
Ingin rasanya Xiao Yue menampar sekaligus menghajar pemuda tampan yang ada di hadapannya itu. Beraninya mengatai dirinya payah. Pemuda tampan ini memang sengaja mencari masalah dengannya.
" Tentu saja aku ingin dihapus! Aku tidak mau segel kutukan ini masih melekat di tubuhku! Aku tidak sudi ada segel bersarang di ragaku ini! lepaskan! Kau harus melepasnya! Dan itu harus..." ucap Xiao Yue pada pemuda tampan itu.
" Aku bukan anak buahmu yang bisa kau perintah! Aku tidak mau! Juga tidak ingin! Lepaskan saja sendiri! Hancurkan saja segelnya! Berusahalah.. Bukannya kalau kau itu kuat dan pandai! Maka buktikanlah...."
"KAU... Keterlaluan! Ada masalah apa? Ada urusan apa kau dengan diriku? Sampai kau perlakukan aku seperti ini! Badahal bertemu saja, baru sekarang ini!" ucap Xiao Yue emosi.
Pemuda itu kembali diam, dia tidak menjawab pertanyaan yang di ajukan oleh Xiao Yue. Dan itu makin membuat gadis cantik itu menjadi kalap.
" Brengseeek! Dasar pengecut, Kau adalah laki - laki pecundang, beraninya main belakang!"
"Apa katamu? Coba ulangi lagi? Aku pengen mendengarnya dengan jelas! Aku masih punya waktu untuk mendengar cemo'ohanmu!"ucap pemuda tampan itu sama sekali tidak merasa tersinggung.
" Kau..., kau..!" Xiao Yue menghela nafas panjang, menghadapi pemuda ini. Sampai dirinya tidak tahu harus melakukan apa. Dia harus cepat kembali, dia tidak bisa lama-lama di tempat ini. Karena masih banyak yang harus diurus dan di kerjakannya.
" Ck, kalau aku bisa, sudah aku melepaskannya dari tadi! Kalau aku mampu, aku sudah pasti menghancurkannya dari awal! Karena segel ini kau yang menanam dan menempatkannya dalam tubuhku, makanya aku minta kau melepaskanku. Menghapus segel yang telah kau berikan!"
" Sayangnya… Aku tidak mau! Dan itu tidak akan pernah aku lakukan! Jadi terima sajalah! " ucap pemuda tampan itu sambil menyeringai.
"Apaaa? Kau gila! Bagaimana bisa aku pasrah menerima segel darimu? Yang benar saja!" Wajah Xiao Yue merah padam karena amarah mulai merayap naik ke umbun-umbun. " Jadi kau tetap tidak mau melepaskan segelmu yang ada di tubuhku! Jadi kau menanamnya dengan maksud dan tujuan menandai diriku!" tanya Xiao Yue pada pemuda tampan yang ada di hadapannnya.
"Haha.... Untuk apa aku menandaimu? Tidak ada untungnya aku melakukan hal itu padamu! Aku hanya ingin menjajal kemampuan yang kau miliki! Aku hanya penasaran saja!"
Kedua tangan Xiao Yue terkepal sangat erat, setelah menyadari apa alasan pemuda tampan ini mengusik dirinya. Marah, tentu saja marah. Terutama pada dirinya sendiri. Karena dirinya sampai bisa kecolongan seperti ini. Bukankah ini menunjukkan kalau kewaspadaan yang di milikinya masih sangat rendah. Sehingga rentan diserang orang secara diam-diam.
Xiao Yue Segera duduk dengan sikap lotus dan kemudian mengedarkan Energi Mana ke sekujur tubuhnya. Dan di pusatkan pada Segel Kutukan yang ada di punggungnya. Cukup lama Xiao Yue berusaha menghilangkan segel yang ada di dalam tubuhnya itu.
Pemuda tampan itu tersenyum simpul ketika melihat usaha Xiao Yue. Gadis cantik itu mati- matian berusaha menghilangkan segel yang telah di buatnya itu.
Keringat sebesar biji jagung membasahi sekujur tubuh Xiao Yue. Tapi segel itu tidak bergeming sama sekali. Jangankan menghilangakan dan menghancurkan segel membuatnya rusak saja Xiao Yue tidak sanggup.
Tak lama kemudian Xiao Yue mengakhiri usahanya karena dia menyadari tidak bisa menghapusnya. Satu - satunya jalan ya sih penyegel yang harus menghapusnya. Sialnya harus tergantung sama pemuda tampan yang brengsek itu.
Xiao Yue membuka matanya dengan sekali gerakan dia berdiri tegak di hadapan pemuda itu. Hanfu yang dikenakan oleh Xiao Yue basah semua oleh keringat. Karena basahnya hanfu melekat kepada tubuh Xiao, sehingga menampilkan lekuk tubuh Xiao Yue terlihat jelas.
Walau Xiao Yue masih berumur 15 tahun tapi lekuk tubuhnya tidak kalah dengan gadis yang berumur 23 tahun. Sangat mempesona dan menggiurkan dipandang mata.
Tak terkecuali pemuda tampan yang sedang memperhatikan Xiao Yue. Dia terbeng'ong , Matanya melotot melihat pemandangan yang ada di hadapannya, tanpa sadar air liurnya sedikit menetes.
" Jujurlah padaku, Apa sebenarnya maumu padaku? Segel ini tidak bisa aku lepaskan ataupun aku hancurkan. Aku curiga kalau ini harus menggunakan tumbal untuk mengikisnya!" ucapan Xiao Yue menyadarkan pemuda tampan itu dari terkesimanya.
Pemuda tampan itu menarik nafas panjang, tidak menyangka, kalau gadis cantik itu menyadari akan keunikan dari segel yang tertanam dalam tubuhnya.
"Tumbal! Segel yang aku buat tidak memerlukan syarat menjijikkan seperti itu. Hehe... Kesimpulanmu itu tidak benar! Sangat salah! Namun, Sayang sekali aku tidak bisa membeberkan rahasia segelku kepada orang lain!"
" Ihh...Kenapa tidak bisa memberikannya padaku? Padahal kau sendiri yang melakukan kecurangan ini! Xiao Yue tidak terima bila segel itu tidak terhapus dari tubuhnya.
" Apa seperti itu, cara yang di ajarkan oleh Klanmu untuk meminta pertolongan? Jadi seperti ini, memohon bantuan yang berlaku di Klan dirimu di besarkan! Haha...Mana ada orang mau membantu dan menolong kalau seperti itu?
Xiao Yue marah, kenapa sekarang Klan-nya ikut dibawa-bawa oleh pemuda tampan ini. pemuda ini sengaja melakukannya.
" Ck, tidak usah banyak alasan! Jadi kau tetap bersikukuh untuk tidak menolongku, menghapus segelmu! Baiklah ..! Terserah padamu!"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...