
Melihat teman-teman baru Liang Yu Cha pergi dari rumah makan Pasti Nambah Lagi, membuat Panutua Luwan menarik nafasnya panjang. Dirinya tidak bisa berbuat apa-apa selain membiarkan mereka semua pergi.
Tapi baru sampai di halaman, Xiao Yue berhenti berlari. Dirinya hampir saja melupakan sesuatu yang penting. Melihat rekannya berhenti secara otomatis Xiao Qing dan Xiao Low ikutan berhenti.
"Kenapa berhenti? Ada apa?" tanya Xiao Qing kepada Xiao Yue.
"Aih... Bagaimana kita bisa pergi dari sini? Kita belum bayar makanan yang telah kita santap! Aku tidak mau membebankan semuanya pada Nona Liang Yu Cha! Hehe... Itu sangat memalukan! Jangan lupa, kita ini yang mau mentraktirnya!" ucap Xiao Yue kepada ke dua rekannya itu.
"Wduch... Hampir saja! Nama baik Klan kita akan kena imbas dari keteledoran kita! Untung saja kau ingat!" ucap Xiao Low menepuk kepalanya.
"Baiklah, aku akan membayarnya!" ucap Xiao Qing sambil membalikkan badannya.
"Tidak, tidak , tidak! Kalian berdua tunggu saja di sini! Aku tidak akan lama!"
Xiao Yue memutuskan kembali lagi masuk ke dalam rumah makan Pasti Nambah Lagi. Untuk membayar makanan dan juga mengganti rugi, semua kerusakan akibat pertarungannya pada pemilik rumah makan itu.
Baru saja Xiao Yue menginjakkan kakinya, sudah terdengar suara sindiran, "Ck, kembali lagi! Sana pergi! Kehadiranmu sangat tak di harapkan! Sadar dirilah!" ucap Liang Fuan masih saja berusaha mencari masalah.
Xiao Yue sama sekali tidak memperdulikannya. Dia juga tidak ambil pusing. Di anggapnya orang yang berbicara itu adalah anjing menggonggong.
Di bawah tatapan semua orang , Xiao Yue langsung saja menuju kasir. Dia berbicara dengan sopan dan ramah kepada gadis cantik itu, "Maaf! Berapa semuanya?" Kasir rumah makan tidak menyahuti ucapan Xiao Yue.
" Berapa harga makanan yang telah kami pesan?" Xiao Yue kembali mengulang pertanyaannya dengan sedikit keras untuk menyadarkan kasir.
"Eh, Maaf Nona! Maaf! Semuanya 500 koin emas." Jawab gadis cantik penjaga kasir itu.
Gadis kasir itu terkejut dengan apa yang baru saja diucapkan oleh Xiao Yue. Karena sudah terjadi beberapa kali kejadian dan jarang ada yang mau mengganti rugi bila terjadi perkelahian, biasanya langsung pergi begitu saja.
" An.... Anda mau meng..., mengganti ke..., kerugian benarkah?" ucap terbata-bata kasir cantik itu tidak menduga dan menyangkahnya.
" Tentu saja! Kami telah berbuat. Jadi kami harus bertanggung jawab! Jangan membuang waktuku lagi! Cepat segera hitung!" perintah Xiao Yue kepada kasir cantik itu.
" Baiklah Nona, saya akan segera menghitungnya! Tunggulah sebentar!"
Xiao Yue tidak menjawab hanya menganggukkan kepalanya saja. Sedangkan Liang Yu Cha yang melihat, jadi merasa tidak enak hati karena Xiao Yue harus mengeluarkan uang lebih banyak lagi saat mentraktir dirinya, akibat kesalahan rekan Klannya.
"Ck, mencari nama! Ingin dikenal sebagai orang baik-baik! Agar di hormati orang lain! Memalukan sekali!" Ucap Liang Fuan menyindir gadis cantik yang telah mematahkan tangannya itu.
" Tutup mulutmu! Seharusnya kamu itu banyak bersyukur! Kamu beruntung hanya di patahkan saja! Kalau orang lain kemungkinan besar nyawamu sudah melayang!" ucap sarkas Liang Yu Cha yang sudah muak dengan sikap Liang Fuan.
Panutua Luwan hanya bisa menghela nafas, menyaksikan keduanya bertengkar terus dan ini sangat tidak baik. Panutua tahu apa yang dilakukan oleh Liang Fuan ini semua di karenakan ingin menarik perhatian dari Liang Yu Cha.
" Aku bukan kamu! Jadi jangan samakan diriku dengan dirimu? Dan aku tidak butuh Namaku dikenal apalagi terkenal, Karena semua itu tidak penting, juga tidak menguntungkan bagi diriku!" ucap Xiao Yue mengejek pemuda dari Klan Liang itu.
Liang Fuan tidak menyangka kalau dirinya malah di hina dan di permalukan lagi oleh Xiao Yue. Apa lagi para penonton tidak satupun yang meninggalkan tempat kejadian. Mereka masih tetap setia menjadi saksi atas semuanya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...