
Akhirnya yang di nanti dan di harapkan terjadi Xiao Xiping dan Xiao Zilong menyerah kepada tim Triluardam. Mereka bersuka cita larut dalam kegembiraan serta kebahagian, terpancar jelas dari wajah- wajah yang tak lepas tersenyum lebar.
Pada saat itu Panutua 2 datang menghampiri mereka, "Persiapkan diri kalian tim Triluardam karena besok pagi sekali kita berangkat ke ibu kota Kerajaan Ling! Aku harap tidak ada yang datang terlambat! Usahakanlah bisa tepat waktu."
"Baik panutua," Jawab mereka serempak sambil menganggukkan kepala.
Tak berapa lama setelah kepergian Panutua 2, tim senior Tali Hijau meninggalkan aula pelatihan di susul tim Triluardam juga meninggalkan aula paling akhir.
Xiao Yue berpisah dari rekannya celingak- celinguk mencari tempat yang di rasa paling sepi, "Array Perpindahan!" Dia kemudian mengangkat tangannya membuat pola - pola di udara hingga tercipta gambar array perpindahan diudara , begitu keluar cahayanya dia langsung melompat ke dalam array.
Set.... Set...Set... Set
Cling...
Xiao Yue kecejap mata langsung tiba di dalam kamarnya. "Ternyata benar sensasinya seperti ini! Sedikit pusing dan mau muntah bila tak terbiasa! Menembus ruang dan waktu pasti ada sedikit efek sampingnya!"
"Aku harus kembali ke ruang Gelang Semesta. Saatnya bagiku menaikkan kultivasiku juga tulangku! Sudah waktunya mencicipi rasa beserta kasiat dari buah Tharas".
Xiao Yue mengalirkan Energi Mana ke Gelang Semesta, sekejap saja dia sekarang sudah berada di kebun di depan pohon buah Tharas. Buah yang berwarna unggu kehitaman sebesar kepalan tangan orang dewasa dan adanya cuman lima buah saja.
Tangannya terulur memetik satu buah Tharas yang paling besar, kemudian dia meninggalkan kebun menuju ke arah rumah.
Begitu dia sampai depan rumah langsung duduk bersila "Aku tak bisa makan satu buah penuh, aku tidak yakin badan aku mampu menahannya! Setengah aja yang aku coba, karena ini baru pertama kali aku makan buah Tharas."
Setelah buah Tharas dibelah, Xiao Yue langsung memakannya sepotong dan sisanya dia simpan di cincin dimensi. "Ah...Gila kerasnya! Yang benar saja! Gigiku rasanya tidak mampu untuk mengunyahnya! Auh...Terasa sakit dan nyilu." Xiao Yue mengeluh merasa tak sanggup menghabiskannya.
Begitu satu gigitan di rasa dan di kunyah, Xiao Yue merasakan Energi Mana memasuki aliran darahnya dengan begitu derasnya. Lidahnya terasa sangat kaku. Cukup lama bagi Xiao Yue menghabiskan sepotong buah Tharas yang di belah itu.
Begitu potongan buah Tharas itu habis terlahap, seluruh meridian telah terbuka lebar tak ubahnya sebuah corong yang menyedot Energi Mana masuk ke dalam tubuh. Terus mengarah melaju pada saluran dantian terkumpul dan berpusat makin lama makin besar.
Xiao Yue merasakan tubuhnya panas terbakar, darahnya mendidih, tulang - tulangnya meleleh, rasa sakit yang luar biasa. Dia tak mampu bertahan sikap lotus, tubuhnya jatuh berguling menggelepar.
"Aaaaarrrrrrhhhhhh...."
Xiao Yue berteriak kesakitan dan berusaha bertahan agar tidak pingsan. Kau dia sampai pingsan semua perjuangannya akan sia - sia. Rasa sakit dan penderitaannya tak terbayar. Tak berapa lama kemudian.....
Kultivasi Xiao Yue naik tiga tingkat atau tahap tapi Energi Mana yang ada di dalam dantian masih penuh. Mengakibatkan kultivasi kembali mengalami gejolak peningkatan selanjutnya ....
Xiao Yue bangun dari posisi terlentangnya, dia memeriksa kondisi tubuhnya. Selama tiga hari sudah dia menyerap kasiat dan manfaat dari buah Tharas. Kultivasi telah meningkat lagi sebanyak enam tingkat atau tahap, itu berarti sekarang kultivasi berada pada tingkat Body Laksmana puncak atau 7.
Xiao Yue sangat puas peningkatan kultivasinya, sekarang tinggal menstabilkan pondasinya. Dan untuk sementara tidak boleh kultivasinya ada meningkat lagi. Dia langsung keluar dari ruang Gelang Semesta.
Begitu dirinya muncul dalam kamar. Segera saja Xiao Yue keluar kamar dan mencari kedua orang tuanya yaitu Patriak Xiao Lang dan Xiao Shin.
Ketika melihat Patriak, dia mendekat dan berkata, "Ayaaah, apakah hanya Panutua 2 yang akan mengantar sekaligus menemani kami nanti di ibu kota Kerajaan Ling?"
"Tidak! Akan ada dua Panutua yang menemani kalian." ucap Patriak Xiao Lang.
"Terus bagaimana dengan pengobatan kakak sepupumu, Yue'er! Apakah benar- benar masih bisa di teruskan?" Xiao Shin bertanya kepada anak gadisnya.
"Tentu aja di teruskanlah ibu! Mana boleh di hentikan! Em... Terapi kakak sepupu tak boleh separuh jalan!" Xiao Yue ngasih tahu ibunya.
"Tapi kamu sebentar lagi berangkat ke ibu kota. Itu jaraknya sangat jauh! Te-rus gimana caranya bisa melanjutkan terapinya?" Xiao Shin bertanya.
"Jangan kwatir ibu, aku sudah punya solusinya. Percayakan saja pada anak gadismu ini! Aku tidak akan mengecewakan Ibu!"
"Aku sekarang mau ke tempat kakak sepupu! Dan dari sana aku langsung nanti kumpul ke pelataran luar Klan. Aku pergi dulu! Jaga diri ayah dan Ibu. selamat tinggal ," berkata Xiao Yue.
Begitu berada di depan rumah. Xiao Yue langsung menggunakan array perpindahan dan tiba di dalam kamar Xiao Shibang.
"Hantuuuuu. Oh.... Tidak!" Xiao Ling kaget luar biasa, tiba- tiba dalam kamar ada gambar bercahaya dari ruang hampa dan muncul sesosok tubuh dari dalamnya.
"Aiiih.... Cantik gini di bilang hantu! Ling'eeeerrr yang benar aja! Masa tidak mengenali diriku!" Protes Xiao Yue di tujukan kepada pelayan setianya itu.
"Ehh ....Apa? Hehe... Nona! Maaaf! Saya tidak tahu, saya kaget! Untung jantung saya kuat, kalau dak! Apa jadinya?" ucap Xiao Yue membela diri tak mau di salahkan.
"Ck, kau mang kaga mau kalah Ling'er! Ya udalah....Aku mau menerapi kakak sepupu dulu!" ucap Xiao Yue.
Tanpa membuang waktu segera saja jarum emas dikeluarkan dan langsung menerapi Xiao Shibang dengan teknik akupuntur Yangying. Setengah jam telah berlalu terapi akupuntur Yangying telah selesai di kerjakan.
"Nona....Apakah sekarang mau kepelataran luar tuk berkumpul berangkat ke ibukota? Kalau sempat makanlah dulu, saya sudah membuatkan ayam panggang kesukaan Nona Yue ".
"Maaf.. Aku tidak sempat makan disini. Waktuku sangat mepet tapi ayam panggangnya aku bawa, nanti kalau ada waktu akan aku makan!".
Karena waktu yang mendesak Xiao Yue langsung bertranportasi dengan array perpindahan ke pelataran luar Klan Xiao.