao yang ikut dalam Turnamaen Lingcup akan di bantai. Karena mereka itu target awal dari misi yang di berikan Klan kepada anggota Assassin Chubuang!"
"Saudara benar sekali, Mana mungkin Klan Chu membiarkan itu terjadi! Aku pun tidak keberatan, bila di minta membantu mereka, memberikan hukuman setimpal pada generasi muda Klan Xiao itu. Dengan senang hati aku melakukannya!"
Xiao Yue berusaha memadamkan kemarahannya yang kini mulai tersulut. Tangannya terkepal kuat dan matanya menjadi sedikit melotot serta kemerahan.
"Ehem.... Ehem...! Sudah jangan bicara lagi! Apa kalian ini tidak sadar? Kalian sejak tadi sedang di awasi!" ucap orang jubah ungu.
"Apaaaa? Bagaimana bisa? Kenapa kami tidak menyadarinya ?" ucap Chu Balu langsung memandang sekitarnya.
Dan itu bukan hanya Chu Balu, yang mulai memeriksa sekitarnya. Tapi semua orang yang memakai atribut Klan Chu. Sayangnya mereka tidak dapat menemukan siapa pelaku yang sedang mengawasi.
Xiao Yue tidak takut sama sekali, dia masih saja menerapkan Teknik Mata Hati untuk mengawasi sekitarnya. Bahkan Energi Mana yang di alirkan pada telinganya di tambah 10 %.
Apa yang di lakukan oleh kelompok itu telah menarik perhatian beberapa orang dan juga pemimpin prajurit.
Sengaja apa tidak sengaja tindakan memeriksa orang yang dilakukan kelompok Atribut Klan Chu membuat suasana yang ramai bagai pasar jadi hening dan sedikit tegang.
Karena tindakan itu jelas ada yang merasa tersinggung, ada juga yang merasa terintimidasi, ada juga yang biasa saja.
"Kenapa kalian semua memeriksa diriku? Apa kalian punya masalah dengan keberadaanku disini?" tanya lelaki berwajah tirus.
" Ck, mereka memang sengaja mencari masalah!" ucap lelaki botak itu. "Mau pamer kemampuan! Menunjukkan kekuatan! Ayo majuuu!" Lelaki botak itu memberi isyarat tangan sebagai tantangan.
"Haha... Kau Ingin melawanku? Dasar orang bodoh!" ucap Chu Balu telah terprovokasi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...