
"Ada apa denganmu? Kenapa tidak memesan makanan. Bukannya kamu lapar? Aih... Jangan bilang kau lagi terpesona! Ya karena kasirnya sangat cantik! Apa kau mau mengikuti jejak Xiao Low?" goda Xiao Yue kepada teman timnya itu.
" Bukannya tidak memesan! Tapi aku tidak tahu harus pesan apa? Aku rasa mending Liang Yu Cha yang memesan karena dia lebih tahu. Makanan apa yang paling enak? Kita cukup makan dan membayarnya saja!" ucap Xiao Qing.
Ucapan Xiao Qing ada benarnya juga karena Liang Yu Cha sudah terbiasa makan di rumah makan Pasti Nambah Lagi. Jadi dia tahu makanan yang terenak dari yang enak.
Liang Yu Cha tersenyum dan bergerak perlahan menuju kasir untuk memesan makanan yang akan mereka makan bersama-sama.
" Satu porsi ikan bakar pedas, sop kepala ikan merah, tumis kangkung, satu porsi ikan kembung asam manis, panggang udang manis." Liang Yu Chan mengucapkan satu persatu makanan yang di pesannya kepada kasir rumah makan Pasti Nambah Lagi.
Selesai memesan makanannya Liang Yu Cha kembali ke tempat anggota Klan Xiao berada. Dia duduk di sebelah Xiao Low.
"Sudah aku pesankan! Dalam porsi besar dan banyak! Aku sangat harap pilihanku ini tidak mengecewakan kalian semua!" ucap Liang Yu Cha.
" Jangan kuatir, enak tidak enak, tetap pasti ludesnya. Karena ada di antara kita ini tukang makan, yang hobi makan. Apa pun yang ada di hadapannya jelas akan bablas!"
"Uhh... Kenapa kamu malah buka rahasiaku? Kamu ini tega sekali sama teman sendiri! Ehh... Padahal hari ini aku mau memberi kesan yang baik jadi hancur sudah!" rutuk Xiao Low adalah kepada teman baiknya itu.
Pelayan rumah makan Pasti Nambah Lagi telah datang membawakan makanan yang telah dipesan oleh Liang Yu Cha. Makanan itu di tata rapi oleh pelayan di atas meja.
Mereka pun langsung menyantap dan mencicipi hidangan yang ada di atas meja itu, hasil rekomendasi dari Liang Yu Cha.
" Apa yang dikatakan oleh Nona Liang ternyata memang benar? Sekarang kita sudah lihat buktinya!" ucap Xiao Qing.
Sekelompok Pemuda memasuki rumah makan Pasti Nambah Lagi. Melihat atribut yang mereka kenakan mereka berasal dari Klan Liang.
Salah seorang anggota dari kelompok itu, mengedarkan pandangan dan matanya secara tak sengaja melihat Nona Liang ada di tempat itu. Dia pun berinisiatif memberitahu salah satu temannya.
" Tuan muda Fuan Lihatlah! Bukankah itu Nona Liang tapi dia makan dengan siapa? Ehh... Tunggu dulu! Kelihatannya dia adalah lawan tandingnya di Turnamen Lingcup tadi!" ucap pemuda berbaju kuning.
Mendengar apa yang di ucapkan oleh salah satu temannya. Pemuda tampan itu mengedarkan pandangannya. Dan akhirnya dia menemukan apa yang sedang di carinya. Dia melihat Nona Liang sedang makan bersama dengan anggota Klan Xiao.
Pemuda itu mengepalkan kedua tangannya, karena Nona Liang Yu Cha menolak ajakannya untuk pergi bersama. Tapi sekarang dia malah melihatnya makan bersama dengan Klan lain.
" Bagaimana mungkin mereka bisa makan bersama? Apakah Nona Liang mengenal mereka? Apakah ini karena pemuda itu lawan tandingnya yang mampu membuatnya terdesak sejauh ini? Aku tidak suka ini! Yang seperti ini tidak boleh dibiarkan begitu saja!"
" Maaf, maaf saya pun tidak tahu Tuan muda Fuan! Bukankah Nona Liang terkenal sangat dingin! Bukankah dia tidak suka basa-basi! Apalagi dengan lawan jenisnya! Ini sungguh sangat aneh..." ucap Liang Gang.
Pemuda tampan itu mulai berjalan mendekat ke tempat di mana Klan Xiao berada bersama dengan Liang Yu Cha.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...