XIAO YUE

XIAO YUE
Chapter 66



Panglima Kerajaan mengumumkan kandidat tim yang masuk putaran 3 adalah nomer 4 atau Klan Dong, nomer 8 yaitu Klan Xiao, nomer 12 yaitu Klan Ye, dan nomer 14 atau Klan Chu.


Karena hari sudah senja maka pertandiangan babak selanjutkan akan di adakan esok hari. Para penonton yang melihat pertandingan mulai meninggalkan Paviliun Gun Ling. Begitu jua dengan para tim yang berlaga. Peserta yang masih sakit di pindahkan di rawat di Pavilium Farmasi.


Banyak dari penonton tidak langsung pulang mereka singgah di pasar dadakan yang ada di sekitar Pavilium Gun Ling. Berbagai macam dagangan tersedia, baik itu makanan, pakaian, asesoris, sumber daya alam, senjata hingga perabotan rumah tangga pun ada.


Panutua mengijinkan Xioa Yue, Xiao Yubi, Xiao Qing , Xiao Hangbi dan Xiao Low untuk melihat- lihat pasar dadakan. Panutua berpesan jangan sampai larut malam karena besok mereka masih harus bertanding lagi.


Dan satu lagi pesannya yang wajib di ingat oleh mereka. Jangan sampai besok ada yang terlambat bangun. Dan stamina mereka juga wajib segar bugar saat tanding besok.


Dan mereka berlima mennyanggupi apa yang di inginkan oleh ke dua Panutua Klan Xiao. "Kami pasti tidak sampai larut malam! Saya yang akan menyeret mereka balik ke Pavilium Losmenling, Panutua 2!" ucap Xiao Qing menyakinkan.


"Saya janji tidak akan telat! Besok tepat waktu! Kami hanya belanja. Tidak akan lama! Sebentar juga bisa!" Ucap Xiao Yue sambil tersenyum.


Panutua meninggalkan mereka dan kembali ke Pavilium Losmenling. Xiao Yue dan Xiao Yubi memisahkan diri dari rekan timnya. Karena kedua gadis itu mau berburu asesoris dan ketiga laki- laki itu tidak mau bila harus mengekor mereka berdua.


"Kita akan mencarikan hadiah buat kakakmu! Semoga dapat tak kalah dari gelang Muntiara Hitam!" ucap Xiao Yue kepada Xiao Yubi.


Keduanya sudah melihat beberapa toko yang berjualan asesoris tapi tak ada satupun yang bagus sesuai dengan kreteria keduanya. Sampai kaki mereka berjalan pada toko yang sangat sepi pengunjung. Xiao Yue menarik tangan Xiao Yubi yang tak mau masuk. Bagi Xiao Yubi toko sepi barang yang di jual pasti jelek dan tidak berguna.


Di dalam toko Xiao Yue melihat- lihat barang dagangan yang di pajang dalam etalase toko. Sementara Xiao Yubi cman mengekor di belakang Xiao Yue.


Xiao Yue melihat dua pasang anting -anting kembar yang mampu menarik perhatiannya. Anting -anting itu menggunakan lambang atau huruf dari tanda segel yaitu Hexagram. Tidak nyakin apa yang di lihatnya dia meminta penjual asesoris untuk mengambilkannya.


Setelah diamati dengan teliti ternyata benar ini adalah segel. Xiao Yue memutuskan untuk bertanya pada penjual, apakah orangnya tahu apa tidak daripada dirinya penasaraan.


"Nenek tua ini anting -anting yang indah dan unik ini berapa harganya?" ucap Xiao Yue mulai aksinya mencari informasi dari penjual anting- anting.


"Harganya tidak mahal hanya 5 ribu koin emas. Ini sesuai dengan kwalitas dan modelnya!" ucap Nenek pedagang asesoris.


"Apaaaa 5 ribu koin emas untuk anting - anting seperti ini! Nek, kalau berjualan yang benar aja anting - anting begitu harganya selangit!" ucap Xiao Yubi protes pada penjual asesoris.


"Tidak jadi di beli juga tidak apa- apa! Itu memang harganya? Tidak kurang dan juga tidak lebih!" ucap Nenek penjual aksesoris.


"Kalau boleh aku tahu apa keuntungannya memilikinya, Nek? Apa yang spesial dari anting - anting ini? " ucap Xiao Yue kembali bertanya.


Xiao Yubi kaget dengan pertanyaan - pertanyaan yang di ajukan oleh Xiao Yue pada Nenek pedagang asesoris.


"Apa yang kau tahu tentang anting ini? Apa yang kau pahami dari anting ini?" Nenek pedagang balik tanya sama Xiao Yue bukannya menjawab pertanyakan yang di ajukan oleh Xiao Yue.


Xiao Yue bukannya menjawab pertanyaan dia malah tertawa. "Haha ... Haha .... Haha..." Setelah puas tertawa dia memandang Nenek pedagang asesoris dengan intens.


"Nenek telah menjualnya dan aku yakin Nenek juga tahu jawaban dari pertanyaanku?" ucap tegas Xiao Yue.


"Matamu sangat jeli! Ya ini anting- anting segel! Manfaatnya Bisa melindungi orang yang memakainya asalkan anting ini di tetesi darah dan keringat si pemakai. Kekurangannya sama dengan perlindungan lainnya tidak bisa lama. Hanya sampai satu jam perlindungannya akan menghilang," jawab si Nenek kepada Xiao Yue.


"Bagaimana kalau anting ini sebagai hadiah kakak kamu? Aku rasa anting ini akan sangat cocok dengannya! Karena kembar satu aku beli dan satunya kamu yang beli!" ucap Xiao Yue pada Xiao Yubi.


Xiao Yue maupun Xioa Yubi langsung membayar antingnya. Xiao Yubi tidak menyangkah bakal dapat yang istimewah, Dia jadi ragu apakah anting ini dia berikan pada kakaknya atau dia pakai sendiri.



ANTING - ANTING SEGEL


Xiao Yue langsung mengajak Xiao Yubi kembali ke Pavilium Losmenling. Karena dia harus melanjutkan mempelajari dan menguasai berbagai macam teknik segel.


Rupanya Xiao Yubi dan Xiao Yue datàng lebih dulu daripada tiga rekan prianya. Xiao Yue sekarang berada dalam kamar, dia langsung masuk ruang Gelang Semesta dan disana mempelajari segel.


Dua hari Xiao Yue mempelajari segel di ruang Gelang Semesta. Dia puas akan hasil yang dicapainya. Setelah selesai membersihkan badanya dia keluar dari Gelang Semesta.


Begitu muncul di kamar, tanpa membuang waktu lagi Xiao Yue segera membuat pola- pola diudara.


SAT SET SAT SET


"Array Perpindahan!" Begitu pola bercahaya dia melompat masuk ke dalam cahaya dan...


CLING


Xiao Yue sudah berada di kamar Xiao Shibang. Dan pemuda itu sedang tertidur dengan lelapnya. Xiao Yue langsung mengeluarkan jarum emas dan berjalan mendekat ke arah kaki Xiao.


"Teknik Yangyin!" Ditancapakan jarum -jarum emas pada telapak kaki. Selasai menancapkan jarum dia ke luar mau ambil ember berisi air.


Tak lama Xiao Yue kembali bersama Xiao Ling. Dicabutnya semua jarum yang ada di telapak kaki dan sekarang jarum emas mulai di tancapkan di kepala Xiao Shibàng.


Xiao Shibang bereaksi karena merasakàn sakit. Kedua matanya mulai terbuka dan melihat sekitar. "Kakak sepupu bertahan ya! Terapinya memang sakit! Jadi harus bersabar! semua ini demi kesembuhammu! Ling ' er ini ramuannya kamu siapkan segera!"


Xiao Yue Kini mencabuti jarum- jarum emas yang berada di kepalanya Xiao Shibang. Setelah jarum tercabut semua, Xiao Yue membopongnya ke kamar mandi untuk berendam.


Xiao Yue segera saja memakai array perpindahan dan kembali lagi di dalam kamarnya. Dia bergegas keluar kamar bersamaan dengan Xiao Yubi.


***********