
Xiao Yue tidak peduli lagi apa yang diucapkan oleh pemuda tampan di hadapannya itu. Kalau memang pemuda tampan itu tidak mau lepaskan Segel yang telah dia tanam di dalam tubuhnya. Sudah cukup berurusan dengannya. Xiao Yue tidak bisa lagi mengharapkannya.
Xiao Yue harus mencari jalannya sendiri. Mencari cara dan juga metode yang bisa di gunakan dan di pakai untuk melepaskan dan menghancurkan segel yang membelenggu dirinya. Mungkin dia bisa dapat petunjuk dari buku kuno yang telah di dapatkannya dari pelelangan.
Xiao Yue pun memutuskan untuk kembali ke Paviliun Losmenling. Dia tidak mau membuang- buang waktu hanya karena pemuda tampan ini.
Xiao Yue memang tidak bisa melepaskan dan menghancurkan segel yang ada di dalam tubuhnya, tapi setidaknya dirinya sudah bisa bergerak dengan bebas. Dan juga masih bisa menggunakan kekuatan dan kemampuannya dengan sempurna tanpa terganggu dengan segel yang tertanam dalam tubuhnya.
" Aku sial, benar-benar sangat sial karena bertemu dengan dirimu! Dan aku berharap kau tidak mengaktifkan segel kutukmu yang ada pada diriku, di saat aku sedang bertarung dengan musuh-musuhku. Karena itu sangat merugikan diriku!" Ucap Xiao Yue memandang lurus pemuda tampan itu.
"Haha ... Apa urusanku dengan mereka! Kenapa juga aku harus mengaktifkan segel? Ohh.. kau tidak menyadarinya! Sayang sekali … "ucap pemuda tampan itu sambil menggelengkan kepalanya.
Di pandanginya gadis cantik yang ada di hadapannya itu kemudian pemuda tampan itu kembali berbicara, " Segel yang ada di dalam tubuhmu itu, tidak perlu aku aktifkan karena akan aktif dengan sendirinya."
"Apaaaaa?" Xiao Yue kaget mendengar apa yang disampaikan oleh pemuda tampan itu kepada dirinya.
" Celaka, bagaimana ini? Besok aku harus bertanding dalam Turnamen Lingcup. Kalau tiba-tiba segel ini aktif dengan sendirinya, sama saja membantu musuh untuk mengalahkan aku. Karena aku sama sekali tidak akan pernah bisa bergerak, tidak ubahnya seperti patung. Bagaimana aku bisa maju ke dalam putaran selanjutnya? Kau yang harus bertanggung jawab! Kalau semua itu terjadi, semua itu gara-gara ulahmu!"
"Kalau kau sengaja memberiku segel kutuk untuk membantu musuhku maka aku akan tahu dan menyadari! Ingatlah bila itu sampai terjadi, Kau orang pertama yang akan aku buruh untuk aku bunuh jika aku masih selamat, masih hidup dan segar bugar!" ancam Xiao Yue kepada pemuda tampan itu.
Mendengar ancaman gadis cantik yang ada di depannya. Pemuda tampan itu tersenyum makin lebar. Dia bukannya kuatir tapi terlihat gembira.
Xiao Yue tidak terlalu memperhatikan ekspresi dari pemuda tampan itu, Dia langsung melompat dan melesat pergi. Dan kali ini dia benar-benar bisa pergi meninggalkan area rumah makan Pasti Nambah Lagi.
Xiao Yue berhenti di tempat yang sepi kemudian dia membuat pola-pola rumit di udara.
SAT SET SAT SET
Pola rumit itu perlahan berubah jadi gambar Array perpindahan yang melayang di udara tak lama kemudian bersinar. Dan Xiao Yue Kemudian melompat ke dalam cahaya tersebut.
CLIIIING
Tiba Tiba Xiao Yue menghilang dari tempat itu bersamaan dengan lenyapnya pola yang bercahaya itu. Xiao Yue tiba-tiba langsung muncul dari ruang kosong di dalam kamarnya di penginapan paviliun Losmenling.
Xiao Yue langsung mengalirkan Energi Mana pada Gelang Semesta dalam sekejap mata sudah berada di dalam ruang Gelang Semesta. Xiao Yue sekarang ini ada di taman samping rumahnya untuk memanen beberapa bunga.
Setelah dirasa cukup bunga yang dipanen Xiao Yue masuk rumah langsung menuju kamar mandi. Badannya lengket dan bau keringat sedikit menyengat membuatnya risih. Kini di depan matanya terdapat bak mandi cukup besar dengan air spiritual dan atasnya ditaburi Mawar Bianglala.
Akan menjadi terapi yang sangat bagus untuk perawatan tubuhnya dan sekaligus juga mengembalikan staminanya.
Mawar Bianglala termasuk salah satu sumber daya alam langka, yang sangat sukar untuk ditemukan. Harganya pun sangat mahal sekali.
Khasiat Mawar Bianglala tidak main-main. Mampu membuat tubuh menjadi sangat harum setelah berendam atau menjadikannya teh mawar. Dan keharuman itu mampu bertahan selama satu tahun walau tidak mandi sama sekali.
Selain itu khasiat yang lain adalah mampu menambah kecantikan 7 kali lipat bagi perempuan. Sehingga orang yang berwajah buruk sekalipun, apabila mengonsumsi Mawar Bianglala akan menjadi cantik.
Selama satu jam Xiao Yue berendam dengan di temani teh Mawar Bianglala di padu dengan Madu Bulan.
Selesai mandi dia langsung mengambil hanfu ungu yang ada di cincin dimensinya untuk kenakannya. Dirasa semua sudah rapi Xiao Yue berjalan menuju arah pintu dan kemudian membukanya.
KLEEK KRIIIEEET
Langsung saja langkah kakinya diarahkan menuju ke kamar Panutua 2. Karena dia harus segera memeriksa kondisi kedua temannya yaitu Xiao Hangbi dan Xiao Yubi.
Begitu sampai di depan pintu kamar Panutua 2. Xiao Yue langsung saja mengetuk pintunya.
TOK TOK TOK
Tak lama kemudian pintu itu dibuka dari dalam. Dan Xiao Yue melihat semua rekan anggota Klan Xiao-nya ada di dalam. Dan saat ini mereka sedang makan bersama.
" Maaf aku datangnya sedikit agak terlambat! Tadi aku ada urusan sebentar! Emmm...Aku harap kalian tadi tidak sedang menungguku!" ucap Xiao Yue.
"Bagaimana tidak menungguh? Apa kau lupa? Kau harus melanjutkan mengobati mereka berdua!" ucap Panutua 5 membalas ucapan yang di lontarkan oleh Xiao Yue.
Panutua 2 juga tak mau ketinggalan langsung ikutan bicara, " Kalau kau memang capek istirahatlah! Tidak apa-apa kalau memang hari ini pengobatan Xiao Yubi dan Xiao Hangbi harus ditunda untuk hari ini! Mereka berdua telah menceritakan kepada kami tentang pertempuranmu dengan Tuan Muda dari Klan Liang."
" Hehe.. Maaf apabila aku menambah daftar musuh lagi! Tapi sebenarnya bukan itu maksudku! Tidak ada keinginan untuk menambah musuh, padahal aku sudah berhati-hati! Tapi kelihatannya masalah yang datang kepada kami!" ucap Xiao Yue.
" Aku rasa masalah dengan Tuan Muda Klan Liang tidak akan ketahuan dan aku rasa yang selamat pasti tidak akan mengungkitnya! Jangan lupa kalau kita semua hampir saja tewas! Andaikan tidak ditolong oleh tamu kerajaan yang kebetulan mampir di rumah makan!" ucap Xiao Qing setelah menganalisa keadaan.
Xiao Low menggenggam paha ayam yang mau dimakannya itu dengan sangat erat, ketika mengingat kejadian yang hampir saja ikut merebut nyawanya, " Panutua dari Klan Liang itu sudah gila! Dia ingin membunuh semua orang, hanya karena tidak menginginkan adanya saksi atas kecurangannya!"
"Aih... Tidak usah diingat, nanti selera makannya hilang! Sia-sia makanan yang sebegitu banyak bakalan tidak di makan." ucap Xiao Yue tiba- tiba mengambil ayam panggang yang sedang di pegang Xiao Low.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...