
Xiao Yue meluapkan kegembiraan tak ubahnya seperti anak kecil yang mendapat mainan baru. Kekuatan Mata Hati ternyata sesuatu yang cukup istimewa menurut Xiao Yue . Sebuah jurus yang luar biasa karena kita bisa tahu sekitar kita tanpa ada halangan, sehingga apabila ada bahaya kita bisa mengantisipasinya.
Masih ada waktu yang tersisa dan di gunakan Xiao Yue buat istirahat di dalam peraduannya . Sampai kamar dia duduk di atas ranjang empuk begitu badannya di rebahkan dia langsung tertidur pulas.
Perbedaan waktu dalam ruang Gelang Semesta dengan dunia luar sangat menguntungkan . Meskipun seminggu di dalam ruang Gelang Semesta tapi di luar cuman satu hari aja.
Xiao Yue terbangun dari tidurnya ketika cahaya mentari masuk kamarnya, " Emm... Aaa...Nyenyak banget bobokku! " Sambil menggerakkan badannya. " Saatnya aku mandi," Segera bangun dari ranjang empuk dan berjalan ke tempat mandi yang masih satu ruangan .
Xiao Yue melakukan semua aktivitasnya dengan cepat baik itu mandi atau pun menghanjal perut yang lapar. Dia tidak boleh buang- buang waktu karena tujuan utama belum di dapat yaitu mendapatkan inti binatang api
Segera saja Xiao Yue keluar dari ruang Gelang Semesta dan muncul kembali di goa yang kemarin siang dia tinggalkan.
Bisssssss
Sekarang Xiao Yue dapat melihat jelas seekor ular merah pucat besar dan panjang . Ular itu diam tidak bergerak dan berada tepat di ujung goa.
"Oh..Oh ular Cadenin, ular ini tidak memiliki racun tapi lilitannya luar biasa kuat apa lagi sisik ularnya memiliki kekebalan! Aneh... , dari tadi aku disini ular itu tidak merespon ! Apa ada yang di sembunyikan di balik badannya yang besar itu? " pikir Xioa Yue.
Karena penasaran terhadaap ular tersebut Xioa Yue menggunakan diam - diam kekuatan mata yang di kuasainya " Mata Hati !" Mata Xiao yue mengeluarkan cahaya putih gemerlap seketika dapat menembus ular, sehingga seluruh organ dalam ular terlihat semua begitu jua dengan apa yang di sembunyikan ular di belakangnya.
Ternyata ular ini menjaga dan menyembunyikan batu Green dan telur nya. Ular ini kultivasinya tahap Body Laksmana puncak sama dengan basis kultivasinya. Melawannya akan sangat merepotkan dan jelas sekali memakan waktu .
"Sebagai alkamis aku membutuhkan batu Green itu apa lagi ukurannya lumayan besar dan kalau telur dan daging ular itu bisa aku santap sangat baik sekali bagi kemajuan dan peningkatan tulangku!" ular gumam Xiao Yue dalam hati.
Xiao Yue telah memutuskan langkah apa yang harus di ambilnya dan keputusannya adalah menyerang langsung ular merah pucat.
Di keluarkannya pedang dari cincin dimensinya di alirkannya Energi Mana pada pedang, "Jurus Pedang Bulan Suci!" Di ayunkan pedang ke depan dengan gelombang angin tepat pada ular
WHUUUUS
TING ... TING.... TING
Angin yang di lancarkan tak ubahnya seperti pisau itu tertahan oleh sisik - sisik ular yang kuat dan tebal sehingga memiliki kekebalan yang luar biasa.
Ular itu bereaksi membalas serangan dengan membuka rahangnya yang kuat serta menggerakkan badannya yang besar dan panjang ke arah Xiao Yue.
Xiao Yue berhasil menghindar dari serangan dengan cara melompat ke samping, tapi serangan lanjutan terjadi lebih cepat dan gesit dari ular Cadenin membuat Xiao Yue kerepotan.
" Jurus Pedang Bulan Suci!" Sekali lagi pedang di tebaskan ke arah ular dengan menciptakan angin menderu ganas menyayat dinding goa tapi ..
TING...TING...TING...
Tak mampu menggores kulit ular Cadenin apa lagi melukainya. Dan ular Cadenin makin ganas dan liar membalas tiap serangan dan gerakan yang di arahkan pada Xiao Yue.
Ular Cadenin memutar kepala membuka rahangnya lebar dan menyambar Xiao Yue kembali dan berhasil dihindari , di sabetkannya ekor panjang ular dengan gerakan sangat cepat .
BREET.....TAR
Dialirkan Energi Mana pada pedang 100 % di ayunkan pedang " Jurus Pedang Bulan Suci!" Dengan melompat keatas diarahkannya gelombang angin ribut kecepatan ekstrim ke arah mata ular
JLEP...JLEP
Serangan itu tepat sasaran kedua mata ular terluka parah dan mengeluarkan banyak darah, tapi ular Cadenin masih tidak mau menyerah kembali melakukan serangan selanjutnya.
"Jurus Pedang Bulan Suci !" Ditingkatkan level jurus pada tingkat penyelesaian saat ular Cadenin makin mendekat dan kesempatan tidak di sia - siakan oleh Xiao Yue saat ular itu berbalik dan menegakkan kepalanya dia menyerang bagian bawah ular dengan telak.
JLEP ...JLEP
CRAAASH
Ular Cadenin terkapar bersimbah darah nafasnya tersengal- sengal tak lama kemudian mati. Xiao Yue langsung mengibaskan tangannya ke arah batu besar green dan telur langsung lenyap begitu juga dengan tubuh ular masuk ke cincin dimensi kecuali batu Green di lempar ke ruang Gelang Semesta.
Xiao Yue keluar goa dan melanjutkan lagi perjalanannya menembus Hutan Xiaoying lapisan 7. Dia lebih berhati- hati dan waspada karena para hewan monster adanya di lapisan 7. Xiao Yue memakai kemampuan mata hati menyisir hutan.
Dengan kemampuan mata hati dia bisa menghindari bertemu monster level tinggi karena ternyata mata hati mampu mencapai 3 km .
Memanfaatkan Mata Hati akhirnya Xiao Yue menemukan buruan yang di cari tapi binatang monster atau beast itu sekarang sedang bertarung dengan sengitnya.
GOAR....
UUK...AAK...
Xiao Yue menghapus keberadaannya dan mendekat secara diam- diam kearah dua binatang monster yang lagi bertarung itu.
Harimau Api sedang bertarung dengan Kera Merah. Kedua binatàng beast itu kultivasinya imbang Body Jendral . Kondisi kedua binatang itu sama- sama terluka parah, darah mengalir dari tubuh dan kelelahan , tinggal menungguh siapa yang bakal bertahan sampai akhir.
Di sekitar tempat itu rusak berat. Banyak lubang terbuka akibat ledakan dari dua kekuatan beast, banyak pohon tumbang dan hangus terbakar serta tidak sedikit yang hancur.
"Kelihatannya ke dua binatang monster itu cukup lama bertarung, aku tinggal tunggu siapa yang menang, dengan keadaan yang luka parah seperti itu...Baru aku bisa habisi !" gumam Xiao Yue dalam hati tersenyum senang.
GOAR...UUK...AAK
Harimau Api menerjang Kera Merah di ayunkan cakar dengan api berkobar , Kera tak tinggal diam di sambutnya cakar Harimau dengan kepalan tangàn yang di selimuti angin tornado.
BUK... BUK...CRAAASH
Ke duanya terkena telak tak ada yang berdiri sama - sama terkapar, tergeletak di tanah . Harimau Api berusaha berdiri kembali dengan gemetaran tapi akhirnya kembali terkapar sedangkan Kera Merah tak bergerak sama sekali.
Xiao yue menggunakan "Mata Hati !" untuk memeriksa keadaan kedua binatang , Kera Merah telah tewas sedangkan Harimau Api masih hidup tapi lukanya teramat parah.
**********